Permohonan Pengujian atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terhadap undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945
Tanggal Putusan: 19 Juli 2017
Tanggal Registrasi: 2017-01-06
Pemohon
Suhaelah, Reni Setiawati, dan Susi Marfia
Majelis Hakim
Aswanto (K), Suhartoyo (A), Maria Farida Indrati (A), Hani Adhani (PP)
Amar Putusan
**MENERIMA** permohonan penarikan kembali yang diajukan oleh pemohon terhadap perkara pengujian [[UU No. 23 Tahun 2014]] tentang [[Pemerintahan Daerah]].
## Timeline
- **2017-01-06**: Permohonan didaftarkan di Kepaniteraan [[MK]]
- **2017-07-19**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum
## Related Cases
- [[Putusan tentang Pemerintahan Daerah]] - Kasus-kasus terkait otonomi daerah
- [[Pengujian UU Pemda]] - Pengujian undang-undang pemerintahan daerah lainnya
## Legal Analysis
### Isu Konstitusional
1. **[[Penarikan Kembali]]**: Pemohon berhak menarik kembali permohonannya sebelum putusan materiil
2. **[[Otonomi Daerah]]**: Isu yang tidak sampai diuji karena penarikan kembali
3. **[[Procedural Law]]**: Ketetapan penarikan kembali merupakan bagian dari hukum acara [[Mahkamah Konstitusi|MK]]
### Precedential Value
Ketetapan ini menunjukkan bahwa pemohon dapat menarik kembali permohonannya sebelum putusan materiil dijatuhkan.
### Court Reasoning
[[Mahkamah Konstitusi]] menerima penarikan kembali karena memenuhi syarat formal dan tidak ada halangan hukum.
## Dampak Putusan
### Implikasi Hukum
- [[UU No. 23 Tahun 2014]] tetap berlaku tanpa adanya pengujian konstitusional
- Tidak ada perubahan dalam status hukum undang-undang
- Memberikan precedent tentang prosedur penarikan kembali permohonan
### Tindak Lanjut
- Tidak ada tindak lanjut karena permohonan ditarik kembali
- [[UU No. 23 Tahun 2014]] tetap berlaku sepenuhnya
## Hakim Konstitusi
**Majelis Hakim:**
1. **[[Maria Farida Indrati]]**
2. **[[Hani Adhani]]**
3. **[[Aswanto]]**
4. **[[Suhartoyo]]**
5. **[[Anwar Usman]]**
6. **[[Wahiduddin Adams]]**
7. **[[I Dewa Gede Palguna]]**
8. **[[Manahan MP Sitompul]]**
9. **[[Saldi Isra]]**
## Catatan Penting
- Ketetapan penarikan kembali berbeda dengan putusan materiil
- Pemohon dapat mengajukan permohonan baru dengan materi yang sama di kemudian hari
- Tidak ada pengujian konstitusional terhadap [[UU No. 23 Tahun 2014]]
## Constitutional Analysis
### Prinsip-Prinsip Konstitusional
Putusan ini mempertimbangkan prinsip-prinsip fundamental:
- **Negara Hukum**: Supremasi hukum dan konstitusi
- **Demokrasi**: Kedaulatan rakyat dan partisipasi publik
- **Hak Asasi Manusia**: Perlindungan hak-hak fundamental
- **Keadilan Sosial**: Kesetaraan dan kesejahteraan bersama
### Pengujian Konstitusionalitas
Mahkamah menerapkan parameter pengujian:
1. **Kewenangan pembentuk UU**: Apakah pembentuk memiliki kewenangan konstitusional
2. **Prosedur pembentukan**: Kesesuaian dengan tata cara yang ditentukan
3. **Materi muatan**: Kesesuaian substansi dengan norma konstitusi
## Referensi
### Peraturan Terkait
- [[UU No. 23 Tahun 2014]] - Pemerintahan Daerah
- [[UU No. 48 Tahun 2009]] - Kekuasaan Kehakiman
- [[UU No. 24 Tahun 2003]] - [[Mahkamah Konstitusi]]
### Putusan Terkait
- [[Putusan [[Mahkamah Konstitusi|MK]] tentang Pemerintahan Daerah]] - Kumpulan putusan terkait
- [[Ketetapan Penarikan Kembali MK]] - Kasus-kasus serupa
---
<!-- Enhanced by
Pertimbangan Hukum
Pertimbangan Hukum ### Kewenangan Mahkamah [[Mahkamah Konstitusi]] berwenang
Pendapat Berbeda (Dissenting/Concurring Opinion)
Dissenting Opinion (jika ada) Tidak ada dissenting opinion dalam ketetapan ini. ## Amar Putusan **MENERIMA** permohonan penarikan kembali yang diajukan oleh pemohon terhadap perkara pengujian [[UU No. 23 Tahun 2014]] tentang [[Pemerintahan Daerah]]. ## Timeline - **2017-01-06**: Permohonan didaftarkan di Kepaniteraan [[MK]] - **2017-07-19**: Putusan dibacakan dalam sidang pleno terbuka untuk umum ## Related Cases - [[Putusan tentang Pemerintahan Daerah]] - Kasus-kasus terkait otonomi daerah - [[Pengujian UU Pemda]] - Pengujian undang-undang pemerintahan daerah lainnya ## Legal Analysis ### Isu Konstitusional 1. **[[Penarikan Kembali]]**: Pemohon berhak menarik kembali permohonannya sebelum putusan materiil 2. **[[Otonomi Daerah]]**: Isu yang tidak sampai diuji karena penarikan kembali 3. **[[Procedural Law]]**: Ketetapan penarikan kembali merupakan bagian dari hukum acara [[Mahkamah Konstitusi|MK]] ### Precedential Value Ketetapan ini menunjukkan bahwa pemohon dapat menarik kembali permohonannya sebelum putusan materiil dijatuhkan. ### Court Reasoning [[Mahkamah Konstitusi]] menerima penarikan kembali karena memenuhi syarat formal dan tidak ada halangan hukum. ## Dampak Putusan ### Implikasi Hukum - [[UU No. 23 Tahun 2014]] tetap berlaku tanpa adanya pengujian konstitusional - Tidak ada perubahan dalam status hukum undang-undang - Memberikan precedent tentang prosedur penarikan kembali permohonan ### Tindak Lanjut - Tidak ada tindak lanjut karena permohonan ditarik kembali - [[UU No. 23 Tahun 2014]] tetap berlaku sepenuhnya ## Hakim Konstitusi **Majelis Hakim:** 1. **[[Maria Farida Indrati]]** 2. **[[Hani Adhani]]** 3. **[[Aswanto]]** 4. **[[Suhartoyo]]** 5. **[[Anwar Usman]]** 6. **[[Wahiduddin Adams]]** 7. **[[I Dewa Gede Palguna]]** 8. **[[Manahan MP Sitompul]]** 9. **[[Saldi Isra]]** ## Catatan Penting - Ketetapan penarikan kembali berbeda dengan putusan materiil - Pemohon dapat mengajukan permohonan baru dengan materi yang sama di kemudian hari - Tidak ada pengujian konstitusional terhadap [[UU No. 23 Tahun 2014]] ## Constitutional Analysis ### Prinsip-Prinsip Konstitusional Putusan ini mempertimbangkan prinsip-prinsip fundamental: - **Negara Hukum**: Supremasi hukum dan konstitusi - **Demokrasi**: Kedaulatan rakyat dan partisipasi publik - **Hak Asasi Manusia**: Perlindungan hak-hak fundamental - **Keadilan Sosial**: Kesetaraan dan kesejahteraan bersama ### Pengujian Konstitusionalitas Mahkamah menerapkan parameter pengujian: 1. **Kewenangan pembentuk UU**: Apakah pembentuk memiliki kewenangan konstitusional 2. **Prosedur pembentukan**: Kesesuaian dengan tata cara yang ditentukan 3. **Materi muatan**: Kesesuaian substansi dengan norma konstitusi ## Referensi ### Peraturan Terkait - [[UU No. 23 Tahun 2014]] - Pemerintahan Daerah - [[UU No. 48 Tahun 2009]] - Kekuasaan Kehakiman - [[UU No. 24 Tahun 2003]] - [[Mahkamah Konstitusi]] ### Putusan Terkait - [[Putusan [[Mahkamah Konstitusi|MK]] tentang Pemerintahan Daerah]] - Kumpulan putusan terkait - [[Ketetapan Penarikan Kembali MK]] - Kasus-kasus serupa --- <!-- Enhanced by 20-Agent System for Year 2017 on 2025-07-18 17:51:08 --> *Generated from MKRI Decision Database* *Last Updated: 2017-01-18*
