PEMBENTUKAN KEJAKSAAN NEGERI CIMAHI, KEJAKSAAN NEGERI
Ditetapkan: 2010-01-01
Pasal 1
**(1) Membentuk Kejaksaan Negeri Cimahi berkedudukan di Cimahi.**
**(2) Membentuk Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun berkedudukan**
di Mejayan.
**(3) Membentuk Kejaksaan Negeri Teluk Dalam berkedudukan di**
Teluk Dalam.
**(4) Membentuk Kejaksaan Negeri Dolok Sanggul berkedudukan di**
Dolok Sanggul.
**(5) Membentuk …**
---
PRESIDEN
**(5) Membentuk Kejaksaan Negeri Ampana berkedudukan di**
Ampana.
**(6) Membentuk Kejaksaan Negeri Meureudu berkedudukan di**
Meureudu.
Pasal 2
**(1) Daerah hukum Kejaksaan Negeri Cimahi meliputi wilayah Kota**
Cimahi.
**(2) Daerah hukum Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun meliputi**
wilayah Kabupaten Madiun.
**(3) Daerah hukum Kejaksaan Negeri Teluk Dalam meliputi wilayah**
Kabupaten Nias Selatan.
**(4) Daerah hukum Kejaksaan Negeri Dolok Sanggul meliputi**
wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.
**(5) Daerah hukum Kejaksaan Negeri Ampana meliputi wilayah**
Kabupaten Tojo Una-Una.
**(6) Daerah hukum Kejaksaan Negeri Meureudu meliputi wilayah**
Kabupaten Pidie Jaya.
Pasal 3
**(1) Dengan terbentuknya Kejaksaan Negeri Cimahi, maka Kota**
Cimahi dikeluarkan dari daerah hukum Kejaksaan Negeri Bale
Bandung.
**(2) Dengan …**
---
PRESIDEN
**(2) Dengan terbentuknya Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun,**
maka Kabupaten Madiun dikeluarkan dari daerah hukum
Kejaksaan Negeri Madiun.
**(3) Dengan terbentuknya Kejaksaan Negeri Teluk Dalam, maka**
Kabupaten Nias Selatan dikeluarkan dari daerah hukum
Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli.
**(4) Dengan terbentuknya Kejaksaan Negeri Dolok Sanggul, maka**
Kabupaten Humbang Hasundutan dikeluarkan dari daerah
hukum Kejaksaan Negeri Tarutung.
**(5) Dengan terbentuknya Kejaksaan Negeri Ampana, maka**
Kabupaten Tojo Una-Una dikeluarkan dari daerah hukum
Kejaksaan Negeri Poso.
**(6) Dengan terbentuknya Kejaksaan Negeri Meureudu, maka**
Kabupaten Pidie Jaya dikeluarkan dari daerah hukum Kejaksaan
Negeri Sigli.
Pasal 4
**(1) Perkara pidana dan perkara lainnya yang termasuk lingkup**
kewenangan Kejaksaan Negeri Cimahi pada saat Keputusan
Presiden ini ditetapkan telah ditangani Kejaksaan Negeri Bale
Bandung tetapi belum dilimpahkan ke Pengadilan, dialihkan dan
diselesaikan oleh Kejaksaan Negeri Cimahi.
**(2) Perkara …**
---
PRESIDEN
**(2) Perkara pidana dan perkara lainnya yang termasuk lingkup**
kewenangan Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun pada saat
Keputusan Presiden ini ditetapkan telah ditangani Kejaksaan
Negeri Madiun tetapi belum dilimpahkan ke Pengadilan,
dialihkan dan diselesaikan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten
Madiun.
**(3) Perkara pidana dan perkara lainnya yang termasuk lingkup**
kewenangan Kejaksaan Negeri Teluk Dalam pada saat Keputusan
Presiden ini ditetapkan telah ditangani Kejaksaan Negeri Gunung
Sitoli tetapi belum dilimpahkan ke Pengadilan, dialihkan dan
diselesaikan oleh Kejaksaan Negeri Teluk Dalam.
**(4) Perkara pidana dan perkara lainnya yang termasuk lingkup**
kewenangan Kejaksaan Negeri Dolok Sanggul pada saat
Keputusan Presiden ini ditetapkan telah ditangani Kejaksaan
Negeri Tarutung tetapi belum dilimpahkan ke Pengadilan,
dialihkan dan diselesaikan oleh Kejaksaan Negeri Dolok Sanggul.
**(5) Perkara pidana dan perkara lainnya yang termasuk lingkup**
kewenangan Kejaksaan Negeri Ampana pada saat Keputusan
Presiden ini ditetapkan telah ditangani Kejaksaan Negeri Poso
tetapi belum dilimpahkan ke Pengadilan, dialihkan dan
diselesaikan oleh Kejaksaan Negeri Ampana.
**(6) Perkara …**
---
PRESIDEN
**(6) Perkara pidana dan perkara lainnya yang termasuk lingkup**
kewenangan Kejaksaan Negeri Meureudu pada saat Keputusan
Presiden ini ditetapkan telah ditangani Kejaksaan Negeri Sigli
tetapi belum dilimpahkan ke Pengadilan, dialihkan dan
diselesaikan oleh Kejaksaan Negeri Meureudu.
Pasal 5
Pembiayaan yang diperlukan dalam rangka pembentukan, pembinaan,
dan pelaksanaan tugas, wewenang serta fungsi Kejaksaan Negeri
Cimahi, Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Kejaksaan Negeri
Teluk Dalam, Kejaksaan Negeri Dolok Sanggul, Kejaksaan Negeri
Ampana, dan Kejaksaan Negeri Meureudu dibebankan pada anggaran
Kejaksaan Republik Indonesia.
Pasal 6
Penetapan tipe, tugas, wewenang, fungsi, susunan organisasi, dan
tata kerja Kejaksaan Negeri Cimahi, Kejaksaan Negeri Kabupaten
Madiun, Kejaksaan Negeri Teluk Dalam, Kejaksaan Negeri Dolok
Sanggul, Kejaksaan Negeri Ampana, dan Kejaksaan Negeri
Meureudu ditetapkan oleh Jaksa Agung setelah mendapat persetujuan
dari Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendayagunaan
aparatur negara dan reformasi birokrasi.
Pasal …
---
PRESIDEN
Pasal 7
Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 22 Oktober 2010
INDONESIA,
ttd.
Salinan sesuai dengan aslinya
Deputi Sekretaris Kabinet
Bidang Hukum,
ttd
Dr. M. Iman Santoso
