Langsung ke konten

Peraturan Badan Nomor 3 Tahun 2014 tentang BERITA ACARA SERAH TERIMA BARANG DI LINGKUNGAN BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA

PERATURAN_BMKG No. 3 Tahun 2014 berlaku

Pasal 1

Dalam Peraturan Kepala Badan ini yang dimaksud dengan:
1. Badan yang selanjutnya disebut Badan adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang bertugas dan bertanggungjawab di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
2. Sekretariat Utama adalah Satuan Kerja yang kewenangan dan tanggungjawabnya melakukan pengelolaan anggaran dan pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pusat yang meliputi Sekretariat Utama, Deputi Bidang Meteorologi, Deputi Bidang Klimatologi, Deputi Bidang Geofisika, dan Deputi Bidang Instrumentasi, Rekayasa, dan Jaringan Komunikasi.
3. Barang Milik Negara yang selanjutnya disebut BMN adalah Barang hasil belanja modal dan hasil belanja barang.
4. Test Commisioning adalah Uji Kelayakan terhadap peralatan mesin hasil belanja modal yang akan digunakan.
5. Belanja Modal adalah proses pembelian barang yang dilakukan dalam rangka pembentukan modal yang sifatnya menambah aset tetap/inventaris yang memiliki manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan.
6. Belanja Barang adalah proses pembelian barang dan jasa yang habis pakai untuk memproduksi barang dan jasa.
7. Hasil Belanja Modal adalah Hasil dari proses Belanja Modal yang belum dicatatkan.
8. Hasil Belanja Barang adalah Hasil dari proses Belanja Barang yang belum dicatatkan.
9. Aset Tetap adalah Hasil dari proses pembelian barang yang merupakan barang yang memiliki manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan yang telah dicatatkan.
www.djpp.kemenkumham.go.id

10. Aset Lancar adalah Hasil dari proses pembelian barang dan jasa yang habis pakai untuk memproduksi barang dan jasa bulan yang telah dicatatkan.

Pasal 2

(1) Setiap penyerahan Barang Milik Negara di lingkungan Badan harus selalu dilakukan serah terima barang.
(2) Serah terima barang sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) dilaksanakan melalui Berita Acara Serah Terima Barang.

Pasal 3

(1) Serah terima barang terdiri dari:
a. serah terima hasil belanja modal;
b. serah terima hasil belanja barang; dan/atau
c. transfer BMN.
(2) Serah terima barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk digunakan dalam tugas operasional.
(3) Serah terima barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan:
a. di lingkungan pusat oleh Pejabat Pembuat Komitmen kepada Kuasa Pengguna Anggaran dan Kuasa Pengguna Barang; dan
b. di lingkungan Unit Pelaksana Teknis oleh Pejabat Pembuat Komitmen kepada Kuasa Pengguna Anggaran/Barang.
(4) Serah terima hasil belanja barang sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf b dilakukan oleh Kuasa Pengguna Barang kepada Kuasa Pengguna Barang.
(5) Transfer BMN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dilakukan oleh:
a. Kuasa Pengguna Barang yang melaksanakan belanja modal yang diperuntukkan kepada Kuasa Pengguna Barang penerima hasil belanja modal; dan
b. Kuasa Pengguna Barang pemberi aset tetap/lancar kepada Kuasa Pengguna Barang penerima aset tetap/lancar.

Pasal 4

(1) Serah terima yang dilakukan di lingkungan Sekretariat Utama oleh Pejabat Pembuat Komitmen kepada Kuasa Pengguna Anggaran dan Kuasa Pengguna Barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat
(3) huruf a dilakukan sesuai dengan prosedur berikut:
www.djpp.kemenkumham.go.id

a. Pejabat Pembuat Komitmen menyampaikan Berita Acara Serah Terima Hasil Belanja Modal kepada Petugas Simak BMN untuk diberikan kode barang sesuai aplikasi;
b. BAST yang telah diberikan kode barang oleh petugas Simak BMN dibubuhkan tanda tangan oleh PPK;
c. BAST yang telah ditandatangani oleh PPK disampaikan kepada KPA dengan melampirkan bukti berupa :
a. tanda terima penyerahan aset dari penyedia barang/jasa kepada PPK berupa Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan; dan/atau
b. test commisioning.
d. Kuasa Pengguna Anggaran membubuhkan tanda tangan pada Berita Acara Serah Terima Barang yang telah ditandatangani oleh PPK dan menyampaikan kepada KPB;
e. Kuasa Pengguna Barang menandatangani Berita Acara Serah Terima Barang yang telah ditandatangani oleh Kuasa Pengguna Anggaran.
(2) Serah terima hasil belanja modal yang dilakukan di lingkungan Sekretariat Utama oleh Pejabat Pembuat Komitmen kepada Kuasa Pengguna Anggaran dan kepada Kuasa Pengguna Barang dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima Barang Hasil Belanja Modal yang disusun sesuai dengan Contoh A sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan Kepala Badan ini.
(3) Berita Acara Serah Terima Barang Hasil Belanja Modal yang telah ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen, Kuasa Pengguna Anggaran, dan Kuasa Pengguna Barang disampaikan kepada unit kerja eselon IV yang memiliki fungsi pelaksanaan pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk disimpan sebagai arsip.
(4) Unit kerja eselon IV di lingkungan Sekretariat Utama yang memiliki fungsi pelaksanaan pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan copy Berita Acara Serah Terima Barang Hasil Belanja Modal yang telah ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen, Kuasa Pengguna Anggaran, dan Kuasa Pengguna Barang kepada Petugas Simak BMN untuk dilakukan pencatatan pada aplikasi Simak BMN.

Pasal 5

(1) Serah terima barang yang dilakukan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis oleh Pejabat Pembuat Komitmen kepada Kuasa Pengguna www.djpp.kemenkumham.go.id

Anggaran/Barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) huruf b dilakukan sesuai dengan prosedur berikut :
a. Pejabat Pembuat Komitmen menyampaikan Berita Acara Serah Terima Barang kepada Petugas Simak BMN untuk diberikan kode barang sesuai aplikasi;
b. BAST yang telah diberikan kode barang oleh petugas Simak BMN dibubuhkan tanda tangan oleh PPK;
c. BAST yang telah ditandatangani oleh PPK disampaikan kepada KPA/KPB dengan melampirkan bukti berupa :
a. tanda terima penyerahan aset dari penyedia barang/jasa kepada Kuasa Pengguna Barang penerima; dan/atau
b. test commisioning.
d. Kuasa Pengguna Anggaran/Barang membubuhkan tanda tangan pada Berita Acara Serah Terima Barang yang telah ditandatangani oleh PPK.
(2) Serah terima hasil belanja modal yang dilakukan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis oleh Pejabat Pembuat Komitmen kepada Kuasa Pengguna Anggaran/ Barang dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima Barang Hasil Belanja Modal yang disusun sesuai dengan Contoh B sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan Kepala Badan ini.
(3) Berita Acara Serah Terima Hasil Belanja Modal yang telah ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen dan Kuasa Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang harus disimpan oleh Pejabat Pembuat Komitmen sebagai arsip.
(4) Pejabat Pembuat Komitmen menyampaikan copy Berita Acara Serah Terima Barang Hasil Belanja Modal yang telah ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen dan Kuasa Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang kepada Petugas Simak BMN untuk dilakukan pencatatan pada aplikasi Simak BMN.

Pasal 6

(1) Transfer BMN yang dilakukan oleh Kuasa Pengguna Barang yang melaksanakan belanja modal kepada Kuasa Pengguna Barang penerima hasil belanja modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (5) huruf a dilakukan sesuai dengan prosedur berikut :
a. Pejabat Kuasa Pengguna Barang yang melaksanakan belanja modal menyampaikan Berita Acara Serah Terima kepada Kuasa Pengguna Barang penerima hasil belanja modal melalui Petugas Simak BMN;
www.djpp.kemenkumham.go.id

b. Petugas Simak BMN pada Kuasa Pengguna Barang yang melaksanakan belanja modal melakukan pencatatan pengeluaran pada aplikasi Simak BMN dan menyampaikan Berita Acara Serah Terima Barang kepada Kuasa Pengguna Barang penerima hasil belanja modal;
c. Kuasa Pengguna Barang penerima hasil belanja modal menandatangani Berita Acara Serah Terima Barang; dan
d. Berita Acara Serah Terima Barang yang telah ditandatangan oleh Kuasa Pengguna Barang penerima hasil belanja modal disampaikan kepada Petugas Simak BMN penerima hasil belanja modal untuk dilakukan pencatatan barang dalam aplikasi Simak BMN.
(2) Serah terima barang yang dilakukan oleh Kuasa Pengguna Barang yang melaksanakan belanja modal kepada Kuasa Pengguna Barang penerima hasil belanja modal dituangkan dalam Berita Cara Serah Terima Barang Hasil Belanja Modal yang disusun sesuai dengan Contoh C sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan Kepala Badan ini.

Pasal 7

(1) Transfer BMN yang dilakukan oleh Kuasa Pengguna Barang pemberi aset tetap/lancar kepada Kuasa Pengguna Barang penerima aset tetap/lancar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (5) huruf b dilakukan sesuai dengan prosedur berikut :
a. Kuasa Pengguna Barang pemberi aset tetap harus memperoleh izin dari Kepala Badan sebelum melakukan serah terima aset tetap/lancar;
b. kewenangan pemberian izin sebagaimana dimaksud pada huruf a dapat dilimpahkan kepada Kepala Bagian Perlengkapan BMKG;
c. Kuasa Pengguna Barang pemberi aset tetap/lancar menyampaikan Berita Acara Serah Terima Barang kepada Kuasa Pengguna Barang penerima aset tetap/lancar melalui Petugas Simak BMN pemberi aset tetap/lancar;
d. Petugas Simak BMN pemberi aset tetap/lancar harus melakukan pencatatan pengeluaran pada aplikasi Simak BMN/persediaan dan menyampaikan Berita Acara Serah Terima Barang kepada Kuasa Pengguna Barang penerima aset tetap/lancar;
e. Kuasa Pengguna Barang penerima aset tetap/lancar menandatangani Berita Acara Serah Terima Barang;
f. Berita Acara Serah Terima Barang yang telah ditandatangan oleh Kuasa Pengguna Barang penerima aset tetap/lancar disampaikan kepada Petugas Simak BMN penerima aset tetap/lancar untuk www.djpp.kemenkumham.go.id

dilakukan pencatatan barang dalam aplikasi Simak BMN/persediaan.
(2) Serah terima barang yang dilakukan oleh Kuasa Pengguna Barang pemberi aset tetap kepada Kuasa Pengguna Barang penerima aset tetap sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima Barang Aset Tetap yang disusun sesuai dengan Contoh D sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan Kepala Badan ini.

(3) Serah terima barang yang dilakukan oleh Kuasa Pengguna Barang Pemberi aset lancar kepada Kuasa Pengguna Barang penerima aset lancar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima Barang Pengalihan Status Aset Lancar yang disusun sesuai dengan
a. contoh E untuk Sekretariat Utama; dan
b. contoh F untuk Unit Pelaksana Teknis sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan Kepala Badan ini.

Pasal 8

Dengan berlakunya Peraturan Kepala Badan ini, substansi yang mengatur tentang Berita Acara Serah Terima Barang dalam Peraturan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Nomor KEP.007 Tahun 2007, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 9

Peraturan Kepala Badan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Kepala Badan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.

Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 23 Januari 2014 KEPALA BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA,

ANDI EKA SAKYA

Diundangkan di Jakarta pada tanggal 1 April 2014 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

AMIR SYAMSUDIN www.djpp.kemenkumham.go.id