(l) Batas rencana zonasi Kawasan Antarwilayah Laut
Sawu meliputi:
- sebelah utara, yaitu:
1. garis yang menghubungkan Tanjung Naru,
Pulau Sumbawa, Kabupa.ten Bima, Provinsi
Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8' 18'
Lintang Selatan-l L9' 0' Bujur Timur ke arah
tenggara menuju Tanjung Tandokrasa, Pulau
Banta, Provinsi Nusa
Tenggara Barat pada koordinat 8" 23'Lintang
Selatan-l 19' 16'Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Tandokrasa, Pulau Banta, Kabupaten Bima,
Provinsi Nusa Tenegara Barat pada koordinat
8' 23' Lintang Selatan-l 19" 16' Bujur fimur
ke arah tenggara sepanjang pantai selatan
Pulau Banta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa
Tenggara Barat menuju Ujung Oi Ungke,
Rrlau Banta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa
Tenggara Barat pada koordinat 8' 24'Lintang
Selatan-l 19' 19'Bujur fimur;
yang menghubungkan Ujung Oi Ungke, 3. garis
Pulau Banta, Kabupaten Bima, hovinsi Nusa
Tenggara Barat pada koordinat 8' 24'Lintang
Selatan-I19" 19' Bqiur Timur ke arah
tenggara menuju Tanjung Beru, Pulau
Komodo, Kabupaten Manggarai
Provinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 8' 26'Lintang Selatan-l 19' 25'
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Beru,
Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat,
Provinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 8" 26' Lintang Selatan-ll9" 25'
Bujur Timur ke arah timur sepanjang pantai
selatan Pulau Komodo, Kabupaten
Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara
Timur menuju bagian timur hrlau Komodo,
Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8' 29'
Lintang Selatan-l 19' 33'Bujur Timur;
1. garis. . .
SK No 180500A
---
,,(
5 garis yang mengh bagian timur
Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat,
Frovinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 8" 29'Lintang Selatan-ll9" 33'
Bujur Timur ke arah timur laut menuju
Tanjung Toroh Watullambah, Pulau Flores,
Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8o 25'
Lintang Selatan-l 19" 51'Bujur Timur;
6, garis yang menghubungkan Tanjung Toroh
Watulambah, Pulau Florrs, Kabupaten
Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara
Timur pada koordinat 8' 25'Lintang Selatan-
119' 51' Bujur fimur ke arah timur
sepanjang pantai selatan Pulau Flores,
Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa
Tenggara Timur menuju bagian timur Pulau
Flores, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi
Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8' 19'
Lintang Selatsn-l23" OO' Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian timur
Pulau Flores, Kabupaten Manggarai Barat,
Provinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 8" 19' Lintang Selatan-l23' OO'
Bujur Timur ke arah timur menuju Tanjung
Pohon Bulu, Pulau Adonara, I(abupaten
Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara fimur
pa.da koordinat 8' 18'Lintang Selatan-l23' Ol'
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Pohon
Bulu, Pulau Adonara, Flores
Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 8' 18' Lintang Selatan-123' 01'
Bujur Timur ke arah timur sepanjang pantai
selatan Pulau Adonara, Kabupaten Flores
Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur
menuju Tanjung Wurgobin, hrlau Adonara,
Kabupa.ten Flores Timur, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8' 15'
Lintang Selatan-l23" 2O' Bujur Timur;
1. garis. . .
SK No 180499A
---
t
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Wurgobin, Pulau Adonara, Kabupa.ten Flores
Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 8o 15' Lintang Selatan-l23' 2O'
Bujur Timur ke arah tenggara menuju
Tanjung Tuwak, hrlau Kawula, Kabupaten
Iembata, Frovinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 8o 18' Lintang Selatan-l23' 2O'
Bujur Timur;
1O. garis yang menghubungkan Tanjung Tuwak,
Pulau Kawula, Kabupaten kmbata, Provinsi
Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8' 18'
Lintang Selatan-I23" 2O' Bujur Timur ke
arah timur sepanjang pantai selatan Pulau
Kawula, Kabupaten kmbata, Provinsi Nusa
Tenggara Timur menuju Tanjung leur, Pulau
Kawula, Kabupaten kmbata, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8' L4'
Lintang Selatan-123" 55' Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung leur,
Pulau Kawula, Kabupaten lembata, Provinsi
Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8' 14'
Lintang Selatan-l23' 55' Bujur Timur ke
arah tenggara menuju Tanjung Nuha, Pulau
Pantar, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8' 17'
Lintang Selatan-l24" O4' Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Nuha,
Pulau Pantar, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8' 17'
Lintang Selatan-I24' O4' Bujur Timur ke
arah timur sepanjang pantai selatan Pulau
Pantar Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur menuju Tanjung Muna,
Pulau Pantar, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8' 10'
Lintang Selatan-l24" 19' Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Muna,
Pulau Pantar, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8o 10'
Lintang Selatan-l24" 19' Bujur fimur ke
arah timur laut menuju Tanjung Matari,
Pulau Alor, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8" 07'
Lintang Selatan-I24' 28' Bujur fimur;
1. garis. ..
SK No 180498A
---
1. garis yang menghubungkan Tanjung Matari,
Pulau Alor, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8o 07'
Lintang Selatan-l24' 28' Bujur Timur ke
arah timur sepanjang pantai selatan hrlau
Alor, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur menuju Tanjung Lisomu,
Pulau Alor, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8' 19'
Lintang Selatan-125' O8' Bujur Timur;
- sebelah timur, yaitu:
garis yang menghubungkan Tanjung Lisomu, 1.
hrlau Alor, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 8" L9'
Lintang Selatan-l25' O8' Bujur Timur ke
arah selatan menuju Garis Batas Unilateral
pada koordinat 8" 28'Lintang Selatan-I25'
O8'Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Garis Batas
Unilateral pada koordinat 8' 28' Lintang
Selatan-l25' O8' Bujur Timur ke arah
selatan sepanjang Garis Batas Unilateral
menuju basan utara Rrlau Timor,
Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara
Timur pada koordinat 8" 57'Lintang Selatan-
L24" 56'Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian utara
Pulau Timor, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa
Tenggara Timtrr pada koordinat 8' 57'
Lintang Selatan-l24' 56' Bujur Timur ke
arah barat menuju Garis Batas Unilateral
pada koordinat 9" 1O'Lintang Selatan-l24"
28'Bujur Timur;
4, garis yang menghubungkan Garis Batas
Unilateral pada koordinat 9" 1O' Lintang
Selatan-l24' 28'Bujur Timur ke arah barat
daya menuju bagan utara Pulau Timor,
Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara
Timur pada koordinat 9' 19'Lintang Sel,atan-
124" 04'Bujur Timur;
S.garis'..
SK No l8M97A
---
EiIIFTfIXTITd-IITfrTf,
1. garis yang menghubungkan baBian utara
Pulau Timor, Kabupaten Kupang, Provinsi
Nusa Tenggara Timur pada koordinat 9' 19'
Lintang Selatan-l24' O4' Bujur Timur ke
arah selatan sepanjang pantai timur Pulau
Timor, Provinsi Nusa Tenggara fimur
menuju Tanjung Oisina, Pulau Timur,
Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara
Timur pada koordinat l0' 2l' Lintang
Selatan-l23" 27' Bujur fimur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Oisina,
Pulau Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi
Nusa Tenggara Timur pada koordinat lO" 2l'
Lintang Selatan-l23' 27' Bujur Timur ke
arah barat daya menuju bagran utara Pulau
Rote, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 10" 25'
Lintang Selatan-l23" 22' Bu;jur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian utara
Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi
Nusa Tenggara fimur pada koordinat lO" 25'
Lintang Selatan-l23' 22' Br$ur Timur ke
arah selatan sepanjang pantai utara Pulau
Rote, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa
Tenggara fimur menuju Tanjung Bo'a, Pulau
Rote, Rote Ndao, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 10" 56'
Lintang Selatan-l22' 5O' Bujur fimur;
- sebelah selatan, yaitu:
1. garis yang menghubungkan Tanjung Boh,
Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi
Nusa Tenggara Timur pada koordinat lO' 56'
Lintang Selatan-I22' 5O' Bujur Timur ke
arah barat menuju bagran timur Rrlau Dana,
Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada koordinat 10" 49'
Lintang Selatan-l2 1' 16' Bujur Timur;
1. garis. . .
SK No 180495A
---
TT.{'TT. EIIITIItrIIi=TA
- r0-
2, garis yang menghubungkan bagian timur
Pulau Dana, Kabupaten Sabu Raijua,
Provinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat l0o 49'Lintang Selatan-l2l" 16'
Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai
utara Pulau Dana, Kabupaten Sabu Raijua,
Provinsi Nusa Tenggara Timur menuju
bagian barat Pulau Dana, Kabupaten Sabu
Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 10' 49'Lintang Selatan-l2l' 16'
Bujur fimur;
1. garis yang menghubungkan bagian barat
Pulau Dana, I(abupaten Sabu Raijua, Provinsi
Nusa Tenggara Timur pada koordinat 10' 49'
Lintang Selatan-l2l' 16'Bujur Timur ke arah
barat laut menuju Tanjung Ngunju, Pulau
Sumba, I(abupa.ten Sumba Timur, Provinsi
Nusa Tenggara Timur pada koordinat l0o 19'
Lintang Selatan-l2o' 27' Bujur Timur;
- sebelah barat, yaitu:
1. garis yang menghubungkan Tanjung Ngunju,
Pulau Sumba, Kabupaten Sumba Timur,
Provinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 10' lg'Lintang Selatan-l2O" 27'
Bujur Timur ke arah utara sepanjang pantai
timur Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara
Timur menuju Tanjung Karosso, Pulau
Sumba, Kabupaten Sumba Barat Daya,
Provinsi Nusa Tenggara Timur pada
koordinat 9' 33' Lintang Selatan-l 18' 55'
Bujur fimur;
yang menghubung[a.n Tanjung lGrosso, 2. garis
Pulau Sumba, IGbupaten Sumba Barat Daya,
Pnovinsi Nusa Tenggara Timur pada koordhat
9' 33' Lintang SeLatan*Il8" 55' Bujur Timur
ke arah barat laut menuju Tanjung Toro
Doro, Pulau Sumbawa, Kabupaten Dompu,
Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat
8' 53' Lintang Selatan-l18' 28'Bujur Timur;
3.garis...
SK No 180495A
---
1. garis yang menghubungkan Tanjung Toro
Doro, Pulau Bima, Kabupaten Dompu,
Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat
8" 53' Lintang Selatan-l 18" 28' Bujur Timur
ke arah utara sepanjang pantai timur Pulau
Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat
menuju Tanjung Naru, hrlau Sumbawa,
Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara
Barat pada koordinat 8' 18'Lintang Selatan-
119" O'Bujur Timur;
Peta batas rencana zonasi Kawasan Antarwilayah Laut l2l
Sawu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum
dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Peraturan Presiden ini.
(3) Wilayah perencanaan rencana zonasi Kawasan
Laut Sawu berada di dalam batas
rencana zonasi Kawasan Laut Sawu
sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
