(1) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 15, Deputi Bidang Pengembangan
Pemasaran I menyelenggarakan fungsi:
- penyiapan perumusan kebijakan di bidang
strategi dan komunikasi pemasaran, serta
pengembangan pemasaran regional Sumatera,
Kepulauan Riau, Singapura, Thailand, Indocina,
Jawa, Jakarta, Banten, Kalimantan, Serawak,
Sabah, Brunei Darussalam, Semenanjung
Malaysia, Bali, Nusa Tenggara, Timor Leste,
Sulawesi, Filipina, Maluku, Papua, Papua
Nugini, Australia, Selandia Baru, dan Oceania;
- koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan
kebijakan di bidang strategi dan komunikasi
www.peraturan.go.id
---
2017, No.214 -9-
pemasaran, serta pengembangan pemasaran
regional Sumatera, Kepulauan Riau, Singapura,
Thailand, Indocina, Jawa, Jakarta, Banten,
Kalimantan, Serawak, Sabah, Brunei
Darussalam, Semenanjung Malaysia, Bali, Nusa
Tenggara, Timor Leste, Sulawesi, Filipina,
Maluku, Papua, Papua Nugini, Australia,
Selandia Baru, dan Oceania;
- penyusunan norma, standar, prosedur, dan
kriteria di bidang strategi dan komunikasi
pemasaran, serta pengembangan pemasaran
regional Sumatera, Kepulauan Riau, Singapura,
Thailand, Indocina, Jawa, Jakarta, Banten,
Kalimantan, Serawak, Sabah, Brunei
Darussalam, Semenanjung Malaysia, Bali, Nusa
Tenggara, Timor Leste, Sulawesi, Filipina,
Maluku, Papua, Papua Nugini, Australia,
Selandia Baru, dan Oceania;
- pemberian bimbingan teknis dan supervisi di
bidang strategi dan komunikasi pemasaran,
serta pengembangan pemasaran regional
Sumatera, Kepulauan Riau, Singapura,
Thailand, Indocina, Jawa, Jakarta, Banten,
Kalimantan, Serawak, Sabah, Brunei
Darussalam, Semenanjung Malaysia, Bali, Nusa
Tenggara, Timor Leste, Sulawesi, Filipina,
Maluku, Papua, Papua Nugini, Australia,
Selandia Baru, dan Oceania;
- pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang
strategi dan komunikasi pemasaran, serta
pengembangan pemasaran regional Sumatera,
Kepulauan Riau, Singapura, Thailand, Indocina,
Jawa, Jakarta, Banten, Kalimantan, Serawak,
Sabah, Brunei Darussalam, Semenanjung
Malaysia, Bali, Nusa Tenggara, Timor Leste,
Sulawesi, Filipina, Maluku, Papua, Papua
Nugini, Australia, Selandia Baru, dan Oceania;
www.peraturan.go.id
---
2017, No.214 -10-
- pelaksanaan administrasi Deputi Bidang
Pengembangan Pemasaran I; dan
- pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh
Menteri.
(2) Ketentuan mengenai perubahan terhadap
pembagian regional pada fungsi Deputi Bidang
Pemasaran I diatur dengan Peraturan Menteri yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
pariwisata.
(3) Hasil perubahan sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) disampaikan kepada menteri yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
pendayagunaan aparatur negara dan menteri yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
keuangan.
1. Ketentuan judul Bagian Keenam diubah sehingga
berbunyi sebagai berikut:
Bagian Keenam
Deputi Bidang Pengembangan
Pemasaran II
1. Ketentuan Pasal 17 diubah sehingga berbunyi sebagai
berikut: