Langsung ke konten

PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN

PMK No. 48 Tahun 2024 berlaku

Ditetapkan: 2024-01-01

Pasal 1

(1) Barang impor berupa produk kain dikenakan Bea Masuk

Tindakan Pengamanan selama 3 (tiga) tahun.

(2) Pos tarif, segmentasi produk kain, besaran tarif Bea

Masuk Tindakan Pengamanan, dan jangka waktu
pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam
lampiran huruf A yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

---

Pasal 2

Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 1 merupakan tambahan dari:
- bea masuk umum (Most Favoured Nation); atau
- bea masuk preferensi berdasarkan perjanjian atau
kesepakatan internasional,
yang telah dikenakan.

Pasal 3

(1) Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana

dimaksud dalam Pasal 1 dikenakan terhadap importasi
produk kain dari semua negara.

(2) Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana

dimaksud dalam Pasal 1 dikecualikan terhadap importasi
produk kain yang diproduksi dari negara tertentu.

(3) Daftar negara yang dikenakan Bea Masuk Tindakan

Pengamanan dan/atau dikecualikan dari pengenaan Bea
Masuk Tindakan Pengamanan terhadap impor produk
kain sebagaimana dimaksud pada ayat (2) serta
segmentasi produk kain yang dikenakan Bea Masuk
Tindakan Pengamanan tercantum dalam lampiran huruf
B yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Peraturan Menteri ini.

Pasal 4

(1) Importir wajib menyerahkan dokumen surat keterangan

asal (certificate of origin) terhadap impor produk kain yang
diproduksi dari negara yang dikecualikan dari pengenaan
Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2).

(2) Dalam hal importasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

menggunakan surat keterangan asal (certificate of origin)
preferensi, barang impor wajib memenuhi ketentuan asal
barang berdasarkan perjanjian atau kesepakatan
internasional.

(3) Ketentuan asal barang sebagaimana dimaksud pada ayat

(2) harus memenuhi:

  • kriteria asal barang (origin criteria);
  • kriteria pengiriman (consignment criteria); dan
  • ketentuan prosedural (procedural provisions).

(4) Penelitian terhadap surat keterangan asal (certificate of

origin) preferensi sebagaimana dimaksud pada ayat (2),
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang mengatur mengenai
pengenaan tarif bea masuk atas barang impor
berdasarkan perjanjian atau kesepakatan internasional.

(5) Dalam hal surat keterangan asal (certificate of origin)

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menggunakan surat
keterangan asal (certificate of origin) non preferensi,
penelitian surat keterangan asal (certificate of origin)
dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-
undangan di bidang perdagangan.

---

Pasal 5

(1) Dalam hal importasi produk kain yang diproduksi dari

negara yang dikecualikan dari pengenaan Bea Masuk
Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam

Pasal 3 ayat (2) tidak memenuhi ketentuan sebagaimana

dimaksud dalam Pasal 4, atas importasi tersebut dipungut
Bea Masuk Tindakan Pengamanan.

(2) Dalam hal surat keterangan asal sebagaimana dimaksud

dalam Pasal 4 ayat (2) sedang dilakukan permintaan
retroactive check, atas importasi produk kain yang
diproduksi dari negara yang dikecualikan dari pengenaan
Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) dipungut Bea Masuk
Tindakan Pengamanan.

Pasal 6

(1) Besaran tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 berlaku terhadap
barang impor produk kain yang:
- dokumen pemberitahuan pabean impornya telah
mendapat nomor pendaftaran dari kantor pabean
tempat penyelesaian kewajiban pabean, dalam hal
penyelesaian kewajiban pabean dilakukan dengan
pengajuan pemberitahuan pabean; atau
- tarif dan nilai pabeannya ditetapkan oleh kantor
pabean tempat penyelesaian kewajiban pabean,
dalam hal penyelesaian kewajiban pabean dilakukan
tanpa pengajuan pemberitahuan pabean.

(2) Pemasukan dan/atau pengeluaran barang ke dan dari

kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas,
tempat penimbunan berikat, atau kawasan ekonomi
khusus, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang mengatur mengenai
pemasukan dan/atau pengeluaran barang ke dan dari
kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas,
tempat penimbunan berikat, atau kawasan ekonomi
khusus.

Pasal 7

Peraturan Menteri ini mulai berlaku setelah 3 (tiga) hari kerja
terhitung sejak tanggal diundangkan.

---

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya
dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 23 Juli 2024

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

SRI MULYANIDitandatanganiINDRAWATIsecara elektronik

Diundangkan di Jakarta
pada tanggal Д

PLT. DIREKTUR JENDERAL

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA,

Ѽ

ASEP N. MULYANA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2024 NOMOR Ж

---

LAMPIRAN

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 48 TAHUN 2024

TENTANG

PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN

TERHADAP IMPOR PRODUK KAIN

A. POS TARIF, BESARAN TARIF BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN, DAN

JANGKA WAKTU PENGENAAN TINDAKAN PENGAMANAN

Besaran Tarif Bea Masuk
Tindakan Pengamanan

Tahun pertama,
Tahun kedua, Tahun ketiga, dengan periode 1
dengan periode 1 dengan periode No Pos Tarif (satu) tahun
(satu) tahun 1 (satu) tahun
terhitung sejak
terhitung setelah terhitung
tanggal
tanggal setelah tanggal
berlakunya
berakhirnya tahun berakhirnya
Peraturan
pertama tahun kedua
Menteri ini

A. Segmen Kain Tenunan dari Kapas

1. 5208.12.00 Rp 1.657/meter Rp 1.599/meter Rp 1.542/meter

1. 5208.32.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5208.49.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5208.51.90 Rp 3.207/meter Rp 3.094/meter Rp 2.985/meter

1. 5208.52.90 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5209.12.00 Rp 3.315/meter Rp 3.198/meter Rp 3.086/meter

1. 5209.22.00 Rp 3.315/meter Rp 3.198/meter Rp 3.086/meter

1. 5209.29.00 Rp 3.315/meter Rp 3.198/meter Rp 3.086/meter

1. 5209.32.00 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

1. 5209.39.00 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

1. 5209.42.00 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

1. 5209.51.90 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

1. 5209.59.90 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

1. 5210.29.00 Rp 1.842/meter Rp 1.777/meter Rp 1.714/meter

1. 5210.39.00 Rp 5.701/meter Rp 5.500/meter Rp 5.307/meter

1. 5210.41.90 Rp 5.701/meter Rp 5.500/meter Rp 5.307/meter

1. 5210.51.90 Rp 5.701/meter Rp 5.500/meter Rp 5.307/meter

1. 5211.11.00 Rp 3.315/meter Rp 3.198/meter Rp 3.086/meter

1. 5211.19.00 Rp 3.315/meter Rp 3.198/meter Rp 3.086/meter

1. 5211.20.00 Rp 3.315/meter Rp 3.198/meter Rp 3.086/meter

1. 5211.42.00 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

1. 5211.43.00 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

1. 5211.49.00 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

1. 5212.11.00 Rp 1.657/meter Rp 1.599/meter Rp 1.542/meter

---

Besaran Tarif Bea Masuk
Tindakan Pengamanan

Tahun pertama,
Tahun kedua, Tahun ketiga, dengan periode 1
dengan periode 1 dengan periode No Pos Tarif (satu) tahun
(satu) tahun 1 (satu) tahun
terhitung sejak
terhitung setelah terhitung
tanggal
tanggal setelah tanggal
berlakunya
berakhirnya tahun berakhirnya
Peraturan
pertama tahun kedua
Menteri ini

1. 5212.24.00 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

1. 5212.25.90 Rp 10.261/meter Rp 9.899/meter Rp 9.551/meter

B. Segmen Kain Tenunan dari Benang Filamen Sintetik dan Artifisial
ex5407.10.20
Kain tenunan
untuk ban,
selain tidak
1. Rp 1.507/meter Rp 1.454/meter Rp 1.403/meter dikelantang;
conveyor duck,
selain tidak
dikelantang
1. 5407.10.91 Rp 1.507/meter Rp 1.454/meter Rp 1.403/meter

1. 5407.20.00 Rp 1.507/meter Rp 1.454/meter Rp 1.403/meter

1. 5407.30.00 Rp 1.507/meter Rp 1.454/meter Rp 1.403/meter

1. 5407.44.00 Rp 4.664/meter Rp 4.500/meter Rp 4.341/meter

1. 5407.51.00 Rp 1.382/meter Rp 1.333/meter Rp 1.286/meter

1. 5407.52.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.53.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.54.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.61.90 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.74.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.81.00 Rp 1.507/meter Rp 1.454/meter Rp 1.403/meter

1. 5407.82.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.83.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.84.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.91.00 Rp 1.507/meter Rp 1.454/meter Rp 1.403/meter

1. 5407.92.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.93.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5407.94.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5408.22.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5408.24.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5408.32.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5408.34.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

C. Segmen Kain Tenunan dari Serat Stapel Sintetik dan Artifisial

1. 5512.29.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5513.11.00 Rp 1.382/meter Rp 1.333/meter Rp 1.286/meter

1. 5513.12.00 Rp 1.382/meter Rp 1.333/meter Rp 1.286/meter

1. 5513.21.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

---

Besaran Tarif Bea Masuk
Tindakan Pengamanan

Tahun pertama,
Tahun kedua, Tahun ketiga, dengan periode 1
dengan periode 1 dengan periode No Pos Tarif (satu) tahun
(satu) tahun 1 (satu) tahun
terhitung sejak
terhitung setelah terhitung
tanggal
tanggal setelah tanggal
berlakunya
berakhirnya tahun berakhirnya
Peraturan
pertama tahun kedua
Menteri ini

1. 5513.23.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5513.39.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5513.49.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5514.12.00 Rp 1.657/meter Rp 1.599/meter Rp 1.542/meter

1. 5514.21.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5514.22.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5514.29.00 Rp 6.413/meter Rp 6.187/meter Rp 5.969/meter

1. 5514.42.00 Rp 6.413/meter Rp 6.187/meter Rp 5.969/meter

1. 5514.43.00 Rp 5.701/meter Rp 5.500/meter Rp 5.307/meter

1. 5514.49.00 Rp 5.701/meter Rp 5.500/meter Rp 5.307/meter

1. 5515.11.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5515.12.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5515.91.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5515.99.90 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5516.11.00 Rp 1.657/meter Rp 1.599/meter Rp 1.542/meter

1. 5516.13.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5516.14.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5516.22.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5516.24.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

1. 5516.92.00 Rp 5.131/meter Rp 4.950/meter Rp 4.776/meter

D. Segmen Kain Tule dan Kain Jaring Lainnya; Renda; Kain Sulaman

1. 5804.10.11 Rp 25.648/kg Rp 24.745/kg Rp 23.874/kg

1. 5804.10.19 Rp 25.648/kg Rp 24.745/kg Rp 23.874/kg

1. 5804.10.29 Rp 25.655/kg Rp 24.752/kg Rp 23.881/kg

1. 5804.10.99 Rp 25.655/kg Rp 24.752/kg Rp 23.881/kg

1. 5804.21.90 Rp 25.655/kg Rp 24.752/kg Rp 23.881/kg

1. 5804.29.10 Rp 25.654/kg Rp 24.751/kg Rp 23.880/kg

1. 5804.29.90 Rp 25.654/kg Rp 24.751/kg Rp 23.880/kg

1. 5804.30.00 Rp 25.654/kg Rp 24.751/kg Rp 23.880/kg

1. 5810.92.00 Rp 6.414/meter Rp 6.188/meter Rp 5.970/meter

E. Segmen Kain Rajutan atau Kaitan

1. 6001.21.00 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6001.92.20 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6001.92.90 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6004.10.90 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

---

Besaran Tarif Bea Masuk
Tindakan Pengamanan

Tahun pertama,
Tahun kedua, Tahun ketiga, dengan periode 1
dengan periode 1 dengan periode No Pos Tarif (satu) tahun
(satu) tahun 1 (satu) tahun
terhitung sejak
terhitung setelah terhitung
tanggal
tanggal setelah tanggal
berlakunya
berakhirnya tahun berakhirnya
Peraturan
pertama tahun kedua
Menteri ini

1. 6004.90.00 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6005.21.00 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6005.36.90 Rp 8.285/kg Rp 7.995/kg Rp 7.710/kg

1. 6005.37.90 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6005.90.90 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.10.00 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.21.00 Rp 8.285/kg Rp 7.995/kg Rp 7.710/kg

1. 6006.22.00 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.23.00 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.24.00 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.31.90 Rp 8.285/kg Rp 7.995/kg Rp 7.710/kg

1. 6006.32.10 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.32.20 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.32.90 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.33.10 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.34.10 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.42.10 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.42.90 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.43.90 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.44.10 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

1. 6006.44.90 Rp 25.655/kg Rp 24.750/kg Rp 23.880/kg

---

LAMPIRAN

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR
TENTANG

PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN

TERHADAP IMPOR PRODUK KAIN

B. DAFTAR NEGARA DAN SEGMENTASI PRODUK KAIN YANG DIKENAKAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN DAN/ATAU YANG

DIKECUALIKAN DARI PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN

Segmen Kain Segmen Kain
Segmen Kain Tule
Segmen Kain Tenunan dari Tenunan dari Segmen Kain
dan Kain Jaring
No Negara Tenunan dari Benang Filamen Serat Stapel Rajutan atau
Lainnya; Renda;
Kapas Sintetik dan Sintetik dan Kaitan
Kain Sulaman Artifisial Artifisial

1. Afghanistan √ X X X X
1. Albania √ X X X X
1. Angola √ X X X X
1. Antigua and Barbuda √ X X X X
1. Argentina √ X X X X
1. Armenia √ X X X X
1. Bahrain, Kingdom of √ X X X X
1. Bangladesh √ X X X X
1. Barbados √ X X X X
1. Belize √ X X X X
1. Benin √ X X X X
1. Bolivia, Plurinational State of √ X X X X
1. Botswana √ X X X X
1. Brazil √ X X X X
1. Brunei Darussalam √ X X X X

---

Segmen Kain Segmen Kain
Segmen Kain Tule
Segmen Kain Tenunan dari Tenunan dari Segmen Kain
dan Kain Jaring
No Negara Tenunan dari Benang Filamen Serat Stapel Rajutan atau Lainnya; Renda;
Kapas Sintetik dan Sintetik dan Kaitan
Kain Sulaman
Artifisial Artifisial

1. Burkina Faso √ X X X X
1. Burundi √ X X X X
1. Cabo Verde √ X X X X
1. Cambodia √ X X X X
1. Cameroon √ X X X X
1. Central African Republic √ X X X X
1. Chad √ X X X X
1. Chile √ X X X X
1. China √ √ √ √ √
1. Colombia √ X X X X
1. Congo √ X X X X
1. Costa Rica √ X X X X
1. CÔte d’Ivoire √ X X X X
1. Cuba √ X X X X
1. Democratic Republic of the Congo √ X X X X
1. Djibouti √ X X X X
1. Dominica √ X X X X
1. Dominican Republic √ X X X X
1. Ecuador √ X X X X
1. Egypt √ X X X X
1. El Salvador √ X X X X
1. Eswatini √ X X X X
1. Fiji √ X X X X
1. Gabon √ X X X X

---

Segmen Kain Segmen Kain
Segmen Kain Tule
Segmen Kain Tenunan dari Tenunan dari Segmen Kain
dan Kain Jaring
No Negara Tenunan dari Benang Filamen Serat Stapel Rajutan atau Lainnya; Renda;
Kapas Sintetik dan Sintetik dan Kaitan
Kain Sulaman
Artifisial Artifisial

1. Gambia √ X X X X
1. Georgia √ X X X X
1. Ghana √ X X X X
1. Grenada √ X X X X
1. Guatemala √ X X X X
1. Guinea √ X X X X
1. Guinea-Bissau √ X X X X
1. Guyana √ X X X X
1. Haiti √ X X X X
1. Honduras √ X X X X
1. Hong Kong, China √ √ √ √ √
1. India √ X √ X X
1. Israel √ X X X X
1. Jamaica √ X X X X
1. Jordan √ X X X X
1. Kazakhstan √ X X X X
1. Kenya √ X X X X
1. Korea, Republic of √ √ √ √ √
1. Kuwait, the State of √ X X X X
1. Kyrgyz Republic √ X X X X
1. Lao People's Democratic Republic √ X X X X
1. Lesotho √ X X X X
1. Liberia √ X X X X
1. Macao, China √ X X X X

---

Segmen Kain Segmen Kain
Segmen Kain Tule
Segmen Kain Tenunan dari Tenunan dari Segmen Kain
dan Kain Jaring
No Negara Tenunan dari Benang Filamen Serat Stapel Rajutan atau Lainnya; Renda;
Kapas Sintetik dan Sintetik dan Kaitan
Kain Sulaman
Artifisial Artifisial

1. Madagascar √ X X X X
1. Malawi √ X X X X
1. Malaysia √ √ √ √ X
1. Maldives √ X X X X
1. Mali √ X X X X
1. Mauritania √ X X X X
1. Mauritius √ X X X X
1. Mexico √ X X X X
1. Moldova, Republic of √ X X X X
1. Mongolia √ X X X X
1. Montenegro √ X X X X
1. Morocco √ X X X X
1. Mozambique √ X X X X
1. Myanmar √ X X X X
1. Namibia √ X X X X
1. Nepal √ X X X X
1. Nicaragua √ X X X X
1. Niger √ X X X X
1. Nigeria √ X X X X
1. North Macedonia √ X X X X
1. Oman √ X X X X
1. Pakistan √ X X X X
1. Panama √ X X X X
1. Papua New Guinea √ X X X X

---

Segmen Kain Segmen Kain
Segmen Kain Tule
Segmen Kain Tenunan dari Tenunan dari Segmen Kain
dan Kain Jaring
No Negara Tenunan dari Benang Filamen Serat Stapel Rajutan atau Lainnya; Renda;
Kapas Sintetik dan Sintetik dan Kaitan
Kain Sulaman
Artifisial Artifisial

1. Paraguay √ X X X X
1. Peru √ X X X X
1. Philippines √ X X X X
1. Qatar √ X X X X
1. Russian Federation √ X X X X
1. Rwanda √ X X X X
1. Saint Kitts and Nevis √ X X X X
1. Saint Lucia √ X X X X
1. Saint Vincent and the Grenadines √ X X X X
1. Samoa √ X X X X
1. Saudi Arabia, Kingdom of √ X X X X
1. Senegal √ X X X X
1. Seychelles √ X X X X
1. Sierra Leone √ X X X X
1. Singapore √ X X X X
1. Solomon Islands √ X X X X
1. South Africa √ X X X X
1. Sri Lanka √ X X X X
1. Suriname √ X X X X
1. Chinese Taipei √ √ X √ √
1. Tajikistan √ X X X X
1. Tanzania √ X X X X
1. Thailand √ X X X X
1. Togo √ X X X X

---

Segmen Kain Segmen Kain
Segmen Kain Tule
Segmen Kain Tenunan dari Tenunan dari Segmen Kain
dan Kain Jaring
No Negara Tenunan dari Benang Filamen Serat Stapel Rajutan atau Lainnya; Renda;
Kapas Sintetik dan Sintetik dan Kaitan
Kain Sulaman
Artifisial Artifisial

1. Tonga √ X X X X
1. Trinidad and Tobago √ X X X X
1. Tunisia √ X X X X
1. Türkiye √ X X X X
1. Uganda √ X X X X
1. United Arab Emirates √ X X X X
1. Uruguay √ X X X X
1. Vanuatu √ X X X X
1. Venezuela, Bolivarian Republic of √ X X X X
1. Viet Nam √ X X √ √
1. Yemen √ X X X X
1. Zambia √ X X X X
1. Zimbabwe √ X X X X

Keterangan:
( √ ) = dikenakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan
( X ) = tidak dikenakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

SRI MULYANI INDRAWATI