Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan:
1. Undang-Undang adalah Undang-Undang Nomor 11 Tahun
1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan
Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan
atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.
1. Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap
barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau
karakteristik yang ditetapkan dalam Undang-Undang.
1. Pabrik adalah tempat tertentu termasuk bangunan, halaman,
dan lapangan yang merupakan bagian daripadanya, yang
dipergunakan untuk menghasilkan barang kena cukai
dan/atau untuk mengemas barang kena cukai dalam
kemasan untuk penjualan eceran.
1. Pengusaha Pabrik adalah orang yang mengusahakan pabrik.
1. Tempat Penyimpanan adalah tempat, bangunan, dan/atau
lapangan yang bukan merupakan bagian dari pabrik, yang
dipergunakan untuk menyimpan barang kena cukai berupa
etil alkohol yang masih terutang cukai dengan tujuan untuk
disalurkan, dijual, atau diekspor.
1. Pengusaha Tempat Penyimpanan adalah orang yang
mengusahakan tempat penyimpanan.
1. Tempat Penjualan Eceran adalah tempat untuk menjual
secara eceran barang kena cukai kepada konsumen akhir.
1. Pengusaha Tempat Penjualan Eceran adalah orang yang
mengusahakan tempat penjualan eceran.
www.peraturan.go.id
---
3 2009, No.49
1. Penyalur adalah orang yang menyalurkan atau menjual
barang kena cukai yang sudah dilunasi cukainya yang
semata-mata ditujukan bukan kepada konsumen akhir.
1. Importir Barang Kena Cukai adalah orang yang melakukan
kegiatan memasukan barang kena cukai ke dalam daerah
pabean.
1. Pejabat Bea dan Cukai adalah pegawai Direktorat Jenderal
Bea dan Cukai yang ditunjuk dalam jabatan tertentu untuk
melaksanakan tugas tertentu berdasarkan Undang-Undang.
