(1) Pengambil alihan perseroan dapat dilakukan oleh badan hukum atau
orang perseorangan.
(2) Pengambilalihan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat
dilakukan melalui pengambilalihan seluruh atau sebagian besar
saham yang dapat mengakibatkan beralihnya pengendalian terhadap
perseroan tersebut.
(3) Dalam hal pengambilalihan dilakukan oleh perseroan, maka berlaku
ketentuan sebagai berikut:
- Rencana pengambilalihan dituangkan dalam Rancangan
Pengambilalihan yang disusun oleh Direksi perseroan yang akan
mengambil alih dan yang akan diambil alih, yang memuat
---
PRESIDEN
sekurang-kurangnya:
1. nama perseroan yang mengambil alih dan yang diambil alih;
dan
1. alasan serta penjelasan Direksi perseroan masing masing
mengenai persyaratan serta tata cara pengabilalihan saham
perseroan yang diambil alih.
- Pengambilalihan dilakukan dengan persetujuan RUPS masing-
masing atas Rancangan Pengambilalihan yang diajukan oleh
Direksi masing-masing perseroan.
(4) Dalam hal pengambilalihan dilakukan oleh badan hukum yang
bukan perseroan, maka berlaku ketentuan sebagai berikut :
- Rencana pengambilalihan dituangkan dalam Rancangan
Pengambialihan yang disusun oleh Direksi perseroan yang akan
diambil alih dan Badan Pengurus badan hukum yang bukan
perseroan yang akan mengambil alih, memuat sekurang-
kurangnya :
1). Nama perseroan yang akan diambil alih dan nama badan
hukum yang bukan perseroan yang akan mengambil alih; dan
2). Alasan serta penjelasan Direksi perseroan yang akan diambil
alih dan badan hukum yang bukan perseroan yang akan
mengambil alih mengenai persyaratan serta tata cara
pengambilalihan saham perseroan yang diambil alih.
b.Pengambilalihan dilakukan dengan persetujuan RUPS perseroan
yang diambil alih dan persetujuan Anggota atau Badan Pengurus
dari badan hukum yang bukan perseroan yang mengambil alih.
(5) Dalam hal pengambilalihan dilakukan orang perseorangan, maka
berlaku ketentuan sebagai berikut:
a.Rencana...
---
PRESIDEN
a.Rencana pengambilalihan dituangkan dalam Rancangan
Pengambilalihan yang disusun oleh Direksi perseroan yang akan
diambil alih dan orang perseorangan yang akan mengambil alih,
yang memuat sekurang-kurangnya:
1. nama perseroan yang akan diambil alih dan orang
perseorangan yang akan mengambil alih; dan
1. alasan serta penjelasan Direksi perseroan yang akan diambil
alih mengenai persyaratan dan tata cara pengambilalihan
saham.
- Pengambilalihan dilakukan dengan persetujuan RUPS perseroan
yang akan diambil alih atas Rancangan yang diajukan Direksi
perseroan yang akan diambil alih dan orang perseorangan yang
akan mengambil alih.
(6) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak membatasi
badan hukum atau orang perseorangan untuk mengambil alih saham
perseroan lain langsung dari pemegang saham.