Langsung ke konten

PERHITUNGAN ANGGARAN NEGARA TAHUN ANGGARAN 1999/2000

UU No. 17 Tahun 2001 berlaku

Ditetapkan: 2001-01-01

Pasal 1

Ayat (1)
Huruf a
Cukup jelas
Huruf b …
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Huruf b
Penerimaan pembangunan tersebut tediri dari bantuan program dan bantuan
proyek.
Ayat (2)
Cukup jelas
Ayat (3)
Rincian pendapatan Negara dimaksud adalah sebagai berikut:
RINCIAN PENERIMAAN DALAM NEGERI
TAHUN ANGGARAN 1999/2000
Penerimaan perpajakan
Rp112.904.813.566.055,00
Pajak Penghasilan (PPH)
Pajak Pertambahan Nilai Barang
Rp 59.682.747.737.521,00
dan Jasa dan Pajak
320Pajak Bumi dan Bangunan dan Bea
Perolehan Hak atas Tanah dan
Bangunan (PBB dan BPHTB)
Rp 4.107.266.648.375,00
Bea masuk
Rp 4.176.990.000.000,00
Cukai
Rp 10.331.219.000.000,00
Pungutan (pajak) ekspor
Rp
858.596.881.718,00
Bea meterai
Rp
610.944.298.441,00
Penerimaan dari sektor minyak bumi
dan gas alam
Rp 58.481.565.939.589,00
Penerimaan minyak bumi
Rp 38.023.750.597.796,00
Penerimaan gas alam
Rp 20.457.815.341.793,00
Penerimaan …
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Penerimaan Negara Bukan Pajak
Rp 33.046.237.741.172,00
Pendapatan pendidikan
Rp
8.554.086.690,00
Uang pendidikan
Rp
5.382.956.308,00
Uang ujian masuk, kenaikan
tingkat, dan akhir pendidikan
Rp
2.415.522.731,00
Uang ujian menjalankan praktek
Rp
18.054.000,00
Penerimaan pendidikan lainnya
Rp
737.553.651,00
Pendapatan pendidikan swadana
Rp
445.223.197.257,00
Pendapatan pendidikan swadana
Rp
445.223.197.257,00
Penjualan hasil produksi dan
sitaan
Rp
39.922.893.909,00
Penjualan hasil pertanian dan
perkebunan
Rp
2.828.780.379,00
Penjualan hasil peternakan
Rp
77.184.642,00
Penjualan hasil perikanan
Rp
13.048.032,00
Penjualan hasil sitaaan
Rp
8.582.266.531,00
Penjualan obat-obatan dan hasil
farmasi lainnya
Rp
2.859.040.800,00
Penjualan penerbitan, film, dan
hasil cetakan lainnya
Rp
136.305.225,00
Penjualan dokumen-dokumen
pelelangan
Rp
16.886.444.953,00
Penjualan lainnya
Rp
8.539.823.347,00
Penjualan aset tetap
Rp
61.676.859.826,00
Penjualan rumah, gedung, bangunan,
dan tanah
Rp
6.028.123.734,00
Penjualan kendaraan bermotor
Rp
629.873.201,00
Penjualan sewa beli
Rp
28.631.396.390,00
Penjualan aset lainnya yang
berlebih, rusak, dan dihapuskan
Rp
26.387.466.501,00
Pendapatan sewa
Rp
10.543.603.989,00
Sewa rumah dinas, dan rumah negeri
Rp
5.077.840.053,00
Sewa gedung, bangunan, dan gudang
Rp
2.162.865.242,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Sewa benda-benda bergerak
Rp
2.214.560.561,00
0539 Sewa …
Sewa benda-benda tak bergerak
lainnya
Rp
1.088.338.133,00
Pendapatan jasa I
Rp
571.493.560.862,00
Pendapatan rumah sakit dan
instansi kesehatan lainnya
Rp
58.374.126.751,00
Pendapatan tempat hiburan, taman,
dan museum
Rp
654.601.081,00
Pendapatan surat keterangan,
visa paspor, SIM, STNK, dan BPKB
Rp
215.215.701.310,00
Pendapatan sertifikat pendaftaran
tanah
Rp
40.610.181.005,00
Pendapatan hak dan perizinan
Rp
203.603.681.796,00
Pendapatan sensor, karantina,
pengawasan, dan pemeriksaan
Rp
4.403.148.194,00
Pendapatan jasa tenaga, jasa
pekerja
Rp
25.206.543.849,00
Pendapatan jasa kantor urusan
agama
Rp
4.579.659.021,00
Pendapatan jasa bandar udara dan
pelabuhan
Rp
18.845.917.855,00
Pendapatan jasa II
Rp 1.472.279.801.740,00
Pendapatan jasa lembaga keuangan
(jasa giro)
Rp
95.355.060.306,00
Pendapatan iuran hasil hutan,
hasil laut, royalti dan denda
Rp
892.948.554.640,00
Pendapatan iuran lelang untuk
fakir miskin
Rp
8.136.634.622,00
Pendapatan jasa kantor catatan
sipil
Rp
5.746.746.209,00
Pendapatan biaya penagihan pajak-
pajak Negara dengan Surat Paksa
Rp
2.516.947.540,00
Pendapatan uang pewarganegaraan
Rp
8.397.147.473,00
Bea lelang
Rp
82.496.128.126,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Pendapatan biaya pengurusan
piurang Negara dan lelang Negara
Rp
42.156.046.314,00
0559 Pendapatan …
Pendapatan jasa lainnya
Rp
344.526.536.510,00
Pendapatan rutin dari luar negeri
Rp
237.816.145.690,00
Penerimaan rutin luar negeri
lainnya
Rp
237.816.145.690,00
Pendapatan penjualan, sewa dan
jasa swadana
Rp 1.650.175.105.331,00
Pendapatan penjualan swadana
Rp
6.513.458.897,00
Pendapatan swa swadana
Rp
951.080.862,00
Pendapatan jasa swadana
Rp 1.642.710.565.572,00
Pendapatan kejaksaan dan peradilan
Rp
29.362.134.034,00
Legalisasi tanda tangan
Rp
117.675.854,00
Pengesahan surat di bawah tangan
Rp
21.217.143,00
Uang meja (legas) dan upah pada
panitera badan peradilan
Rp
780,272,881,00
Hasil denda, denda tilang dan
sebagainya
Rp
12.514.529.574,00
Ongkos perkara
Rp
1.179.230.525,00
Penerimaan kejaksaan dan peradilan
lainnya
Rp
14.749.208.057,00
Pendapatan dari investasi
Rp 8.541.348.144.170,00
Bagian laba dari BUMN
Rp 5.430.448.144.170,00
Pelunasan piutang (penerimaan
kembali pinjaman)
Rp 3.110.900.000.000,00
Pendapatan kembali belanja tahun
anggaran berjalan
Rp
210.133.222.796,00
Penerimaan kembali belanja pegawai
pusat
Rp
17.014.730.427,00
Penerimaan kembali belanja
pegawai daerah otonom
Rp
13.093.888.907,00
Penerimaan kembali belanja pensiun
Rp
56.108.588.471,00
Penerimaan kembali belanja rutin
lainnya
Rp
104.131.027.428,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Penerimaan kembali belanja
pembangunan rupiah lainnya
Rp
19.784.987.563,00
0820 Pendapatan …
Pendapatan kembali belanja tahun
anggaran yang lalu
Rp
63.477.251.235,00
Penerimaan kembali belanja
pegawai pusat
Rp
6.733.900.695,00
Penerimaan kembali belanja
pegawai daerah otonom
Rp
1.797.758.322,00
Penerimaan kembali belanja
pensiun
Rp
14.361.527.993,00
Penerimaan kembali belanja
rutin lainnya
Rp
5.433.366.708,00
Penerimaan kembali belanja
pembangunan rupiah lainnya
Rp
35.150.697.517,00
Pendapatan lain-lain swadana
Rp
12.719.179.221,00
Pendapatan lain-lain swadana
Rp
12.719.179.221,00
Pendapatan lain-lain
Rp 19.691.512.554.422,00
Penerimaan kembali persekot, uang
muka gaji
Rp
2.343.251.274,00
Penerimaan denda keterlambatan
penyelesaian pekerjaan
Rp
22.351.706.762,00
Penerimaan kembali, ganti rugi
atas kerugian yang diderita oleh
Negara
Rp
10.810.956.803,00
Penerimaan kembali perhitungan
sisa lebih subsidi gaji PNS
daerah otonom berdasarkan SPM
nihil KPKN
Rp
1.803.379.644,00
Penerimaan hasil penjualan saham
Pemerintah pada BUMN
Rp 3.727.189.531.167,00
Pendapatan anggaran lainnya
Rp 15.927.013.728.772,00
JUMLAH
Rp204.432.617.246.816,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
RINCIAN …
RINCIAN PENERIMAAN LUAR NEGERI
TAHUN ANGGARAN 1999/2000
Pinjaman Program
Rp 25.200.896.518.907,00
Pinjaman Proyek
Rp 24.383.103.382.553,00
JUMLAH
Rp 49.583.999.901.460,00

Pasal 2

Ayat (1)
Cukup jelas
Ayat (2)
Rincian belanja negara dimaksud adalah sebagai berikut:
RINCIAN PENGELUARAN RUTIN
TAHUN ANGGARAN 1999/2000
SEKTOR
01.1
Subsektor Industri
Rp
93.996.947.844,00
Jumlah Sektor Industri
Rp
93.996.947.844,00
SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN
02.1
Subsektor Pertanian
Rp
279.818.243.139,00
02.2
Subsektor Kehutanan
Rp
672.390.476.684,00
Jumlah Sektor Pertanian dan
Kehutanan
Rp
952.208.719.823,00
SEKTOR PENGAIRAN
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
03.1
Subsektor Pengembangan Sumber
Daya Air
Rp
17.472.282.693,00
03.2
Subsektor Irigasi
Rp
22.280.240.126,00
Jumlah Sektor Pengairan
Rp
39.752.522.819,00
04 SEKTOR …
SEKTOR TENAGA KERJA
04.1
Subsektor Tenaga Kerja
Rp
365.274.393.288,00
Jumlah Sektor Tenaga Kerja
Rp
365.274.393.288,00
SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN
USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN
KOPERASI
05.1
Subsektor Perdagangan Dalam Negeri
Rp
87.229.458.497,00
05.2
Subsektor Perdagangan Luar Negeri
Rp
64.543.962.771.00
05.4
Subsektor Keuangan
Rp120.220.381.572.312,00
05.5
Subsektor Koperasi dan Pengusaha
Kecil
Rp
135.151.866.037,00
Jumlah Sektor Perdagangan,
Pengembangan Usaha Nasional,
Keuangan dan Koperasi
Rp120.507.306.859.617,00
SEKTOR TRANSPORTASI, METROLOGI
DAN GEOFISIKA
06.1
Subsektor Prasarana jalan
Rp
30.687.887.986,00
06.2
Subsektor Transportasi Darat
Rp
35.344.449.723,00
06.3
Subsektor Transportasi Laut
Rp
211.001.313.871,00
06.4
Subsektor Transportasi Udara
Rp
73.661.953.487,00
06.5
Subsektor Metrologi, Geofisika,
Pencarian dan Penyelamatan (SAR)
Rp
65.172.705.514,00
Jumlah Sektor Transportasi,
Meteorologi dan Geofisika
Rp
415.868.310.581,00
SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI
07.1
Subsektor Pertambangan
Rp
503.207.988.195,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
07.2
Subsektor Energi
Rp
6.525.511.394,00
Jumlah Sektor Pertambangan dan
Energi
Rp
509.733.499.589,00
08 SEKTOR …
SEKTOR PARIWISATA, POS DAN
TELEKOMUNIKASI
08.1
Subsektor Pariwisata
Rp
26.162.984.340,00
08.2
Subsektor Energi
Rp
111.778.723.111,00
Jumlah Sektor Pariwisata, Pos
dan Telekomunikasi
Rp
137.941.707.451,00
SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN
TRANSMIGRASI
09.1
Subsektor Pembangunan Daerah
Rp 17.645.076.940.935,00
09.2
Subsektor Transmigrasi dan
dan Pemukiman Perambah Hutan
Rp
99.614.334.724,00
Jumlah Sektor Pembangunan Daerah
dan Transmigrasi
Rp 17.744.691.275.659,00
SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN TATA RUANG
10.1
Subsektor Lingkungan Hidup
Rp
12.111.359.928,00
10.2
Subsektor Tata Ruang
Rp
290.080.584.091,00
Jumlah Sektor Lingkungan Hidup dan
Tata Ruang
Rp
302.191.944.019,00
12.
SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN NASIONAL,
KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA,
PEMUDA DAN OLAH RAGA
11.1
Subsektor Pendidikan
Rp 6.513.296.225.676,00
11.2
Subsektor Pendidikan Luar Sekolah
dan Kedinasan
Rp
447.318.765.844,00
12.4
Subsektor Kebudayaan Nasional dan
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Kepercayaan
Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Rp
115.975.499.681,00
11.4
Subsektor Pemuda dan Olah Raga
Rp
10.991.995.886,00
Jumlah Sektor Pendidikan,
Kebudayaan Nasional, Kepercayaan
Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
Pemuda dan Olah Raga
Rp 7.087.582.487.187,00
12 SEKTOR …
SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA
SEJAHTERA
12.1
Subsektor Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Rp
463.304.317.609,00
Jumlah Sektor Kependudukan dan
Keluarga Sejahtera
Rp
463.304.317.609,00
SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL,
KESEHATAN, PERANAN WANITA, ANAK
DAN REMAJA
13.1
Subsektor Kesejahteraan Sosial
Rp
171.899.832.840,00
13.2
Subsektor Kesehatan
Rp
752.943.790.345,00
Jumlah Sektor Kesejahteraan
Sosial Kesehatan, Peranan Wanita,
Anak dan Remaja
Rp
924.843.623.185,00
SEKTOR PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN
14.1
Subsektor Perumahan dan Permukiman
Rp
18.559.489.932,00
14.2
Subsektor Penataan Kota dan
Bangunan
Rp
6.501.035.864,00
Jumlah Sektor Perumahan dan
Permukiman
Rp
25.060.525.796,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
SEKTOR AGAMA
15.1
Subsektor Pelayanan Kehidupan
Beragama
Rp
296.875.938.607,00
15.2
Subsektor Pembinaan Pendidikan
Agama
Rp 1.474.735.488.339,00
Jumlah Sektor Agama
Rp 1.771.611.426.946,00
16 SEKTOR …
SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI
16.2
Subsektor Ilmu Pengetahuan
Terapan dan Dasar
Rp
297.076.708.424,00
20.3
Subsektor Kelembagaan Prasarana
dan Sarana Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi
Rp
44.181.492.917,00
16.5
Subsektor Kedirgantaraan
Rp
2.617.646.326,00
16.6
Subsektor Sistem Informasi dan
Statistik
Rp
143.519.833.326,00
Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi
Rp
SEKTOR HUKUM
17.1
Subsektor Pembinaan Hukum Nasional
Rp
848.704.484.408,00
17.2
Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum
Rp
160.390.320.898,00
Jumlah Sektor Hukum
Rp 1.009.094.805.306,00
SEKTOR APARATUR NEGARA DAN PENGAWASAN
18.1
Subsektor Aparatur Negara
Rp 4.454.138.228.831,00
18.2
Subsektor Pendayagunaan Sistem dan
Pelaksanaan Pengawasan
Rp
386.842.654.875,00
Jumlah Sektor Aparatur Negara dan
Pengawasan
Rp 4.840.980.883.706,00
SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR NEGERI,
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
PENERANGAN, KOMUNIKASI DAN MEDIA MASSA
19.1
Subsektor Politik
Rp
120.985.213.877,00
19.2
Subsektor Hubungan Luar Negeri
Rp 1.798.026.054.556,00
19.3
Subsektor Penerangan, Komunikasi
dan Media Massa
Rp
654.595.507.568,00
Jumlah Sektor Politik, Hubungan
Luar Negeri, Penerangan,
Komunikasi dan Media Massa
Rp 2.573.606.776.001,00
20 SEKTOR …
SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN
20.2
Subsektor ABRI
Rp 9.921.226.265.000,00
20.3
Subsektor Pendukung
Rp
Jumlah Sektor Pertahanan dan
Keamanan
Rp 9.921.226.265.000,00
JUMLAH
Rp170.173.672.972.419,00
RINCIAN PENGELUARAN PEMBANGUNAN
PEMBIAYAAN RUPIAH
TAHUN ANGGARAN 1999/2000
SEKTOR INDUSTRI
01.1
Subsektor Industri
Rp
237.759.143.529,00
Jumlah Sektor Industri
Rp
237.759.143.529,00
SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN
02.1
Subsektor Pertanian
Rp 1.901.959.875.149,00
02.2
Subsektor Kehutanan
Rp
17.482.353.525,00
Jumlah Sektor Pertanian Dan
Kehutanan
Rp 1.919.442.228.674,00
SEKTOR PENGAIRAN
03.1
Subsektor Pengembangan Sumber
Daya Air
Rp
331.549.562.056,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
03.2
Subsektor Irigasi
Rp
735.273.395.964,00
Jumlah Sektor Pengairan
Rp 1.066.822.958.020,00
SEKTOR TENAGA KERJA
04.1
Subsektor Tenaga Kerja
Rp
117.236.774.736,00
Jumlah Sektor Tenaga Kerja
Rp
117.236.774.736,00
05 SEKTOR …
08.
SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN
USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN
KOPERASI
05.1
Subsektor Perdagangan Dalam Negeri
Rp
28.502.748.030,00
05.2
Subsektor Perdagangan Luar Negeri
Rp
50.709.403.964,00
05.3
Subsektor Pengembangan Usaha
Nasional
Rp 3.117.870.562.497,00
05.4
Subsektor Keuangan
Rp 22.534.755.292.840,00
05.5
Subsektor Koperasi dan Pengusaha
Kecil
Rp 1.096.066.016.850,00
Jumlah Sektor Perdagangan,
Pengembangan Usaha Nasional,
Keuangan dan Koperasi
Rp 26.827.904.024.181,00
SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI
DAN GEOFISIKA
06.1
Subsektor Prasarana Jalan
Rp
741.612.502.336,00
06.2
Subsektor Transportasi Darat
Rp
185.939.327.837,00
06.3
Subsektor Transportasi Laut
Rp
134.340.806.275,00
06.4
Subsektor Transportasi Udara
Rp
145.370.406.689,00
06.5
Subsektor Meteorologi, Geofisika,
Pencarian dan Penyelamatan (SAR)
Rp
17.962.027.430,00
Jumlah Sektor Transportasi,
Meteorologi dan Geofisika
Rp 1.225.225.070.567,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI
07.1
Subsektor Pertambangan
Rp
48.316.920.548,00
07.2
Subsektor Energi
Rp
695.606.075.384,00
Jumlah Sektor Pertambangan dan
Energi
Rp
743.922.995.932,00
08 SEKTOR …
SEKTOR PARIWISATA, POS DAN TELEKOMUNIKASI
08.1
Subsektor Pariwisata
Rp
51.960.421.953,00
08.2
Subsektor Pos dan Telekomunikasi
Rp
17.572.453.352,00
Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan
Telekomunikasi
Rp
69.532.875.305,00
SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN
TRANSMIGRASI
09.1
Subsektor Pembangunan Daerah
Rp 13.301.441.652.677,00
09.2
Subsektor Transmigrasi dan
Pemukiman Perambah Hutan
Rp
861.262.095.301,00
Jumlah Sektor Pembangunan Daerah
dan Transmigrasi
Rp 14.162.703.747.978,00
SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN
TATA RUANG
10.1
Subsektor Lingkungan Hidup
Rp
469.648.323.875,00
10.2
Subsektor Tata Ruang
Rp
64.146.872.578,00
Jumlah Sektor Lingkungan Hidup
dan Tata Ruang
Rp
533.795.196.453,00
11.
SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN
NASIONAL, KEPERCAYAAN TERHADAP
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
TUHAN YANG MAHA ESA, PEMUDA DAN
OLAH RAGA
11.1
Subsektor Pendidikan
Rp 3.497.374.928.330,00
11.2
Subsektor Pendidikan Luar Sekolah
dan Kedinasan
Rp
205.731.522.558,00
11.4
Subsektor Kebudayaan Nasional dan
Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang
Maha Esa
Rp
60.031.259.327,00
11.4
Subsektor Pemuda dan Olah Raga
Rp
60.531.342.635,00
Jumlah Sektor Pendidikan,
Kebudayaan Nasional, Kepercayaan
Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
Pemuda dan Olah Raga
Rp 3.823.669.052.850,00
12 SEKTOR …
SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA
SEJAHTERA
12.1
Subsektor Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Rp
230.444.271.441,00
Jumlah Sektor Kependudukan dan
Keluarga Sejahtera
Rp
230.444.271.441,00
SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL,
KESEHATAN, PERANAN WANITA, ANAK
DAN REMAJA
13.1
Subsektor Kesejahteraan Sosial
Rp
304.214.293.694,00
13.2
Subsektor Kesehatan
Rp 1.549.493.971.523,00
13.3
Subsektor Peranan Wanita, Anak
dan Remaja
Rp
558.497.572.009,00
Jumlah Sektor Kesejahteraan
Sosial, Kesehatan, Peranan Wanita,
Anak dan Remaja
Rp 2.412.205.837.226,00
SEKTOR PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
14.1
Subsektor Perumahan dan
Permukiman
Rp 1.297.968.319.415,00
14.2
Subsektor Penataan Kota dan
Bangunan
Rp
13.340.856.063,00
Jumlah Sektor Perumahan dan
Permukiman
Rp 1.311.309.175.478,00
SEKTOR AGAMA
15.1
Subsektor Pelayanan Kehidupan
Beragama
Rp
46.448.298.573,00
15.2
Subsektor Pembinaan Pendidikan
Agama
Rp
265.009.380.174,00
Jumlah Sektor Agama
Rp
311.457.678.747,00
16 SEKTOR …
SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI
16.1
Subsektor Teknik Produksi dan
Teknologi
Rp
159.892.122.441,00
16.2
Subsektor Ilmu Pengetahuan
Terapan dan Dasar
Rp
55.902.435.094,00
16.3
Subsektor Kelembagaan Prasarana
dan Sarana Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi
Rp
62.399.635.434,00
16.4
Subsektor Kelautan
Rp
54.565.153.442,00
16.5
Subsektor Kedirgantaraan
Rp
32.062.266.766,00
16.6
Subsektor Sistem Informasi dan
Statistik
Rp
164.397.860.409,00
Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi
Rp
529.219.473.586,00
SEKTOR HUKUM
17.1
Subsektor Pembinaan Hukum Nasional
Rp
14.983.723.996,00
17.2
Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum
Rp
48.351.865.014,00
17.3
Subsektor Sarana dan Prasarana
Hukum
Rp
129.634.109.357,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Jumlah Sektor Hukum
Rp
192.969.698.367,00
SEKTOR APARTUR NEGARA DAN
PENGAWASAN
18.1
Subsektor Aparatur Negara
Rp
457.615.285.676,00
18.2
Subsektor Pendayagunaan Sistem
dan Pelaksanaan Pengawasan
Rp
29.433.046.142,00
Jumlah Sektor Aparatur Negara
dan Pengawasan
Rp
487.048.331.818,00
19 SEKTOR …
SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR
NEGERI, PENERANGAN, KOMUNIKASI
DAN MEDIA MASSA
19.1
Subsektor Politik
Rp
7.125.562.382,00
19.2
Subsektor Hubungan Luar Negeri
Rp
29.244.854.466,00
19.3
Subsektor Penerangan, Komunikasi
dan Media Massa
Rp
91.081.397.598,00
Jumlah Sektor Politik, Hubungan
Luar Negeri, Penerangan,
Komunikasi dan Media Massa
Rp
127.451.814.446,00
SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN
20.1
Subsektor Rakyat Terlatih dan
Perlindungan Masyarakat
Rp
20.2
Subsektor ABRI
Rp
605.141.988.428,00
20.3
Subsektor Pendukung
Rp
583.120.747.957,00
Jumlah Sektor Pertahanan dan
Keamanan
Rp
JUMLAH
Rp 57.518.383.085.719,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
RINCIAN PENGELUARAN PEMBANGUNAN
PEMBIAYAAN PROYEK
TAHUN ANGGARAN 1999/2000
SEKTOR INDUSTRI
01.1
Subsektor Industri
Rp
250.139.748.178,00
Jumlah Sektor Industri
Rp
250.139.748.178,00
SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN
02.1
Subsektor Pertanian
Rp 1.459.216.593.402,00
02.2
Subsektor Kehutanan
Rp
23.465.002.711,00
Jumlah Sektor Pertanian Dan
Kehutanan
Rp 1.482.681.596.113,00
03 SEKTOR …
SEKTOR PENGAIRAN
03.1
Subsektor Pengembangan Sumber
Daya Air
Rp 1.225.373.788.087,00
03.2
Subsektor Irigasi
Rp 1.124.168.243.244,00
Jumlah Sektor Pengairan
Rp 2.349.542.031.331,00
SEKTOR TENAGA KERJA
04.1
Subsektor Tenaga Kerja
Rp
170.481.951.687,00
Jumlah Sektor Tenaga Kerja
Rp
170.481.951.687,00
07.
SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN
USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN
KOPERASI
05.1
Subsektor Perdagangan Dalam
Negeri
Rp
76.159.257.453,00
05.2
Subsektor Perdagangan Luar Negeri
Rp
2.609.995.480,00
05.3
Subsektor Pengembangan Usaha
Nasional
Rp
8.785.326.614,00
05.4
Subsektor Keuangan
Rp 1.413.236.451.246,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
05.5
Subsektor Koperasi dan Pengusaha
Kecil
Rp
44.063.978.854,00
Jumlah Sektor Perdagangan,
Pengembangan Usaha Nasional,
Keuangan dan Koperasi
Rp 1.544.855.009.647,00
SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI
DAN GEOFISIKA
06.1
Subsektor Prasarana Jalan
Rp 3.220.701.186.984,00
06.2
Subsektor Transportasi Darat
Rp
711.076.578.792,00
06.3
Subsektor Transportasi Laut
Rp
82.047.714.052,00
06.4
Subsektor Transportasi Udara
Rp
73.531.323.545,00
06.5
Subsektor Meteorologi, Geofisika,
Pencarian dan Penyelamatan (SAR)
Jumlah Sektor Transportasi,
Meteorologi dan Geofisika
Rp 4.087.356.803.373,00
07 SEKTOR …
SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI
07.1
Subsektor Pertambangan
Rp
112.787.200,00
07.2
Subsektor Energi
Rp 2.192.906.256.723,00
Jumlah Sektor Pertambangan dan
Energi
Rp 2.193.019.043.923,00
SEKTOR PARIWISATA, POS DAN
TELEKOMUNIKASI
08.1
Subsektor Pariwisata
Rp
08.2
Subsektor Pos dan Telekomunikasi
Rp
868.476.979.409,00
Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan
Telekomunikasi
Rp
868.476.979.409,00
SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN
TRANSMIGRASI
09.1
Subsektor Pembangunan Daerah
Rp 1.920.401.041.057,00
09.2
Subsektor Transmigrasi dan
Pemukiman Perambah Hutan
Rp
554.649.143,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Jumlah Sektor Pembangunan Daerah
dan Transmigrasi
Rp 1.920.955.690.200,00
SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN
TATA RUANG
10.1
Subsektor Lingkungan Hidup
Rp
245.629.569.188,00
10.2
Subsektor Tata Ruang
Rp
57.717.693.987,00
Jumlah Sektor Lingkungan Hidup
dan Tata Ruang
Rp
303.347.263.175,00
SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN
NASIONAL, KEPERCAYAAN TERHADAP
TUHAN YANG MAHA ESA, PEMUDA DAN
OLAH RAGA
11.1
Subsektor Pendidikan
Rp 3.652.972.445.851,00
11.2
Subsektor Pendidikan Luar Sekolah
dan Kedinasan
Rp
32.816.215.184,00
11.3 Subsektor …
11.3
Subsektor Kebudayaan Nasional dan
Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang
Maha Esa
Rp
17.200.000,00
11.4
Subsektor Pemuda dan Olah Raga
Rp
893.709.002,00
Jumlah Sektor Pendidikan,
Kebudayaan Nasional, Kepercayaan
Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
Pemuda dan Olah Raga
Rp 3.686.699.570.037,00
SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA
SEJAHTERA
12.1
Subsektor Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Rp
94.083.650.765,00
Jumlah Sektor Kependudukan dan
Keluarga Sejahtera
Rp
94.083.650.765,00
SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL,
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
KESEHATAN, PERANAN WANITA,
ANAK DAN REMAJA
13.1
Subsektor Kesejahteraan Sosial
Rp
287.359.739.998,00
13.2
Subsektor Kesehatan
Rp 2.096.119.633.025,00
13.3
Subsektor Peranan Wanita, Anak
dan Remaja
Rp
889.684.940,00
Jumlah Sektor Kesejahteraan
Sosial, Kesehatan, Peranan Wanita,
Anak dan Remaja
Rp 2.384.369.057.963,00
SEKTOR PERUMAHAN DAN PERMUKAAN
14.1
Subsektor Perumahan dan Permukiman
Rp 1.661.827.024.734,00
14.2
Subsektor Penataan Kota dan
Bangunan
Rp
5.705.027.924,00
Jumlah Sektor Perumahan dan
Permukiman
Rp 1.667.532.052.658,00
15 SEKTOR …
SEKTOR AGAMA
15.1
Subsektor Pelayanan Kehidupan
Beragama
Rp
973.054.021,00
15.2
Subsektor Pembinaan Pendidikan
Agama
Rp
100.104.142.459,00
Jumlah Sektor Agama
Rp
101.077.196.480,00
SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI
16.1
Subsektor Teknik Produksi dan
Teknologi
Rp
144.494.513.443,00
16.2
Subsektor Ilmu Pengetahuan
Terapan dan Dasar
Rp
16.792.584.754,00
16.3
Subsektor Kelembagaan Prasarana
dan Sarana Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi
Rp
15.883.049.943,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
16.4
Subsektor Kelautan
Rp
1.178.905.497,00
16.5
Subsektor Kedirgantaraan
Rp
4.860.575.862,00
16.6
Subsektor Sistem Informasi dan
Statistik
Rp
1.358.542.888,00
Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi
Rp
184.568.172.387,00
SEKTOR HUKUM
17.3
Subsektor Sarana dan Prasarana
Hukum
Rp
3.179.650.555,00
Jumlah Sektor Hukum
Rp
3.179.650.555,00
SEKTOR APARATUR NEGARA DAN PENGAWASAN
18.1
Subsektor Aparatur Negara
Rp
363.027.057.522,00
18.2
Subsektor Pendayagunaan Sistem
dan Pelaksanaan Pengawasan
Rp
10.309.884.990,00
Jumlah Sektor Aparatur Negara dan
Pengawasan
Rp
373.336.942.512,00
19 SEKTOR …
SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR NEGERI,
PENERANGAN, KOMUNIKASI DAN MEDIA MASSA
19.1
Subsektor Politik
Rp
5.079.380.328,00
19.3
Subsektor Penerangan, Komunikasi
dan Media Massa
Rp
168.740.834.890,00
Jumlah Sektor Politik, Hubungan
Luar Negeri, Penerangan,
Komunikasi dan Media Massa
Rp
168.740.834.890,00
SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN
20.2
Subsektor ABRI
Rp
518.047.748.225,00
20.3
Subsektor Pendukung
Rp
25.533.008.717,00
Jumlah Sektor Pertahanan dan
Keamanan
Rp
543.580.756.942,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
JUMLAH
RP 24.383.103.382.553,00

Pasal 3

Sisa Anggaran lebih sebesar Rp 1.941.457.707.585,00 (satu triliun sembilan ratus empat puluh
satu miliar empat ratus lima puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh ribu lima ratus delapan pulurh lima rupiah)
disebabkan oleh Realisasi Pendapatan Negara sebesar Rp 254.016.617.148.276,00 (dua ratus lima puluh
empat triliun enam belas miliar enam ratus tujuh belas juta seratus empat puluh delapan ribu dua ratus
tujuh puluh enam rupiah) dan Realisasi Belanja Negara sebesar Rp 252.075.159.440.691,00 (dua ratus
lima puluh dua triliun tujuh puluh lima miliar seratus lima puluh sembilan juta empat ratus empat puluh ribu
enam ratus sembilan puluh satu rupiah).

Pasal 4

Undang-undang ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan.
Agar
setiap
orang
mengetahuinya,
memerintahkan
pengundangan
Undang-undang
ini
dengan
penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.
Disahkan di Jakarta
pada tanggal 6 Agustus 2001
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
MEGAWATI SOEKARNOPUTRI
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 6 Agustus 2001
SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
MUHAMMAD MAFTUH BASYUNI
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2001 NOMOR 113
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
PENJELASAN
ATAS
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 17 TAHUN 2001
TENTANG
PERHITUNGAN ANGGARA NEGARA
TAHUN ANGGARAN 1999/2000
I.
UMUM
Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1999/2000 setelah diperiksa oleh Badan
Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk
memenuhi kewajiban melaksanakan perhitungan dan pertanggungjawaban Pemerintah atas
pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1999/2000, sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 12 Undang-undang Nomor 7 tahun 1999 tentang Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara Tahun Anggaran 1999/2000.
Dalam Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1999/2000 tersebut terdapat Sisa
Anggaran Lebih sbesar Rp 1.941.457.707.585,00 (satu triliun sembilan ratus empat puluh satu miliar
empat ratus lima puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh ribu lima ratus delapan puluh lima rupiah).
Sisa Anggaran Lebih kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 1998/1999 sebesar Rp.
12.751.097.373.220,00 (dua belas triliun tujuh ratus lima puluh satu miliar sembilan puluh tujuh juta
tiga ratus tujuh puluh tiga ribu dua ratus dua puluh rupiah).
Sisa Anggaran Lebih Kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 1999/2000 menjadi
sebesar Rp 14.692.555.080.805,00 (empat belas triliun enam ratus sembilan puluh dua miliar lima
ratus lima puluh lima juta delapan puluh ribu delapan ratus lima rupiah).
Jumlah Sisa Anggaran Lebih kumulatif tersebut termasuk Cadangan Anggaran
Pembangunan (CAP) sebesar Rp 1.730.000.000.000,00 (satu triliun tujuh ratus tiga puluh miliar
rupiah).
PASAL DEMI PASAL