Bagian VIIIA (Kementerian Perhubungan) dari anggaran Republik
Indonesia untuk tahun-tahun dinas 1952 dan 1953 ditetapkan seperti berikut:
## BAB I (Pengeluaran)
8A.1 Kementerian dan pengeluaran
umum..................... 217 338 100 71 627 700
8A.3 Bank Tabungan Pos........... 7 477 900 3 937 000
8A.4 Jawatan Meteorologi dan
Geophisik................... 4 355 000 4 682 400
8A.5 Lalu-lintas Darat dan Sungai 63 656 100 52 034 600
Penerbangan Sipil........... 99 226 200 129 620 800
8A.7 Jawatan Pelabuhan dan
Pengerukan............... 126 541 000 55 409 300
8A.8 Hotel dan Tourisme.......... 107 000 55 500
8A.8A Penerangan dan Hubungan
Umum................ 212 700 233 800
---
8A.9 Pengeluaran tidak tersangka 2 000 000 7 300 000
------------ -----------
Jumlah.......... 520 914 000 324 901 100
126
1952: Lima ratus dua puluh juta sembilan ratus empat belas ribu rupiah.
1953: Tiga ratus dua puluh empat juta sembilan ratus satu ribu seratus rupiah.
## BAB II (Penerimaan)
8A.1.1 Pendapatan berhubung dengan kapal-kapal yang diusahakan.
8A.1.1.1 Pendapatan pengusahaan kapal yang diusahakan oleh
Pemerintah.
8A.1.1A Pendapatan Perkembangan Pelayaran Bermotor setempat di
Indonesia.
8A.1.1A. 1 Pendapatan Perkembangan Pelayaran Bermotor setempat di
Indonesia.
8A.1.1B Pembayaran kembali berhubung dengan perlengkapan dalam
organisasi "Aannemersstand" Indonesia sendiri.
8A.1.1B. 1 Pembayaran kembali berhubung dengan perlengkapan dalam
organisasi "Aannemersstand" Indonesia sendiri.
8A.1.2 Pembelian dan persediaan barang-barang teknik.
8A.1.2. 1 Perhitungan belanja pegawai dengan "Nirtio" dalam likwidasi.
2 Perhibungan belanja barang dengan "Nirtio" dalam likwidasi.
3 Penerimaan dari cadangan-cadangan "Nirtio" karena pengoperan
risiko.
4 Perhitungan dan penerimaan karena mengurus barang-barang.
5 Perhitungan tentang pengeluaran serap.
6 Pembayaran kembali ongkos perbaikan gudang-gudang partikelir
dan pendapatan uang sewa.
8A.1.2A Hasil-hasil eksploitasi TAB/Nirtio yang menyusul.
8A.1.2A. 1 Hasil-hasil Eksploitasi TAB/Nirtio yang menyusul.
8A.1.4 Dinas Umum
8A.1.4. 1 Pembayaran kembali persekot-persekot gaji atau lain-lain
pendapatan.
2 Pembayaran kembali ongkos makan dan keperluan lain-lain
untuk pegawai.
3 Perhitungan dengan lain-lain jawatan dan perusahaan untuk
ongkos pengangkutan, assuransi dan lain-lain buat pembelian di
luar negeri.
4 Penerimaan berhubung dengan menyewakan kendaraan-
---
kendaraan bermotor kepada para pegawai dari Kementerian
dan lain-lain.
5 Penerimaan berhubung dengan menyewakan perkakas kantor.
6 Pembayaran kembali ongkos perawatan dan penguburan.
8A.1.5 Bases.
8A.1.5.1 Penerimaan dari penjualan barang-barang bases.
8A.1.6 Nirtio.
8A.1.6.1 Pendapatan bersih dari Nirtio.
8A.3.1 Bank Tabungan Pos.
8A.3.1. 1 Pembayaran kembali oleh Bank Tabungan Pos dari uang yang
dikeluarkan untuk keperluan Bank tadi dan perhitungan-
perhitungan dari hutangnya tentang penggantian-penggantian
yang belum ditegaskan di lain-lain bagian.
8A.4.1 Jawatan Meteorologi dan Geophisik.
8A.4.1. 1 Penerimaan dari penjualan instrumen-instrumen dan blanko-
blanko dan pemberian advis-advis.
2 Bagian dari Penerbangan Sipil dalam Perongkosannya Jawatan
Meteorologi dan Geophisik.
3 Penerimaan berhadapan dengan pengeluaran mengenai
keperluan pegawai.
8A.5.1 Penerimaan Umum.
8A.5.1. 1 Penerimaan Umum.
2 Penerimaan lain-lain.
3 Penerimaan berhadapan dengan pengeluaran mengenai
keperluan pegawai.
8A.5.2 Penerimaan berhubung dengan pelaksanaan Undang-undang
Lalu-lintas.
8A.5.2. 1 Penerimaan berhubung dengan pelaksanaan Undang-undang
Lalu-lintas.
2 Penerimaan lain-lain.
3 Penerimaan berhadapan dengan pengeluaran mengenai
keperluan pegawai.
8A.5.3 Penerimaan MTD dalam likwidasi.
8A.5.3. 1 Penerimaan MTD dalam likwidasi.
2.
---
3 Penerimaan berhadapan dengan pengeluaran mengenai
keperluan pegawai.
8A.5.4 Penerimaan Panitia Pembagian Kendaraan Motor.
8A.5.4. 1 Penerimaan Panitia Pembagian Kendaraan Motor.
2
3 Penerimaan berhadapan dengan pengeluaran mengenai
keperluan pegawai.
8A.5.5 Penerimaan Panitia Angkutan.
8A.5.5. 1 Penerimaan Panitia Angkutan.
8A.5.6 Penerimaan Eksplotasi Angkutan Motor Republik Indonesia
(DAMRI dahulu).
8A.5.6. 1 Penerimaan Eksplotasi Angkutan Motor Republik Indonesia
(DAMRI dahulu).
2 Penerimaan lain-lain.
3 Penerimaan berhadapan dengan pengeluaran mengenai
keperluan pegawai.
8A.5.7 Perbengkelan dan pergudangan.
8A.5.7. 1 Penerimaan perbengkelan dan pergudangan.
8A.6.1 Penerbangan Sipil.
8A.6.1. 1 Penerimaan menurut "Peraturan Pengawasan Penerbangan"
Staatsblad 1936 Nr 426 Bab XIII (Surat-surat kecakapan,
percatatan dan kepangkatan di udara).
2 Uang pendaratan dan uang penempatan kapal-kapal udara.
3 Sewa bangunan-bangunan dan rumah-rumah makan.
4 Penerimaan dari alat-alat listrik yang dikeluarkan dari gudang
pusat untuk pemeliharaan dan pekerjaan-pekerjaan baru.
5 Penerimaan lain-lain dari Bagian Penerbangan Sipil.
8A.7.1 Perusahaan-pelabuhan.
8A.7.1. 1 Penerimaan dari Perusahaan-perusahaan Pelabuhan kecil.
8A.7.2 Pelabuhan-pelabuhan kecil bukan perusahaan.
8A.7.2. 1 Penerimaan dari pelabuhan-pelabuhan kecil bukan perusahaan.
8A.7.3 Perhitungan dengan Pelabuhan-pelabuhan dan Jawatan
pengerukan untuk penyerahan kepadanya atas barang-barang
yang dibeli dari pinjaman Eximbank.
8A.7.3. 1 Perhitungan dengan Pelabuhan-pelabuhan dan Jawatan
Pengerukan untuk penyerahan kepadanya atas barang-barang
yang dibeli dari pinjaman Eximbank.
8A.7.4 Jawatan Pengerukan.
---
8A.7.4. 1 Perhitungan untuk Jawatan Pengerukan.
8A.8.1 Bagian keuntungan dalam maskapai-maskapai partikelir.
8A.8.1. 1 Bagiannya Negara dalam keuntungan perusahaan dari lijn
Cirebon-Kadipaten dari Semarang-Cheribon Stoomtram
Maatschappij.
2 Bagian dalam keuntungan dari Nederlands Indische Spoorweg
Maatschappij dari lijn Semarang Vorstenlanden.
3 Pemberian oleh Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij
pada Negara berdasar pasal 89 dari perjanjian-konsesi dari lijn
Semarang Vorstenlanden.
8A.9.1 Penerimaan berasal dari eksploitasi tempat istirahat
Pemerintah.
8A.9.1. 1 Penerimaan berasal dari eksploitasi tempat istirahat
Pemerintah.
8A.10.1 Pembayaran kembali oleh maskapai-maskapai partikelir dari
modal-modal yang dikeluarkan oleh Negara pada waktu
mengadakan eksploitasi.
8A.10.1. Pembayaran kembali oleh maskapai-maskapai partikelir dari
modal-modal yang dikeluarkan oleh Negara pada waktu
mengadakan eksploitasi.
8A.11. 1 Penerimaan lain-lain.
8A.11.1. 1 Penerimaan lain-lain.
