Langsung ke konten

Keputusan Presiden Nomor 32 Tahun 1984 tentang SUSUNAN KEANGGOTAAN MAHKAMAH PELAYARAN

KEPPRES No. 32 Tahun 1984 berlaku

Pasal 1

(1) Keanggotaan Mahkamah Pelayaran terdiri dari :

a. Seorang Mualim :
sebagai Ketua Pelayaran Besar merangkap Anggota;

b. Lima orang Mualim: sebagai Anggota Pelayaran Besar

c. Dua orang Sarjana: sebagai Anggota Hukum

d. Dua orang Ahli Mesin:sebagai Anggota Kapal

e. Seorang Sarjana Hukum:sebagai Sekretaris bukan Anggota;

f. Seorang Sarjana Hukum:sebagai Sekretaris pengganti bukan Anggota.
(2) Pengangkatan dan pemberhentian Ketua, para Anggota, dan Sekretaris Mahkamah Pelayaran ditetapkan oleh Menteri Perhubungan.

Pasal 2

Apabila dalam pengisian jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf b dan huruf d tidak diperoleh tenaga-tenaga ahli yang masih berdinas aktif, Menteri Perhubungan dapat mengangkat pensiunanPegawai Negeri atau tenaga-tenaga ahli lainnya dalam pangkat dan keahlian yang sama.

Pasal 3

Apabila Ketua berhalangan menjalankan tugasnya, Mahkamah Pelayaran

memilih salah seorang Anggota untuk bertindak sebagai Ketua.

Pasal 4

Sebelum menjalankan tugasnya, para Anggota Mahkamah Pelayaran mengangkat sumpah atau janji di hadapan Menteri Perhubungan.

Pasal 5

Keputusan PRESIDEN mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 28 April 1984

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

SOEHARTO