Peraturan Badan Nomor 4 Tahun 2023 tentang PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN BADAN STANDARDISASI NASIONAL NOMOR 4 TAHUN 2021 TENTANG SKEMA PENILAIAN KESESUAIAN TERHADAP STANDAR NASIONAL INDONESIA SEKTOR PERTANIAN, PERKEBUNAN, PETERNAKAN, DAN PERIKANAN
Pasal 2
Skema Penilaian Kesesuaian terhadap SNI sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan meliputi Skema Penilaian Kesesuaian untuk produk:
a. pupuk SP-36 Plus Zn;
b. pupuk kalium sulfat;
c. dolomit;
d. Indonesian Good Aquaculture Practices (IndoGAP) bagian 1: cara pembenihan ikan yang baik (CPIB) dan cara budidaya ikan yang baik (CBIB);
e. Indonesian Good Aquaculture Practices (IndoGAP) bagian 2: cara pembuatan pakan ikan yang baik (CPPIB);
f. bahan baku pakan ternak;
g. pakan ternak;
h. bibit ternak;
i. semen ternak;
j. embrio sapi;
k. minyak kemiri;
l. minyak sawit;
m. biji kakao;
n. biji kopi;
o. tembakau;
p. benih tanaman pangan;
q. beras;
r. jagung;
s. kedelai;
t. pupuk kalsium nitrat;
u. pupuk kiseret;
v. pupuk borat;
w. pupuk urea amonium fosfat;
x. pupuk amonium klorida;
y. pupuk monoamonium fosfat;
z. pupuk tripel superfosfat plus-zn;
aa. pupuk diamonium fosfat;
ab. pupuk cair sisa proses asam amino;
ac. pupuk super fosfat tunggal;
ad. pupuk gipsum buatan;
ae. kapur untuk pertanian;
af.
pupuk organik padat;
ag. lada;
ah. casia INDONESIA;
ai.
lombok kering; dan aj.
Indonesian Good Agriculture Practices (IndoGAP) – tanaman pangan.
b. Ketentuan ayat (3) Pasal 3 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 3
(1) Kepala BSN MENETAPKAN Skema Penilaian Kesesuaian terhadap SNI sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2.
(2) Skema Penilaian Kesesuaian terhadap SNI sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. skema Sertifikasi produk pupuk SP-36 Plus Zn tercantum dalam Lampiran I;
b. skema Sertifikasi produk pupuk kalium sulfat tercantum dalam Lampiran II;
c. skema Sertifikasi produk dolomit tercantum dalam Lampiran III;
d. skema Sertifikasi Indonesian Good Aquaculture Practices (IndoGAP) bagian 1: cara pembenihan ikan yang baik (CPIB) dan cara budidaya ikan yang baik (CBIB) tercantum dalam Lampiran IV;
e. skema Sertifikasi Indonesian Good Aquaculture Practices (IndoGAP) bagian 2: cara pembuatan pakan ikan yang baik (CPPIB) tercantum dalam Lampiran V;
f. skema Sertifikasi produk bahan baku pakan ternak tercantum dalam Lampiran VI;
g. skema Sertifikasi produk pakan ternak tercantum dalam Lampiran VII;
h. skema Sertifikasi produk bibit ternak tercantum dalam Lampiran VIII;
i. skema Sertifikasi produk semen ternak tercantum dalam Lampiran IX;
j. skema Sertifikasi produk embrio sapi tercantum dalam Lampiran X;
k. skema Sertifikasi produk minyak kemiri tercantum dalam Lampiran XI;
l. skema Sertifikasi produk minyak sawit tercantum dalam Lampiran XII;
m. skema Sertifikasi produk biji kakao tercantum dalam Lampiran XIII;
n. skema Sertifikasi produk biji kopi tercantum dalam Lampiran XIV;
o. skema Sertifikasi produk tembakau tercantum dalam Lampiran XV;
p. skema Sertifikasi produk benih tanaman pangan tercantum dalam Lampiran XVI;
q. skema Sertifikasi produk beras tercantum dalam Lampiran XVII;
r. skema Sertifikasi produk jagung tercantum dalam Lampiran XVIII;
s. skema Sertifikasi produk kedelai tercantum dalam Lampiran XIX;
t. skema Sertifikasi produk pupuk kalsium nitrat tercantum dalam Lampiran XX;
u. skema Sertifikasi produk pupuk kiseret tercantum dalam Lampiran XXI;
v. skema Sertifikasi produk pupuk borat tercantum dalam Lampiran XXII;
w. skema Sertifikasi produk pupuk urea amonium fosfat tercantum dalam Lampiran XXIII;
x. skema Sertifikasi produk pupuk amonium klorida tercantum dalam Lampiran XXIV;
y. skema Sertifikasi produk pupuk monoamonium fosfat tercantum dalam Lampiran XXV;
z. skema Sertifikasi produk pupuk tripel superfosfat plus-Zn tercantum dalam Lampiran XXVI;
aa. skema Sertifikasi produk pupuk diamonium fosfat tercantum dalam Lampiran XXVII;
ab. skema Sertifikasi produk pupuk cair sisa proses asam amino tercantum dalam Lampiran XXVIII;
ac. skema Sertifikasi produk pupuk super fosfat tunggal tercantum dalam Lampiran XXIX;
ad. skema Sertifikasi produk pupuk gipsum buatan tercantum dalam Lampiran XXX;
ae. skema Sertifikasi produk kapur untuk pertanian tercantum dalam Lampiran XXXI;
af.
skema Sertifikasi produk pupuk organik padat tercantum dalam Lampiran XXXII;
ag. skema Sertifikasi produk lada tercantum dalam Lampiran XXXIII;
ah. skema Sertifikasi produk casia INDONESIA tercantum dalam Lampiran XXXIV;
ai.
skema Sertifikasi produk lombok kering tercantum dalam Lampiran XXXV; dan aj.
skema Sertifikasi Indonesian Good Agriculture Practices (IndoGAP) – tanaman pangan tercantum dalam Lampiran XXXVI, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Badan ini.
#### Pasal II
Peraturan Badan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Badan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 Februari 2023 KEPALA BADAN STANDARDISASI NASIONAL, ttd.
KUKUH S. ACHMAD Diundangkan di Jakarta pada tanggal 20 Februari 2023 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, ttd.
YASONNA H. LAOLY
