Langsung ke konten

Peraturan Menteri Nomor 55-pmk-010-2020 Tahun 2020 tentang PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN TERHADAP IMPOR PRODUK KAIN

PERMEN No. 55-pmk-010-2020 Tahun 2020 berlaku

Pasal 1

Terhadap barang impor berupa produk kain dikenakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan dengan ketentuan sebagai berikut:

No Pos Tarif Besaran Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan (Rupiah/Meter) Periode I (27 Mei 2020 – 8 November 2020) Periode II (9 November 2020 – 8 November 2021) Periode III (9 November 2021 – 8 November 2022)
1. 5208.12.00
1.846
1.781
1.718
2. 5208.32.00
5.713
5.512
5.318
3. 5208.49.00
5.713
5.512
5.318
4. 5208.51.90
3.571
3.445
3.324
5. 5208.52.90
5.713
5.512
5.318

No Pos Tarif Besaran Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan (Rupiah/Meter) Periode I (27 Mei 2020 – 8 November 2020) Periode II (9 November 2020 – 8 November 2021) Periode III (9 November 2021 – 8 November 2022)
6. 5209.12.00
3.691
3.561
3.436
7. 5209.22.00
3.691
3.561
3.436
8. 5209.29.00
3.691
3.561
3.436
9. 5209.32.00
11.426
11.023
10.635
10. 5209.39.00
11.426
11.023
10.635
11. 5209.42.00
11.426
11.023
10.635
12. 5209.51.90
11.426
11.023
10.635
13. 5209.59.90
11.426
11.023
10.635
14. 5210.29.00
2.051
1.978
1.909
15. 5210.39.00
6.348
6.124
5.909
16. 5210.41.90
6.348
6.124
5.909
17. 5210.51.90
6.348
6.124
5.909
18. 5211.11.00
3.691
3.561
3.436
19. 5211.19.00
3.691
3.561
3.436
20. 5211.20.00
3.691
3.561
3.436
21. 5211.42.00
11.426
11.023
10.635
22. 5211.43.00
11.426
11.023
10.635
23. 5211.49.00
11.426
11.023
10.635
24. 5212.11.00
1.846
1.781
1.718
25. 5212.24.00
11.426
11.023
10.635
26. 5212.25.90
11.426
11.023
10.635
27. 5407.10.29
1.678
1.619
1.562
28. 5407.10.91
1.678
1.619
1.562
29. 5407.20.00
1.678
1.619
1.562
30. 5407.30.00
1.678
1.619
1.562
31. 5407.44.00
5.193
5.011
4.834
32. 5407.51.00
1.538
1.484
1.432
33. 5407.52.00
5.713
5.512
5.318
34. 5407.53.00
5.713
5.512
5.318

No Pos Tarif Besaran Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan (Rupiah/Meter) Periode I (27 Mei 2020 – 8 November 2020) Periode II (9 November 2020 – 8 November 2021) Periode III (9 November 2021 – 8 November 2022)
35. 5407.54.00
5.713
5.512
5.318
36. 5407.61.90
5.713
5.512
5.318
37. 5407.74.00
5.713
5.512
5.318
38. 5407.81.00
1.678
1.619
1.562
39. 5407.82.00
5.713
5.512
5.318
40. 5407.83.00
5.713
5.512
5.318
41. 5407.84.00
5.713
5.512
5.318
42. 5407.91.00
1.678
1.619
1.562
43. 5407.92.00
5.713
5.512
5.318
44. 5407.93.00
5.713
5.512
5.318
45. 5407.94.00
5.713
5.512
5.318
46. 5408.22.00
5.713
5.512
5.318
47. 5408.24.00
5.713
5.512
5.318
48. 5408.32.00
5.713
5.512
5.318
49. 5408.34.00
5.713
5.512
5.318
50. 5512.29.00
5.713
5.512
5.318
51. 5513.11.00
1.538
1.484
1.432
52. 5513.12.00
1.538
1.484
1.432
53. 5513.21.00
5.713
5.512
5.318
54. 5513.23.00
5.713
5.512
5.318
55. 5513.39.00
5.713
5.512
5.318
56. 5513.49.00
5.713
5.512
5.318
57. 5514.12.00
1.846
1.781
1.718
58. 5514.21.00
5.713
5.512
5.318
59. 5514.22.00
5.713
5.512
5.318
60. 5514.29.00
7.141
6.890
6.647
61. 5514.42.00
7.141
6.890
6.647
62. 5514.43.00
6.348
6.124
5.909
63. 5514.49.00
6.348
6.124
5.909

No Pos Tarif Besaran Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan (Rupiah/Meter) Periode I (27 Mei 2020 – 8 November 2020) Periode II (9 November 2020 – 8 November 2021) Periode III (9 November 2021 – 8 November 2022)
64. 5515.11.00
5.713
5.512
5.318
65. 5515.12.00
5.713
5.512
5.318
66. 5515.91.00
5.713
5.512
5.318
67. 5515.99.90
5.713
5.512
5.318
68. 5516.11.00
1.846
1.781
1.718
69. 5516.13.00
5.713
5.512
5.318
70. 5516.14.00
5.713
5.512
5.318
71. 5516.22.00
5.713
5.512
5.318
72. 5516.24.00
5.713
5.512
5.318
73. 5516.92.00
5.713
5.512
5.318
74. 5804.10.11
4.761
4.593
4.431
75. 5804.10.19
4.761
4.593
4.431
76. 5804.10.29
6.348
6.125
5.909
77. 5804.10.99
6.348
6.125
5.909
78. 5804.21.90
6.348
6.125
5.909
79. 5804.29.10
5.713
5.512
5.318
80. 5804.29.90
5.713
5.512
5.318
81. 5804.30.00
5.713
5.512
5.318
82. 5810.92.00
7.142
6.891
6.648
83. 6001.21.00
5.713
5.512
5.318
84. 6001.92.20
5.713
5.512
5.318
85. 6001.92.90
5.713
5.512
5.318
86. 6004.10.90
5.713
5.512
5.318
87. 6004.90.00
5.713
5.512
5.318
88. 6005.21.00
5.713
5.512
5.318
89. 6005.36.90
1.846
1.781
1.718
90. 6005.37.90
5.713
5.512
5.318
91. 6005.90.90
5.713
5.512
5.318
92. 6006.10.00
5.713
5.512
5.318

No Pos Tarif Besaran Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan (Rupiah/Meter) Periode I (27 Mei 2020 – 8 November 2020) Periode II (9 November 2020 – 8 November 2021) Periode III (9 November 2021 – 8 November 2022)
93. 6006.21.00
1.846
1.781
1.718
94. 6006.22.00
5.713
5.512
5.318
95. 6006.23.00
5.713
5.512
5.318
96. 6006.24.00
5.713
5.512
5.318
97. 6006.31.90
1.846
1.781
1.718
98. 6006.32.10
5.713
5.512
5.318
99. 6006.32.20
5.713
5.512
5.318
100. 6006.32.90
5.713
5.512
5.318
101. 6006.33.10
5.713
5.512
5.318
102. 6006.34.10
5.713
5.512
5.318
103. 6006.42.10
5.713
5.512
5.318
104. 6006.42.90
5.713
5.512
5.318
105. 6006.43.90
5.713
5.512
5.318
106. 6006.44.10
5.713
5.512
5.318
107. 6006.44.90
5.713
5.512
5.318

Pasal 2

Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dikenakan terhadap importasi dari semua negara, kecuali terhadap produk kain yang diproduksi dari negara tercantum dalam Lampiran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 3

(1) Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 merupakan:
a. tambahan bea masuk umum (Most Favoured Nation);
atau

b. tambahan bea masuk preferensi berdasarkan skema perjanjian perdagangan barang internasional yang berlaku, dalam hal impor dilakukan dari negara yang termasuk dalam skema perjanjian perdagangan barang internasional dimaksud dan memenuhi ketentuan dalam skema perjanjian perdagangan barang internasional.
(2) Dalam hal ketentuan dalam skema perjanjian perdagangan barang internasional tidak terpenuhi, pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan atas importasi dari negara yang termasuk dalam skema perjanjian perdagangan barang internasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan tambahan bea masuk umum (Most Favoured Nation).

Pasal 4

(1) Terhadap impor produk kain yang berasal dari negara yang dikecualikan dari pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan negara yang memiliki kerja sama perdagangan dengan INDONESIA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf b, importir wajib menyerahkan dokumen Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin).
(2) Penelitian Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dari negara yang memiliki kerja sama perdagangan dengan INDONESIA dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur tentang Penelitian Surat Keterangan Asal dalam Rangka Pengenaan Tarif Bea Masuk atas Barang Impor Berdasarkan Perjanjian atau Kesepakatan Internasional.
(3) Penelitian Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dari negara yang tidak memiliki kerja sama perdagangan dengan INDONESIA dilakukan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan di bidang perdagangan.

Pasal 5

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku:
1. Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 berlaku sepenuhnya terhadap barang impor kain yang:
a. dokumen pemberitahuan pabean impornya telah mendapat nomor pendaftaran dari Kantor Pabean tempat penyelesaian kewajiban pabean, dalam hal penyelesaian kewajiban pabean dilakukan dengan pengajuan pemberitahuan pabean; atau
b. tarif dan nilai pabeannya ditetapkan oleh Kantor Pabean tempat penyelesaian kewajiban pabean, dalam hal penyelesaian kewajiban pabean dilakukan tanpa pengajuan pemberitahuan pabean.
2. Terhadap pemasukan barang dari luar daerah pabean ke Tempat Penimbunan Berikat, Bea Masuk Tindakan Pengamanan ditambahkan sebagai bea masuk yang ditangguhkan dalam dokumen pemberitahuan pabean pemasukan barang ke Tempat Penimbunan Berikat.
3. Terhadap pemasukan dan/atau pengeluaran barang ke dan dari kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, Tempat Penimbunan Berikat, atau Kawasan Ekonomi Khusus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pemasukan dan/atau pengeluaran barang ke dan dari kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, Tempat Penimbunan Berikat, atau Kawasan Ekonomi Khusus.

Pasal 6

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 27 Mei 2020 sampai dengan tanggal 8 November 2022.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2020

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

SRI MULYANI INDRAWATI

Diundangkan di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2020

DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

ttd

WIDODO EKATJAHJANA