Terhadap impor produk tali kawat baja (steel wire ropes) berupa kawat dipilin dengan diameter 3 mm atau lebih, tali dan kabel dari besi atau baja, disepuh atau dilapisi maupun tidak dan tidak diisolasi, selain lock coil, flattened strands dan non rotating wire ropes, yang termasuk dalam pos tarif 7312.10.90.00, dikenakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan.
Peraturan Menteri Nomor 54-pmk-011-2011 Tahun 2011 tentang PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN TERHADAP IMPOR PRODUK TALI KAWAT BAJA (STEEL WIRE ROPES) DENGAN POS TARIF 7312.10.90.00
Pasal 1
Pasal 2
Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dikenakan selama 3 (tiga) tahun dengan ketentuan sebagai berikut:
No.
Periode Bea Masuk Tindakan Pengamanan
1. Tahun I, dengan periode satu tahun sejak tanggal diundangkannya Peraturan Menteri Keuangan ini.
Rp 24.080/kg
2. Tahun II, dengan periode satu tahun sejak Rp 21.464/kg www.djpp.kemenkumham.go.id
tanggal berakhirnya periode tahun pertama.
3. Tahun III, dengan periode satu tahun sejak tanggal berakhirnya periode tahun kedua.
Rp. 18.849/kg
Pasal 3
Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dikenakan terhadap importasi dari semua negara, kecuali terhadap produk tali kawat baja (steel wire ropes) yang diproduksi dari negara-negara sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri Keuangan ini, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini.
Pasal 4
(1) Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 merupakan:
a. tambahan bea masuk umum (Most Favored Nation); atau
b. tambahan bea masuk preferensi berdasarkan skema-skema perjanjian perdagangan barang internasional yang berlaku dalam hal impor dilakukan dari negara-negara yang termasuk dalam skema-skema perjanjian perdagangan barang internasional dimaksud dan memenuhi ketentuan dalam skema-skema perjanjian perdagangan barang internasional.
(2) Dalam hal ketentuan dalam skema-skema perjanjian perdagangan barang internasional tidak dipenuhi, pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan atas importasi dari negara-negara yang termasuk dalam skema-skema perjanjian perdagangan barang internasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan tambahan bea masuk umum (Most Favored Nation).
Pasal 5
Terhadap impor produk tali kawat baja (steel wire ropes) yang berasal dari negara-negara yang dikecualikan dari pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan yang berasal dari negara-negara yang memiliki perjanjian perdagangan dengan INDONESIA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf b, importir wajib menyerahkan dokumen Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin).
www.djpp.kemenkumham.go.id
Pasal 6
Ketentuan mengenai pengenaan tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 berlaku sepenuhnya terhadap impor barang yang dokumen pemberitahuan pabean impor dimaksud mendapat nomor pendaftaran dari Kantor Pabean pelabuhan pemasukan sejak tanggal berlakunya Peraturan Menteri Keuangan ini.
Pasal 7
1. Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
2. Peraturan Menteri Keuangan ini berlaku selama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal berlakunya Peraturan Menteri Keuangan ini.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 23 Maret 2011 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, AGUS D.W. MARTOWARDOJO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 23 Maret 2011 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, PATRIALIS AKBAR www.djpp.kemenkumham.go.id
DAFTAR NEGARA-NEGARA YANG DIKECUALIKAN DARI PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN TERHADAP IMPOR PRODUK TALI KAWAT BAJA (STEEL WIRE ROPES) DENGAN POS TARIF 7312.10.90.00 NO.
NAMA NEGARA NO.
NAMA NEGARA
1. Albania
36. El Salvador
2. Angola
37. Fiji
3. Antigua and Barbuda
38. Former Yugoslav Republic of Macedonia
4. Argentina
39. Gabon
5. Armenia
40. Georgia
6. Bahrain, Kingdom of
41. Ghana
7. Bangladesh
42. Grenada
8. Barbados
43. Guatemala
9. Belize
44. Guinea
10. Benin
45. Guinea Bissau
11. Bolivia
46. Guyana
12. Bostwana
47. Haiti
13. Brazil
48. Honduras
14. Brunei Darussalam
49. Hong Kong, China
15. Burkina Faso
50. India
16. Burundi
51. Jamaica
17. Cambodia
52. Jordan
18. Cameroon
53. Kenya
19. Cape Verde
54. Kuwait
20. Central African Republic
55. Kyrgyz Republic
21. Chad
56. Lesotho
22. Chile
57. Macao, China
23. Chinese Taipei
58. Madagascar
24. Colombia
59. Malawi
25. Congo
60. Maldives
26. Costa Rica
61. Mali
27. Cote d'Ivoire
62. Mauritania
28. Croatia
63. Mauritius
29. Cuba
64. Mexico
30. Democratic Republic of the Congo
65. Moldova
31. Djibouti
66. Mongolia
32. Dominica
67. Morocco
33. Dominican Republic
68. Mozambique
34. Ecuador
69. Myanmar
35. Egypt
70. Namibia LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 54/PMK.011/2011 TENTANG PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN TERHADAP IMPOR PRODUK TALI KAWAT BAJA (STEEL WIRE ROPES) DENGAN POS TARIF 7312.10.90.00 www.djpp.kemenkumham.go.id
NO.
NAMA NEGARA NO.
NAMA NEGARA
71. Nepal
90. Solomon Islands
72. Nicaragua
91. South Africa
73. Niger
92. Sri Lanka
74. Nigeria
93. Suriname
75. Oman
94. Swaziland
76. Pakistan
95. Tanzania
77. Panama
96. The Gambia
78. Papua New Guinea
97. Togo
79. Paraguay
98. Tonga
80. Peru
99. Trinidad and Tobago
81. Philippines
100. Tunisia
82. Qatar
101. Uganda
83. Rwanda
102. Ukraine
84. Saint Kitts and Nevis
103. United Arab Emirates
85. Saint Lucia
104. Uruguay
86. Saint Vincent and the Grenadines
105. Venezuela (Bolivarian Republic of Venezuela)
87. Saudi Arabia
106. Vietnam
88. Senegal
107. Zambia
89. Sierra Leone
108. Zimbabwe MENTERI KEUANGAN, AGUS D.W. MARTOWARDOJO www.djpp.kemenkumham.go.id
