(1) Batas rencana zonasi Kawasan Antarwilayah Laut
Maluku meliputi:
- sebelah utara, yaitu sebagai berikut:
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Punguwatu Pulau Batunderang, Kabupaten
Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 3 20’ Lintang Utara-125 36’
Bujur Timur ke arah timur laut sepanjang
pantai timur Pulau Batunderang, Kabupaten
Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara
menuju bagian timur Pulau Batunderang,
Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi
Sulawesi Utara pada koordinat 3° 20’ Lintang
Utara–125° 37’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian timur
Pulau Batunderang, Kabupaten Kepulauan
Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 3° 20’ Lintang Utara–125° 37’
Bujur Timur ke arah timur laut ke Tanjung
Pallo Pulau Kaburuang, Kabupaten
Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 3° 43’ Lintang Utara–126° 49’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Pallo
Pulau Kabaruan, Kabupaten Kepulauan
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -7-
Talaud, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 3° 43’ Lintang Utara–126° 49’
Bujur Timur ke arah utara sepanjang pantai
timur Pulau Kabaruan, Kabupaten
Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara
menuju bagian utara Pulau Kabaruan,
Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi
Sulawesi Utara pada koordinat 3° 51’ Lintang
Utara–126° 45’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian utara
Pulau Kabaruan, Kabupaten Kepulauan
Talaud, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 3° 51’ Lintang Utara–126° 45’
Bujur Timur ke arah barat menuju bagian
selatan Pulau Salibabu, Kabupaten
Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 3° 49’ Lintang Utara–126° 4’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian selatan
Pulau Salibabu, Kabupaten Kepulauan
Talaud, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 3° 49’ Lintang Utara–126° 4’ Bujur
Timur ke arah utara sepanjang pantai timur
Pulau Salebabu, Kabupaten Kepulauan
Talaud, Provinsi Sulawesi Utara menuju
bagian timur Pulau Salibabu, Kabupaten
Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 3° 58’ Lintang Utara–126° 38’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian timur
Pulau Salibabu, Kabupaten Kepulauan
Talaud, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 3° 58’ Lintang Utara–126° 38’
Bujur Timur ke arah timur laut menuju
bagian selatan Pulau Karakelang, Kabupaten
Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 4° 0’ Lintang Utara–126° 40’
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -8-
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian selatan
Pulau Karakelang, Kabupaten Kepulauan
Talaud, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 4° 0’ Lintang Utara–26° 40’ Bujur
Timur ke arah utara sepanjang pantai timur
Pulau Karakelang, Kabupaten Kepulauan
Talaud, Provinsi Sulawesi Utara menuju
Tanjung Anderuwo Pulau Karakelang,
Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi
Sulawesi Utara pada koordinat 4° 29’ Lintang
Utara–126° 51’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Anderuwo Pulau Karakelang, Kabupaten
Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 4° 29’ Lintang Utara–126° 51’
Bujur Timur ke arah tenggara menuju
Tanjung Sopi Pulau Morotai, Kabupaten
Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 2° 38’ Lintang Utara–128° 34’
Bujur Timur; dan
1. garis yang menghubungkan Tanjung Sopi
Pulau Morotai, Kabupaten Pulau Morotai,
Provinsi Maluku Utara pada koordinat 2° 38’
Lintang Utara–128° 34’ Bujur Timur ke arah
tenggara sepanjang pantai barat Pulau
Morotai, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi
Maluku Utara menuju Tanjung Wayabula,
Pulau Morotai, Kabupaten Pulau Morotai,
Provinsi Sulawesi Utara pada koordinat
2° 16’ Lintang Utara–128° 11’ Bujur Timur;
- sebelah timur, yaitu sebagai berikut:
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Wayabula Pulau Morotai, Kabupaten Pulau
Morotai, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 2° 16’ Lintang Utara–128° 11’
Bujur Timur ke arah tenggara menuju
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -9-
Tanjung Jojefa Pulau Halmahera, Kabupaten
Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara
pada koordinat 2° 11’ Lintang Utara–128° 4’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Jojefa
Pulau Halmahera, Kabupaten Halmahera
Utara, Provinsi Maluku Utara pada koordinat
2° 11’ Lintang Utara–128° 4’ Bujur Timur ke
arah selatan sepanjang pantai barat Pulau
Halmahera, Provinsi Maluku Utara menuju
Tanjung Rotan Pulau Halmahera, Kabupaten
Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara
pada koordinat 0° 50’ Lintang Selatan–128°
13’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Rotan
Pulau Halmahera, Kabupaten Halmahera
Selatan, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 0° 50’ Lintang Selatan–128° 13’
Bujur Timur ke arah tenggara menuju
Tanjung Pasiitam Pulau Bisa, Kabupaten
Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara
pada koordinat 1° 10’ Lintang Selatan–127°
33’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Pasiitam Pulau Bisa, Kabupaten Halmahera
Selatan, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 1° 10’ Lintang Selatan–127° 33’
Bujur Timur ke arah selatan sepanjang
pantai barat Pulau Bisa, Kabupaten
Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara
menuju bagian selatan Pulau Bisa,
Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi
Maluku Utara pada koordinat 1° 17’ Lintang
Selatan–127° 40’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian selatan
Pulau Bisa, Kabupaten Halmahera Selatan,
Provinsi Maluku Utara pada koordinat 1° 17’
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -10-
Lintang Selatan–127° 40’ Bujur Timur ke
arah selatan menuju bagian utara Pulau
Obimayor, Kabupaten Halmahera Selatan,
Provinsi Maluku Utara pada koordinat 1° 20’
Lintang Selatan–127° 40’ Bujur Timur; dan
1. garis yang menghubungkan bagian utara
Pulau Obimayor, Kabupaten Halmahera
Selatan, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 1° 20’ Lintang Selatan–127° 40’
Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai
utara Pulau Obimayor, Kabupaten
Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara
menuju Tanjung Kawassi Pulau Obimayor,
Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi
Maluku Utara pada koordinat 1° 37’ Lintang
Selatan–127° 23’ Bujur Timur;
- sebelah selatan, yaitu sebagai berikut:
1. garis yang menghubungkan Tanjung Kawassi
Pulau Obimayor, Kabupaten Halmahera
Selatan, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 1° 37’ Lintang Selatan–127° 23’
Bujur Timur ke arah barat menuju Tanjung
Dehokolano Pulau Lifmatola, Kabupaten
Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 1° 49’ Lintang Selatan – 126° 29’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Dehokolano Pulau Lifmatola, Kabupaten
Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 1° 49’ Lintang Selatan–126° 29’
Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai
utara Pulau Lifmatola, Kabupaten Kepulauan
Sula, Provinsi Maluku Utara menuju bagian
barat Pulau Lifmatola, Kabupaten Kepulauan
Sula, Provinsi Maluku Utara pada koordinat
1° 49’ Lintang Selatan–126° 21’ Bujur Timur;
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -11-
1. garis yang menghubungkan bagian barat
Pulau Lifmatola, Kabupaten Kepulauan Sula,
Provinsi Maluku Utara pada koordinat 1° 49’
Lintang Selatan–126° 21’ Bujur Timur ke
arah barat laut menuju bagian timur Pulau
Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula,
Provinsi Maluku Utara pada koordinat 1° 49’
Lintang Selatan–126° 20’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian timur
Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula,
Provinsi Maluku Utara pada koordinat 1° 49’
Lintang Selatan–126° 20’ Bujur Timur ke
arah barat sepanjang pantai utara Pulau
Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula,
Provinsi Maluku Utara menuju Tanjung Dofa
Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula,
Provinsi Maluku Utara pada koordinat 1° 49’
Lintang Selatan– 125° 19’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Dofa
Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula
Provinsi Maluku Utara pada koordinat 1° 49’
Lintang Selatan–125° 19’ Bujur Timur ke
arah barat laut menuju Tanjung Fatokombu
Pulau Taliabu, Kabupaten Pulau Taliabu,
Provinsi Maluku Utara pada koordinat 1° 47’
Lintang Selatan–125° 19’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Fatokombu Pulau Taliabu, Kabupaten Pulau
Taliabu, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 1° 47’ Lintang Selatan–125° 19’
Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai
utara Pulau Taliabu, Kabupaten Pulau
Taliabu, Provinsi Maluku Utara menuju
Tanjung Marikasu Pulau Taliabu, Kabupaten
Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 1° 39’ Lintang Selatan–124° 24’
Bujur Timur; dan
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -12-
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Marikasu Pulau Taliabu, Kabupaten Pulau
Taliabu, Provinsi Maluku Utara pada
koordinat 1° 39’ Lintang Selatan–124° 24’
Bujur Timur ke arah barat menuju Tanjung
Balast Pulau Banggai, Kabupaten Banggai
Laut, Provinsi Sulawesi Tengah pada
koordinat 1° 43’ Lintang Selatan–123° 34’
Bujur Timur;
- sebelah barat, yaitu sebagai berikut:
1. garis yang menghubungkan Tanjung Balast
Pulau Banggai, Kabupaten Banggai Laut,
Provinsi Sulawesi Tengah pada koordinat
1° 43’ Lintang Selatan–123° 34’ Bujur Timur
ke arah utara sepanjang pantai timur Pulau
Banggai, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi
Sulawesi Tengah menuju Tanjung
Sumbolumbol Pulau Banggai, Kabupaten
Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah pada
koordinat 1° 28’ Lintang Selatan–123° 31’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan menuju Tanjung
Sumbolumbol Pulau Banggai, Kabupaten
Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah pada
koordinat 1° 28’ Lintang Selatan–123° 31’
Bujur Timur ke arah barat laut menuju
Tanjung Keleko Pulau Peling, Kabupaten
Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi
Tengah pada koordinat 1° 27’ Lintang
Selatan–123° 30’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Keleko
Pulau Peling, Kabupaten Banggai Kepulauan,
Provinsi Sulawesi Tengah pada koordinat
1° 27’ Lintang Selatan–123° 30’ Bujur Timur
ke arah utara sepanjang pantai timur Pulau
Peling, Kabupaten Banggai Kepulauan,
Provinsi Sulawesi Tengah menuju Tanjung
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -13-
Paisubatu Pulau Peling, Kabupaten Banggai
Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah pada
koordinat 1° 13’ Lintang Selatan–123° 21’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan menuju Tanjung
Paisubatu Pulau Peling, Kabupaten Banggai
Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah pada
koordinat 1° 13’ Lintang Selatan–123° 21’
Bujur Timur ke arah barat laut menuju
bagian utara Pulau Bakalan Pauno,
Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi
Sulawesi Tengah pada koordinat 1° 8’
Lintang Selatan–123° 18’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian utara
Pulau Bakalan Pauno, Kabupaten Banggai
Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah pada
koordinat 1° 8’ Lintang Selatan–123° 18’
Bujur Timur ke arah utara menuju Tanjung
Botok Pulau Sulawesi, Kabupaten Banggai,
Provinsi Sulawesi Tengah pada koordinat
1° 3’ Lintang Selatan–123° 18’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Botok
Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah
pada koordinat 1° 3’ Lintang Selatan–123°
18’ Bujur Timur ke arah utara sepanjang
pantai timur Pulau Sulawesi, Kabupaten
Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi
Tengah menuju Tanjung Pasirpanjang
Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi
Tengah pada koordinat 0° 39’ Lintang
Selatan–123° 24’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Pasirpanjang, Kabupaten Banggai, Provinsi
Sulawesi Tengah pada koordinat 0° 39’
Lintang Selatan – 123° 24’ Bujur Timur ke
arah utara menuju Tanjung Tombalilatu,
Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -14-
pada koordinat 0° 18’ Lintang Utara–123° 24’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Tombalilatu, Kabupaten Bone Bolango,
Provinsi Gorontalo pada koordinat 0° 18’
Lintang Utara–123° 24’ Bujur Timur ke arah
utara sepanjang pantai timur Pulau Sulawesi
menuju Tanjung Puisan, Kabupaten
Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 1° 41’ Lintang Utara–125° 9’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Puisan,
Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi
Sulawesi Utara pada koordinat 1° 41’ Lintang
Utara – 125° 9’ Bujur Timur ke arah utara
menuju Tanjung Buang Pulau Biaro,
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang
Biaro, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 2° 4’ Lintang Utara–125° 20’ Bujur
Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Buang
Pulau Biaro, Kabupaten Kepulauan Siau
Tagulandang Biaro, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 2° 4’ Lintang Utara–125° 20’
Bujur Timur ke arah utara sepanjang pantai
timur Pulau Biaro, Kabupaten Kepulauan
Siau Tagulandang Biaro, Provinsi Sulawesi
Utara menuju Tanjung Meoh Pulau Biaro,
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang
Biaro, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 2° 8’ Lintang Utara–125° 20’ Bujur
Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Meoh
Pulau Biaro, Kabupaten Kepulauan Siau
Tagulandang Biaro, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 2° 8’ Lintang Utara–125° 20’
Bujur Timur ke arah utara menuju Tanjung
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -15-
Toka Pulau Tagulandang, Kabupaten
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Provinsi
Sulawesi Utara pada koordinat 2° 18’ Lintang
Utara–125° 25’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Toka
Pulau Tagulandang, Kabupaten Kepulauan
Siau Tagulandang Biaro, Provinsi Sulawesi
Utara pada koordinat 2° 18’ Lintang Utara-
125° 25’ Bujur Timur ke arah utara
sepanjang pantai timur Pulau Tagulandang,
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang
Biaro, Provinsi Sulawesi Utara menuju
Tanjung Tokanbamba Pulau Tagulandang,
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang
Biaro, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 2° 23’ Lintang Utara–125° 26’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Tokanbamba Pulau Tagulandang, Kabupaten
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Provinsi
Sulawesi Utara pada koordinat 2° 23’ Lintang
Utara–125° 26’ Bujur Timur ke arah utara
menuju Tanjung Tinokolang Pulau Siau,
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang
Biaro, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 2° 38’ Lintang Utara–125° 25’
Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung
Tinokolang Pulau Siau, Kabupaten
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Provinsi
Sulawesi Utara pada koordinat 2° 38’ Lintang
Utara–125° 25’ Bujur Timur ke arah utara
sepanjang pantai timur Pulau Siau,
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang
Biaro, Provinsi Sulawesi Utara menuju
Tanjung Nameng Pulau Siau, Kabupaten
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Provinsi
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -16-
Sulawesi Utara pada koordinat 2° 48’ Lintang
Utara–125° 25’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan Tanjung Nameng
Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau
Tagulandang Biaro, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 2° 48’ Lintang Utara–125° 25’
Bujur Timur ke arah utara menuju bagian
selatan Pulau Para, Kabupaten Kepulauan
Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 3° 3’ Lintang Utara–125° 30’ Bujur
Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian selatan
Pulau Para, Kabupaten Kepulauan Sangihe,
Provinsi Sulawesi Utara pada koordinat 3° 3’
Lintang Utara–125° 30’ Bujur Timur ke arah
utara sepanjang pantai timur Pulau Para,
Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi
Sulawesi Utara menuju bagian utara Pulau
Para, Kabupaten Kepulauan Sangihe,
Provinsi Sulawesi Utara pada koordinat 3° 5’
Lintang Utara–125° 30’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian utara
Pulau Para, Kabupaten Kepulauan Sangihe,
Provinsi Sulawesi Utara pada koordinat 3° 5’
Lintang Utara–125° 30’ Bujur Timur ke arah
utara menuju bagian selatan Pulau
Kahakitang, Kabupaten Kepulauan Sangihe,
Provinsi Sulawesi Utara pada koordinat 3° 9’
Lintang Utara–125° 31’ Bujur Timur;
1. garis yang menghubungkan bagian selatan
Pulau Kahakitang, Kabupaten Kepulauan
Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 3° 9’ Lintang Utara–125° 31’ Bujur
Timur ke arah utara sepanjang pantai timur
Pulau Kahakitang, Kabupaten Kepulauan
Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara menuju
bagian utara Pulau Kahakitang, Kabupaten
www.peraturan.go.id
---
2022, No. 72 -17-
Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara
pada koordinat 3° 10’ Lintang Utara–125° 31’
Bujur Timur; dan
1. garis yang menghubungkan bagian utara
Pulau Kahakitang, Kabupaten Kepulauan
Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara pada
koordinat 3° 10’ Lintang Utara–125° 31’
Bujur Timur ke arah timur laut menuju
Tanjung Punguwatu Pulau Batunderang,
Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi
Sulawesi Utara pada koordinat 3 20’ Lintang
Utara-125 36’ Bujur Timur.
(2) Peta batas rencana zonasi Kawasan Antarwilayah Laut
Maluku sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Peraturan Presiden ini.
(3) Wilayah perencanaan rencana zonasi Kawasan
Antarwilayah Laut Maluku berada di dalam batas
rencana zonasi Kawasan Antarwilayah Laut Maluku
sebagaimana dimaksud pada ayat (1).