Langsung ke konten

Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1981 tentang PEMBERIAN BANTUAN KEPADA SEKOLAH SWASTA

PP No. 28 Tahun 1981 berlaku

Pasal 1

Dalam PERATURAN PEMERINTAH ini yang dimaksud dengan :
a. Departemen adalah Departemen yang bertanggungjawab dalam bidang pendidikan dan kebudayaan;
b. Menteri adalah Menteri yang bertanggungjawab dalam bidang pendidikan dan kebudayaan;
c. Bantuan adalah pemberian sebagian kebutuhan sekolah swasta dari Pemerintah untuk membantu perkembangan dan peningkatan mutu pendidikannya;
d. Sekolah Swasta adalah sekolah yang didirikan dan diselenggarakan oleh orang-orang atau badan-badan swasta yang bersifat amal;
e. Penyelenggara Sekolah Swasta adalah orang-orang atau badan-badan yang menyelenggarakan sekolah swasta.

Pasal 2

(1) Sekolah Swasta yang memenuhi syarat dapat diberi bantuan.
(2) Bantuan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Pasal 3

Bantuan dapat diberikan berupa :
a . U a n g ;
b . Tenaga k e p e n d i d i k a n y a n g b e r s t a t u s P e g a w a i N e g e r i S i p i l ;
c . S a r a n a d a n p r a s a r a n a p e n d i d i k a n ;
d . B a n t u a n l a i n menurut keperluan.

Pasal 4

Syarat untuk memperoleh bantuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal ayat (1) bagi sekolah swasta adalah :
a . T e l a h didaftarkan pada Departemen sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun;
b . M e l a k s a n a k a n k u r i k u l u m y a n g d i t e t a p k a n d a n a t a u d i s a h k a n D e p a r t e m e n s e k u r a n g - k u r a n g n y a 3 ( t i g a ) t a h u n ;
c . D i p e r u n t u k k a n b a g i w a r g a n e g a r a I n d o n e s i a d e n g a n b a h a s a p e n g a n t a r r e s m i b a h a s a I n d o n e s i a ;
d . M e m a t u h i p e r a t u r a n P e r u n d a n g - u n d a n g a n y a n g b e r l a k u ;

PDF created with pdfFactory Pro trial version www.pdffactory.com

e . J u m l a h p e n e r i m a a n u a n g l e b i h k e c i l d a r i b i a y a m i n i m u m s e k o l a h ;
f . S e l u r u h m u r i d n y a memenuhi persyaratan murid sekolah negeri yang setingkat;
g . M e m i l i k i s e k u r a n g - k u r a n g n y a d u a o r a n g g u r u t e t a p y a n g d i a n g k a t P e n y e l e n g g a r a S e k o l a h S w a s t a s e r t a m e m i l i k i k e w e n a n g a n m e n g a j a r ;
h . T e l a h m e m i l i k i tingkat kelas lengkap sesuai dengan jenis sekolahnya sekurang-kurangnya masing-masing tingkat, satu kelas.

Pasal 5

Syarat-syarat pemberian bantuan selanjutnya yang belum diatur dalam PERATURAN PEMERINTAH ini ditetapkan oleh Menteri.

Pasal 6

(1) Bantuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ditentukan berdasarkan ukuran sekolah negeri yang sejenis dan atau setingkat.
(2) Besarnya bantuan ditentukan setelah memperhitungkan seluruh sumber pendapatan dari sekolah swasta yang bersangkutan.

Pasal 7

(1) Untuk memperoleh bantuan, Penyelenggara Sekolah Swasta wajib mengajukan per mohonan kepada Menteri.
(2) Setiap permohonan hanya berlaku untuk satu sekolah dan untuk satu tahun anggaran bagi bantuan tersebut dalam Pasal 3 huruf a, c, dan d.
(3) Pemberian bantuan ditetapkan dengan Keputusan Menteri dengan memperhatikan dana yang tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dari tahun yang bersangkutan.

Pasal 8

(1) Menteri berhak mengubah atau menghentikan pemberian bantuan yang telah ditetapkan bagi suatu sekolah swasta bila ternyata sekolah swasta yang bersangkutan :
a. Tidak lagi memenuhi salah satu syarat tersebut pada Pasal 4;
b. Ditutup atau dibubarkan;
c. Tidak memperoleh kemajuan yang diharapkan;
d. Sudah mampu berdiri sendiri.
(2) Perubahan atau penghentian bantuan sebagaimana dimaksud dalam ayat
(1) ditetapkan dengan Keputusan Menteri.
(3) Tatacara perubahan dan penghentian sebagaimana dimaksud dalam ayat
(1) ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

PDF created with pdfFactory Pro trial version www.pdffactory.com

Pasal 9

Penyelesaian masalah penempatan Pegawai Negeri Sipil yang dipekerjakan, Sarana dan Prasarana yang berasal dari bantuan kepada sekolah swasta yang dihentikan bantuannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 diatur lebih lanjut oleh Menteri.

Pasal 10

Mutasi kepegawaian Pegawai Negeri Sipil yang dipekerjakan pada sekolah swasta ditetapkan oleh Menteri atau Pejabat yang ditunjuk berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan memperhatikan pertimbangan Penyelenggara Sekolah Swasta yang bersangkutan.

Pasal 11

(1) Penyelenggara sekolah swasta yang menerima bantuan wajib :
a. Menyampaikan laporan berkala dan sewaktu-waktu tentang sekolah yang diselenggarakannya kepada Menteri atau Pejabat yang ditunjuk;
b. Bertanggungjawab atas bantuan yang diterima sekolahnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(2) Penyelenggara Sekolah Swasta yang menerima bantuan wajib menerima pengawasan dan atau pemeriksaan Menteri atau Pejabat yang ditunjuk.

Pasal 12

Penyelenggara Sekolah Swasta yang menerima bantuan wajib melaksanakan peraturan kepegawaian dalam rangka pembinaan Pegawai Negeri Sipil yang dipekerjakan di sekolah yang diselenggarakannya.

Pasal 13

Penyelenggara Sekolah Swasta yang mendapat bantuan menurut PERATURAN PEMERINTAH ini berkewajiban untuk berusaha meningkatkan penerimaannya dari sumber-sumber lain dan dengan cara yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 14

PERATURAN PEMERINTAH ini tidak berlaku terhadap sekolah atau kursus keagamaan, dan perguruan tinggi serta pendidikan di luar sekolah.

Pasal 15

Dalam hal tertentu Menteri diberi wewenang untuk mengatur kelancaran pelaksanaan PERATURAN PEMERINTAH ini.

Pasal 16

(1) Dengan berlakunya PERATURAN PEMERINTAH ini, maka semua ketentuan yang bertentangan dengan PERATURAN PEMERINTAH ini dinyatakan tidak berlaku.
(2) Bantuan yang telah diberikan sebelum berlakunya Peraturan

PDF created with pdfFactory Pro trial version www.pdffactory.com

Pemerintah ini dan sekarang masih berlaku, diatur kembali oleh Menteri berdasarkan PERATURAN PEMERINTAH ini.
(3) Dalam waktu selambat-lambatnya 1 (satu) tahun sejak berlakunya PERATURAN PEMERINTAH ini, Menteri wajib MENETAPKAN peraturan pelaksanaan PERATURAN PEMERINTAH ini.

Pasal 17

PERATURAN PEMERINTAH ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar supaya setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan PERATURAN PEMERINTAH ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Agustus 1981 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd SOEHARTO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 14 Agustus 1981 MENTERI/SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA, ttd SUDHARMONO, SH.
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1981 NOMOR 42

PDF created with pdfFactory Pro trial version www.pdffactory.com