Langsung ke konten

PEMBENTUKAN PROVINS! PAPUA BARAT DAYA

UU No. 29 Tahun 2022 berlaku

Ditetapkan: 2022-01-01

Pasal 1

Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:
1. Pemerintah Pusat adalah Presiden Republik Indonesia
yang memegang kekuasaan pemerintahan negara Republik
Indonesia yang dibantu oleh Wakil Presiden dan menteri
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

1. Pemerin tah . . .

SK No 145108 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

1. Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat Daya adalah
Gubernur sebagai unsur penyelenggara pemerintahan
daerah yang memimpin urusan pemerintahan yang
menjadi kewenangan daerah Provinsi Papua Barat Daya.
1. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota adalah Bupati/Wali
Kata sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah
yang memimpin urusan pemerintahan yang menjadi
kewenangan daerah kabupaten/kota.
1. Otonomi Khusus adalah kewenangan khusus yang diakui
dan diberikan kepada Provinsi Papua dan provinsi-provinsi
yang berada di wilayah Papua untuk mengatur dan
mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut
prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi dan hak dasar
masyarakat Papua sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
1. Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Daya yang
selanjutnya disebut DPR Papua Barat Daya adalah
lembaga perwakilan daerah provinsi yang berkedudukan
sebagai salah satu unsur penyelenggara pemerintahan
daerah Provinsi Papua Barat Daya.
1. Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya yang
selanjutnya disingkat MRP Provinsi Papua Barat Daya
adalah representasi kultural Orang Asli Papua, yang
memiliki wewenang tertentu dalam rangka pelindungan
hak-hak Orang Asli Papua dengan berlandaskan pada
penghormatan terhadap adat dan budaya, pemberdayaan
perempuan, dan pemantapan kerukunan hidup beragama
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan.
1. Provinsi Papua Barat adalah daerah otonom sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999
tentang Pembentukan Propinsi Irian Jaya Tengah, Propinsi
Irian Jaya Barat, Kabupaten Paniai, Kabupaten Mimika,
Kabupaten Puncak Jaya, dan Kata Sarong sebagaimana
telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 5
Tahun 2000 tentang Perubahan atas Undang-Undang
Nomor 45 Tahun 1999 tentang Pembentukan Propinsi
Irian Jaya Tengah, Propinsi Irian Jaya Barat, Kabupaten
Paniai, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak Jaya, dan
Kata Sarong.

1. Orang ...

SK No 145109-A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

1. Orang Asli Papua yang selanjutnya disingkat OAP adalah
orang yang berasal dari rumpun ras Melanesia yang terdiri
atas suku-suku asli di Provinsi Papua dan/ atau orang
yang diterima dan diakui sebagai OAP oleh Masyarakat
Adat Papua.

Pasal 2

Dengan Undang-Undang ini dibentuk Provinsi Papua Barat
Daya yang diberi Otonomi Khusus dalam kerangka Negara
Kesatuan Republik Indonesia.

Bagian Kedua
Cakupan Wilayah

Pasal 3

( 1) Provinsi Papua Barat Daya berasal dari se bagian wilayah
Provinsi Papua Barat yang terdiri dari:
- Kabupaten Sorong;
- Kabupaten Sorong Selatan;
- Kabupaten Raja Ampat;
- Kabupaten Tambrauw;
- Kabupaten Maybrat; dan
- Kota Sarong.

(2) Cakupan wilayah sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

digambarkan dalam peta wilayah yang tercantum dalam
Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Undang-Undang ini.

(3) Cakupan ...

SK No 145034 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPLJBLIK INDONESIA

(3) Cakupan pulau di Provinsi Papua Barat Daya tercantum

dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Undang-Undang ini.

Bagian Ketiga
Batas Daerah

Pasal 4

(1) Provinsi Papua Barat Daya mempunyai batas daerah:

- se belah utara berbatasan dengan Samudera Pasifik;
- sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten
Manokwari, Kabupaten Pegunungan Arfak, dan
Kabupaten Teluk Bintuni di Provinsi Papua Barat;
- sebelah selatan berbatasan dengan Laut Seram dan
Teluk Berau; dan
- sebelah barat berbatasan dengan Laut Halmahera
dan Laut Seram.

(2) Provinsi Papua Barat Daya memiliki kewenangan

pengelolaan sumber daya alam di laut provinsi, dengan
tata cara penarikan garis batas kewenangan pengelolaan
sumber daya alam di laut provinsi sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.

(3) Batas daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan

batas kewenangan pengelolaan sumber daya alam di laut
provinsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
digambarkan dalam peta wilayah yang berkoordinat
sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Undang-
Undang ini.

(4) Penegasan batas daerah Provinsi Papua Barat Daya

secara pasti di lapangan sebagaimana dimaksud pada
ayat (3) ditetapkan dengan Peraturan Menteri Dalam
Negeri.

Pasal 5

, (1) Dengan terbentuknya Provinsi Papua Barat Daya
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Pemerintah
Provinsi Papua Barat Daya menetapkan Rencana Tata
Ruang Wilayah Provinsi Papua Barat Daya sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2) Pengaturan ...

SK No 145042 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

(2) Pengaturan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Papua

Barat Daya sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dilakukan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah
Nasional serta dilakukan dengan memperhatikan
Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi di sekitarnya.

(3) Pemerintah kabupaten/kota dalam cakupan wilayah

Provinsi Papua Barat Daya wajib menyesuaikan Rencana
Tata Ruang Wilayah dengan mengacu Rencana Tata
Ruang ~ilayah Provinsi Papua Barat Daya.

Bagian Keempat
Ibu Kota

Pasal6
Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya berkedudukan di Kota
Sarong.

Pasal 6

Cukup jelas.

Pasal 7

Yang dimaksud dengan "cakupan urusan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan" adalah sebagaimana diatur di
dalam undang-undang mengenai Otonomi Khusus Papua dan
peraturan pelaksanaannya.

Pasal 8

Peresmian Provinsi Papua Barat Daya dan pelantikan Penjabat
Gubernur dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama
Presiden paling lama 6 (enam) bulan terhitung sejak Undang-
Undang ini diundangkan.

Bagian Kedua ...

SK No 146992 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIOEN

REPUBLIK INDONESIA

Bagian Kedua
Pemerintah Daerah

Pasal 9

(1) Gubernur dan Wakil Gubernur pertama kali dipilih dan

disahkan melalui tahapan pemilihan kepala daerah
serentak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.

(2) Sebelum Gubernur dan Wakil Gubernur definitif

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilantik, Presiden
mengangkat Penjabat Gubernur dari pegawai negeri sipil
yang menduduki jabatan pimpinan tinggi madya
berdasarkan usul Menteri Dalam Negeri dengan masa
jabatan paling lama 1 (satu) tahun.

(3) Jika Gubernur dan Wakil Gubernur definitif belum

dilantik dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud
pada ayat (2), Presiden dapat mengangkat kembali
Penjabat Gubernur untuk 1 (satu) kali masa jabatan
berikutnya paling lama 1 (satu) tahun atau menggantinya
dengan penjabat lainnya sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.

(4) Apabila Gubernur dan wakil Gubernur definitif belum

dilantik dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud
pada ayat (3), Presiden dapat mengangkat kembali
Penjabat Gubernur sampai dilantiknya Gubemur dan
Wakil Gubernur definitif.

(5) Penjabat Gubernur sebagaimana dimaksud pada ayat (2)

memiliki kewajiban dalam penyelenggaraan
pemerintahan daerah, pembentukan perangkat daerah
dan peng1s1an perangkat daerah, memfasilitasi
pembentukan MRP Provinsi Papua Barat Daya, fasilitasi
pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan DPR Papua
Barat Daya pertama kali serta tugas lainnya sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(6) Menteri Dalam Negeri melakukan pembinaan,

pengawasan, evaluasi, dan fasilitasi terhadap kinerja
Penjabat Gubernur dalam melaksanakan kewajiban
sebagaimana dimaksud pada ayat (5).

Pasal 10 ...

SK No 145110 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

Pasal 10

Pendanaan pertama kali pelaksanaan fasili tasi pemilihan
Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) bersumber dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan dapat
didukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi
Papua Barat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.

Pasal 11

( 1) Untuk menyelenggarakan pemerintahan di Provinsi
Papua Barat Daya dibentuk perangkat daerah yang
meliputi sekretariat daerah, sekretariat DPR Papua Barat
Daya, sekretariat MRP Provinsi Papua Barat Daya, dinas
daerah, badan daerah serta unsur perangkat daerah
lainnya dengan mempertimbangkan kekhususan,
kebutuhan, dan kemampuan keuangan daerah sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2) Perangkat daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

wajib dibentuk oleh Penjabat Gubernur Papua Barat
Daya paling lama 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal
pelan tikan.

Bagian Ketiga
DPR Papua Barat Daya

Pasal 12

(1) DPR Papua Barat Daya terdiri atas anggota yang:

- dipilih dalam pemilihan umum sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
- diangkat dari unsur OAP sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.

(2) Anggota DPR Papua Barat Daya sebagaimana dimaksud

pada ayat (1) huruf a untuk pertama kali ditetapkan
berdasarkan hasil pemilihan umum tahun 2024.

(3) Penetapan ...

SK No 145064 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

(3) Penetapan hasil seleksi anggota DPR Papua Barat Daya

yang diangkat sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
huruf b paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum Komisi
Pemilihan Umum menetapkan anggota DPR Papua Barat
Daya yang terpilih melalui pemilihan umum.

BABV

MRP PROVINS! PAPUA BARAT DAYA

Pasal 13

Penjabat Gubernur Papua Barat Daya untuk pertama kalinya
mempersiapkan dan bertanggung jawab memfasilitasi
pembentukan MRP Provinsi Papua Barat Daya sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 14

(1) Gubernur Papua Barat bersama Penjabat Gubernur

Papua Barat Daya mengatur dan melaksanakan
manajemen aparatur sipil negara, penyerahan aset serta
dokumen kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.

(2) Bupati Sarong, Bupati Sarong Selatan, Bupati Raja

Ampat, Bupati Tambrauw, Bupati Maybrat, dan Wali Kata
Sarong bersama Penjabat Gubernur Papua Barat Daya
mengatur dan melaksanakan manajemen aparatur sipil
negara, penyerahan aset serta dokumen kepada
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.

(3) Manajemen aparatur sipil negara sebagaimana dimaksud

pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan paling lama 6 (enam)
bulan terhitung sejak pelantikan Penjabat Gubernur.

(4) Aparatur ...

SK No 145065 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

(4) Aparatur sipil negara sebagaimana dimaksud pada

ayat ( 1) dan ayat (2) diprioritaskan pegawai negeri sipil
dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja OAP
yang karena tugas dan kemampuannya diperlukan untuk
mendukung penyelenggaraan pemerintahan Provinsi
Papua Barat Daya.

(5) Penyerahan aset dan dokumen sebagaimana dimaksud

pada ayat ( 1) dan ayat (2) dilakukan paling lama 3 (tiga)
tahun terhitung sejak pelantikan Penjabat Gubernur.

(6) Manajemen aparatur sipil negara sebagaimana dimaksud

pada ayat (3) serta penyerahan aset dan dokumen
sebagaimana dimaksud pada ayat (5) kepada Pemerintah
Provinsi Papua Barat Daya difasilitasi dan
dikoordinasikan oleh Menteri Dalam Negeri.

(7) Gaji dan tunjangan pegawai negeri sipil dan pegawai

pemerintah dengan perjanjian kerja sebagaimana
dimaksud pada ayat (4) selama belum ditetapkannya
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Papua
Barat Daya dibebankan pada anggaran pendapatan dan
belanja dari asal satuan kerja yang bersangkutan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(8) Aset dan dokumen sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

dan ayat (2) meliputi:
- barang milik daerah Provinsi Papua Barat yang
bergerak dan tidak bergerak dan/atau yang dikuasai
atau dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi Papua
Barat Daya yang berada dalam wilayah Provinsi
Papua Barat Daya;
- barang milik daerah Kabupaten Sarong, Kabupaten
Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten
Tambrauw, Kabupaten Maybrat, dan Kota Sorong
yang bergerak dan tidak bergerak yang telah
diserahkan dan dimanfaatkan oleh Pemerintah
Provinsi Papua Barat Daya;
- badan usaha milik daerah Provinsi Papua Barat yang
kedudukan, kegiatan, dan lokasinya berada di
Provinsi Papua Barat Daya;

  • utang ...

SK No 145067 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRES ID EN

REPUBLIK INOONESIA

- utang piutang Provinsi Papua Barat yang
kegunaannya untuk Provinsi Papua Barat Daya; dan
- dokumen dan arsip yang karena sifatnya diperlukan
oleh Provinsi Papua Barat Daya.

(9) Dalam hal penyerahan aset dan dokumen sebagaimana

dimaksud pada ayat (8) tidak dilaksanakan atau belum
selesai dilaksanakan oleh Gubernur Papua Barat, Bupati
Sarong, Bupati Sarong Selatan, Bupati Raja Ampat,
Bupati Tambrauw, Bupati Maybrat, dan Wali Kata Sarong
berdasarkan batas waktu sebagaimana dimaksud pada
ayat (5), Menteri Dalam Negeri wajib menyelesaikan
penyerahan aset dan dokumen.

Pasal 15

( 1) Provinsi Papua Barat Daya berhak mendapatkan alokasi
transfer ke daerah berdasarkan kemampuan keuangan
negara dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.

(2) Pembagian penerimaan khusus dalam rangka

pelaksanaan Otonomi Khusus kepada Provinsi Papua
Barat Daya dan kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat
Daya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.

Pasal 16

(1) Pemerintah Kabupaten Sarong, Pemerintah Kabupaten

Sarong Selatan, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat,
Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Pemerintah
Kabupaten Maybrat, dan Pemerintah Kata Sarong sesuai
dengan besaran kebutuhan dan kesanggupannya dapat
memberikan hi bah untuk menunjang kegiatan
penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Papua Barat
Daya.

(2) Pemerintah Provinsi Papua Barat dapat memberikan

hibah untuk menunjang kegiatan penyelenggaraan
pemerintahan sesuai kebutuhan Provinsi Papua Barat
Daya.

(3) Pemberian ...

SK No 145036 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPLJBLIK INDONESIA

(3) Pemberian hibah oleh pemerintah kabupaten/kota

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan hibah oleh
Pemerintah Provinsi Papua Barat sebagaimana dimaksud
pada ayat (2) dilaksanakan terhitung sejak pelantikan
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya.

(4) Penjabat Gubernur Papua Barat Daya menyampaikan

laporan pertanggungjawaban realisasi penggunaan dana
hibah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2)
kepada pemberi hibah dengan tembusan Menteri Dalam
Negeri dan menteri yang menyelenggarakan urusan
pemerintahan di bidang keuangan negara.

Pasal 17

Penjabat Gubernur Papua Barat Daya berkewajiban
melakukan pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 18

(1) Untuk mengefektifkan penyelenggaraan pemerintahan

daerah, Pemerintah Pusat melakukan pembinaan dan
fasilitasi terhadap Provinsi Papua Barat Daya dalam
waktu 3 (tiga) tahun sejak diresmikan.

(2) Menteri Dalam Negeri melakukan pengawasan dan

evaluasi terhadap pelaksanaan kewajiban Pemerintah
Provinsi Papua Barat, Pemerintah Provinsi Papua Barat
Daya, Pemerintah Kabupaten Sarong, Pemerintah
Kabupaten Sarong Selatan, Pemerintah Kabupaten Raja
Ampat, Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Pemerintah
Kabupaten Maybrat, dan Pemerintah Kota Sarong
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.

(3) Menteri Dalam Negeri dalam melakukan pengawasan dan

evaluasi se bagaimana dimaksud pada ayat (2)
berkoordinasi dengan kementerian teknis terkait.

(4) Menteri ...

SK No 145088 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPLJBLIK INDONESIA

(4) Menteri Dalam Negeri menyampaikan perkembangan

pembinaan dan fasilitasi sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) serta perkembangan pengawasan dan evaluasi
sebagaimana dimaksud pada ayat (2) kepada Dewan
Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Dewan
Perwakilan Daerah Republik Indonesia.

Pasal 19

(1) Sebelum terbentuknya DPR Papua Barat Daya untuk

pertama kali, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya
menyusun Rancangan Peraturan Gubernur tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Papua
Barat Daya untuk tahun anggaran berikutnya.

(2) Ketentuan mengenai tata cara pembentukan dan jumlah

anggota MRP Provinsi Papua Barat Daya untuk pertama
kalinya diatur dengan Peraturan Gubernur yang
ditetapkan oleh Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat
Daya.

(3) Rancangan Peraturan Gubernur Papua Barat Daya

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2)
ditetapkan setelah mendapat persetujuan Menteri Dalam
Negeri.

(4) Penetapan Peraturan Gubernur Papua Barat Daya

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2)
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.

Pasal 20

Ketentuan mengenai peng1sian jumlah kursi Dewan
Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Dewan Perwakilan
Daerah Republik Indonesia, DPR Papua Barat Daya dan
penetapan daerah pemilihan pada pemilihan umum
tahun 2024 sebagai akibat dibentuknya Provinsi Papua Barat
Daya diatur lebih lanjut dalam undang-undang mengenai
pemilihan umum.

Pasal 21 ...

SK No 145084 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

Pasal 21

( 1) Ketentuan mengenai penataan aparatur sipil negara di
Provinsi Papua Barat Daya diatur dengan Peraturan
Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di
bidang aparatur negara dengan ketentuan khusus
sebagai ben tuk afirmasi.

(2) Pengisian aparatur sipil negara di Provinsi Papua Barat

Daya untuk pertama kalinya dapat dilakukan dengan
penerimaan:
- calon pegawai negeri sipil OAP yang berusia paling
tinggi 48 (empat puluh delapan) tahun;
- pegawai honorer OAP yang terdaftar kategori II di
Badan Kepegawaian Negara menjadi calon pegawai
negeri sipil yang berusia paling tinggi 50 (lima puluh)
tahun; dan
- pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

BABX

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 22

(1) Peraturan pelaksanaan Undang-Undang m1 harus

ditetapkan paling lama 2 (dua) tahun terhitung sejak
Undang-Undang ini diundangkan.

(2) Peraturan pelaksanaan sebagaimana dimaksud pada

ayat ( 1) juga terdiri dari jenis dan hierarki peraturan
perundang-undangan yang berlaku sebagaimana dalam
Otonomi Khusus.

Pasal 23

Cukup jelas.

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6831

SK No 145115 A jdih.kemenkeu.go.id

---

LAMPIRAN I

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 29 TAHUN 2022

TENTANG

PEMBENTUKAN PROVINSJ PAPUA BARAT DAYA

PRES I DEN

REPUBLIK INDONESIA

PETA WILAYAH PROVINS! PAPUA BARAT DAYA

130°0'0"E 131 °0'0"E 132°0'0"E 133°0'0"E

u
SPECIMEN z ~t~ f<J~

~ SKALA 1 :3,500,000

Laut Halmahera 20 40 80 120km

Grid Graticule(Geografis) ( SistemProyeksiDatum Horisontal Mercator WGS-84

KETERANGAN: \ Peralran
lbukotaKabupaten
GarisPantai Samudera Pasifik •@ lbukota Provinsi
Oanau -----c9
Perhubungan ~ Sungai
0 c,,,, 0 JalanArteri
0 0 1S::::-----c:;;--,-k~~-:::::::-::-;~:ii,:~»=~;;t;~=---~::::------r-----------,---------r ~ JalanKolektor Relief ~~ Jalanlain rr=--- Kontur 1 BatasWilayah
Batas Provinsi / .. Batas Kabupaten/Kola
KewenanganPengelolaan ( <jl BatasSumber Daya Alam di Laut Provinsi

WllayahAdmlnlstrasl
Kab. Sorong Kab. Tambrauw

Kab. Sorong Selalan Kab. Maybrat
fU)' -t-1--,-'---~~---t~~--~----t--,,, Kab. RajaAmpat KotaSorong -------. SUMBER DATA:
Peta Rupabumi Indonesia skala 1:50.000 terbitan Sadan lnformasi Geospasia1,
\ 4x::f;~-~ ~ ~ Peta Wilayah Administrasi Provinsi Papua Bar at Daya ska ta 1:650.000 serta has ii
kompilasi dari berbagai sumber data kewilayahan melalui proses generalisasi.
.'-----...
REFERENSI:
1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1969 tentang Pembentukan Propinsi Otonom PROVINS! \._ • • J:\ lrian Baral dan Kabupaten-Kabupaten Otonom di Propinsi lrian Baral
PAPUA BARAT 2. Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999 tenlang Pembentukan Propinsi lrian Jaya
Tengah, Propinsi lrian Jaya Baral, Kabupaten Paniai, Kabupaten Mimika.
KabupatenPuncakJaya. dan Kola Sarong
1. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002 tenlang Pembentukan Kabupaten Sarmi,
Keibupeiten Keerom, Kabupaten Sorong Se Iatan, Kabupaten Reija Ampat,
Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Tolikara,
Kabupaten Waropen, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Boven Digoel,
Kabupaten Mappi. Kabupaten Asmat. Kabupaten Teluk Bintuni. dan
Kabupaten Teluk Wondama di Provinsi Papua
1. Undang-Undang Nomor 56 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Tambrauw
diProvinsiPapuaBarat
1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2009 tenlang Pembentukan Kabupaten Maybrat
diProvinsiPapuaBarat
1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tenlang Perubahan Kedua alas Undang-
undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 141 Tahun 2017 tentang Penegasan
130°0'0"E 131 °0'0"E 132"0'0"E 133"0'0"E BatasDaerah

SK N::> 07~312 C

jdih.kemenkeu.go.id

---

PRES I DEN

REPUBLIK INDONESIA

PROVINS! PAPUA BARAT DAYA

A. KABUPATEN SORONG 25 DISTRIK KONHIR C. KABUPATEN AAJAAMPAT D AASUPATEN TAMBAAUW 2!! DIST RIK MANEl<AR 1& OISTRIK AYAMARU TIMUR SELATAN
1. DISTRIK MAKOON 26. 01S1R 1K KlASAfE'T 1. OISTRIK MISOOL IMISOOL UTARA} 1. DIST RIK FEF 26. DISTRII< MPUR 19. OISTRIK AYmARU UTARA TIMUR
2 OISTRIK 8fRAUR 27. DISTR!K HOBARD 2 DISTRIK WAICFO UTA.RA 2 OISTRIK MIYAH 27. OISTRIK AMBERBAKEN BARAT 20. DISTRIK AYAMARU TENGAH t(ASI 21. AYAMI\RU B.I\RAT 28. OISTRIK DISTRIK 28. DISTRII( SALAWATI TENG.AH 3 WAIGFO SFIATAN 3 3 YFMRUN OISTRIK OISTRIK DISTRIK 22 11::NQAH OISTRIXA111NYO 19 HOIA.IN OIST~IK SE::LE:MKAI OISH-tll< SAi AWA.Tl n ◄. OISTRIK SE:Gt:T 4. DISTRIK SALAWATI UTAAA -4. DIST RIK KWOOR
!i. 01ST RIK AJMAS 30. IJIS UU( SA'/05" f IMUR 5. DISTRIK KEP\JLAUAN A.YAU 5. DIST RIK SAUSAPOR E l<.IIBUPATEN MAYBRAT 2324. OISTRII<01S I ~IK AllMARElNYOSClATANRAYA 6 DISTRIK KLAMONO 8. KASUPAlEN SORONG SELATAH 6 DIST RIK MISOOL TIMUR 6 DISTRIK.ABUN
OISTRIK SYWAK 7 OISTRIK WAIGEO 7. OISTRIK SAVOSA SAAAT 7 1. DISTRIKAIFAT F KOTASOROHG MORAIO 8. DISTRIK OISTRlK 2 SCGUN 1. DISTRIK TEMINN3UAH TIMUR 8. OISTRIK WAJGC.O 8. DIST RIK AIFAT UT.ARA
9 DISTR!K MAYAMUK 2. DISTRIK INAN'WATAN 9 OISTRIK TCLUK MAVALIBIT 9. DIST RIK KtOAR 3 OISTRIK AIFAT TIMUR
10 OISTRIK. SAi AWATI SEV.'TAN 3 DISTRIK SAWIAT 10 OISTRIK KOFIAU 10 DISTRIK .o\MRFRAAKEN -4. OISTRIK AIFAT SELATAN 1 DISTRIK SORONG 4. OISTRIK KOK.ODA SORONG DISTRIK TIMUR 11 KLABOT OISTRIK MEOS 11 DISTRIK SENOPI 11 DISTRIK MANSAR OISTRIKAITINYO 6ARAT 2. 5
~ DISTRlt<; MOSWAREN 6.1\Rf\T SORONG DISTRIK J OISTRIK MUBRANI 12. OISTRIK OISTRIK MISOOl SEU.TAN 12 12. KLAWAK OISTRIKAITINYO 0.
1. DISTRIK MAUDUS e OISTRIK SFRFMUK 13. DISTRlK WARWARBOMI 13. OISTRIK Blt<AR 7. OtSTRtl< AITINYO UTARA 4. DISTRIK SORONG k.EPULAUAN
1-4. OISTRIK MARIAT 7. DISTRIK WAVER 1-4 OISTRIK WAIGEO BARAT KEPULAUAN 1-4. DtSTRlk. BAMUSBAMA &. OISTRJK AYAMARU 5. OISTRIK SORONG UTARA 1S. OISTRIK Ku\YILI a. DISTRIK KAIS 1S. OISTRIK MISOOL BARAT 15 OlSTRIK ASES 9. OISTRJK J\YJ\MJ\RU VTARA 6. DISTRIK SORONG MANOI
1. OISTRIK KLASO 9. DISTRIK KONOA 16 DISTRII< K[PULAUAN SEM8ILAN 16 DISTRIK MIYAtl SELATAN tO DIST RIK AYAMARU TIMUR 7 DISTRIK SORONG KOTA
17 OISTRIK MOISFGEN 10. OISTRI< MATEMANI 17 DISTRIK KOTA WAISAI 1 7 nf!';TRIK IRFRFS 11. DISTR.IK MARE 9 DISTRIK l<L.AURUNG
11!1 DISTRIK SORONQ 11. DISTRII< KOKODA UTARA 19 DISTRIK TIPI 0t MAVAl 181T 19 OISTRIIC TOROUW 12. DISTRIK AIFAT TIMUR TENGAH 9. DISTRIK -.CALAIMSIMSA
1. OISTRIK BA.GUN 12.. OISTRIK SAlf"I 19 OISTRIK BATANTAUTAR" 19 OISTRIK WlLHEM ROUMBOUTS 13 OISTRIK AIFAT TIMUR JAUH 10. OISTRIK MALADUM MES

20. DJSTRIK WEMAK 13 OISTRIK FOKOUR 20 DISTRIK SALAWATI BARAT 20 DISTRIK TINGGOUW 14. DISTRII< AIFAT TIMUR SELATAN

21 . DISTRIK SUNOOK 14. OISTRIK SAI.KMA 21. DISTRIK SALAWATI TENGAH 21 DISTRIK l<WESEFO 15. DISTRIK AYAMARU SELATAN
2:2. DISTRIK BUK 15. OISTRIC KAIS OARAT 22. OISTRIK SUPNIN 22. OtSTRIK MAWABUAN 16. OISTRIK AYAMARU JAYA

23. DISTRIK SA.ENGKEOUK 23. OISTRIK IJ.YAU 23 OISTRIK KC.BAR TIMUR 17 DIST RIK AYAMARU SELA.TAN JAVA

1. OISTRIK MAl..ABOTOM 2-4 DISTRIK SATANTA SELATAN 24 DISTRIK KE8AR SELATAN

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

~::::::~~inan sesuai dengan aslinya
~~·~~AN SEKRETARIAT NEGARA ttd.

BLIK INDONESIA

Perundang-undangan
· strasi H ukum, JOKO WIDODO

___ fSK No 074322 C ilv{=C
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA .

LAMPIRAN II

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 29 TAHUN 2022

TENTANG

PEMBENTUKAN PROVINS! PAPUA BARAT DAYA

DAFTAR PULAU DAN KOORDINAT

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Salawati 01 °05'47.97" s 130°54'08.09" T
1. Ef Lalo 01 °05' 13.00" s 131 ° 13'31.44" T
1. Pulau Amuk 01 °00' 55.40" S 131°15'00.51" T
1. Pulau Amuk Kecil 01 °00'47.56" s 131 °15'08.80" T
1. Pulau Anak Makmak 01 °08' 19.98" s 131 ° 12'26.70" T
1. Pulau Arar 01 °00' 18.17" s 131 ° 14'57.94" T
1. Pulau Arar Kecil Selatan 01 °00'38.45" s 131 °15'09.44" T
1. Pulau Arar Kecil U tara 01 °00'32.24" s 131 °15'12.92" T
1. Pulau Balesewolo 01 °04'53.63" s 131 °14'18.07" T
1. Pulau Bambu 01 °32' 12.89" s 131 ° 17'04.91" T
1. Pulau Batuempe 01 °28'34.2 l" s 130°59'30.86" T
1. Pulau Batuhun 00°44'14.36" s 131 °34'58.95" T
1. Pulau Bisi Hubuk 00°45'34.44" s 131 °24'59.82" T
1. Pulau Bodo 01 °14'07.80" s 130°41'26.98" T
1. Pulau Cun 01 °15'28.63" s 130°45'00.96" T
1. Pulau Denie 01 °21 '03.33" s 130°42'59.80" T
1. Pulau Dua Barat 01°31'41.08" s 131 °28'27.58" T
1. Pulau Dua Timur 01 °31'38.70" s 131 °28'39.04" T
1. Pulau Empe 01 °28'25.03" s 130°59'22.86" T
1. Pulau Evow 00°45'05.23" S 131 °26'56.89" T

SK No 163027 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Folesi 01°13'13.73" s 131 °07'59.80" T
1. Pulau Gelo 01 °23'20.89" s 130°52'19.ll" T
1. Pulau Germa 01 °01'53.97" s 131 ° 13'00.26" T
1. Pulau Germa Selatan 01 °02'08. 76" s 131 °13'14.79" T
1. Pulau Germa Utara 01 °01'52.35" s 131 °12'51.38" T
1. Pula u Kalili p 01 °23'06. 99" s 130°54'26.30" T
1. Pulau Kalipopo 01°11'17.61" s 131 ° 10'58.85" T
1. Pulau Kamomyel 01°14'02.99" s 131 °06' 18.54" T
Pulau Kamomyel Kecil 29. 01 ° 14'26.85" s 131 °06' 19.89" T Selatan
1. Pulau Kamomyel Kecil Utara 01 ° 14' 18.63" s 131 °06'41.21" T
1. Pulau Kamonyel 01 ° 14'33.09" s 131 °05'38.27" T
1. Pulau Kamonyel Kecil 01 °14'35.83" s 131 °05' 10.90" T
1. Pulau Karababu 01°12'47.53" s 131 °09'57.08" T
1. Pulau Karabaik 01 °12'49.49" s 131 °07'49.24" T
11 T 35. Pulau Karabra 01 °29'22.58 11 s 131 °40'41.91
1. Pulau Karapese 01°11'38.33" s 131 °09'12.91" T
1. Pulau Karapese Kecil 01 ° 12'03.35" s 131 °09'12.51" T
1. Pulau Karapese Selatan 01°11'56.32" s 131 °08'4 l.24" T
1. Pulau Karapese Utara 01°11'49.28" s 131°08'46.71" T
1. Pulau Kasim 01°17'53.20" s 131 °01'00.28" T
1. Pulau Katimin 01 ° 13'54.00" s 131 °08' 17.39" T
1. Pulau Kawak Iving 00°45'36.37" s 131 °25'05.09" T
1. Pulau Kawak Mabu Bolos 00°45'36.37" s 131 °24'56.29" T
1. Pulau Kebon 01 ° 14' 13.03" s 130°44'37.54" T
1. Pulau Kebon Besar 01 ° 13'54.13" s 130°43'59.33" T
1. Pulau Kebon Kecil 01 ° 13'34.88" s 130°43'53.88" T

SK No 116934 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRES ID EN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Kebu 01 °09' 16.59" s 130°41'30.62" T
1. Pulau Klasabun Besar 01°23'12.19" s 131 °19'35.71" T
1. Pulau Klasabun Kecil 01 °20'50.93" s 131 °19'27.09" T
1. Pulau Lalya 01 °11'02.37" s 131 °10'31.49" T
1. Pulau Lio 01 °04'27.44" s 131 ° 14'27.04" T
1. Pulau Loslos 01°15'44.16" s 130°36'24.82" T
1. Pulau Loslos Kecil 01 ° 15'45.59" s 130°36'40.29" T
1. Pulau Lugo 01 °23'42.10" s 130°57'40.81" T
1. Pulau Lugo Kecil 01 °24'00.87" s 130°57' 19.26" T
1. Pulau Lusya 01°19'58.18" s 130°43' 16.34" T
1. Pulau Makmak 01 °07' 14.30" s 131 °12'50.93" T
1. Pulau Mehil 01 °07' 11.28" s 131°10'19.89" T
1. Pulau Membok 01 °24'22.31" s 130°54'45.04" T
1. Pulau Menonket Barat 01 °20'04.15" s 130°53' 14.14" T
1. Pulau Menonket Tengah 01 ° 19'42.98" s 130°54' 10.04" T
1. Pulau Menonket Timur 01°19'51.25" s 130°54'57.02" T
1. Pulau Minlo 01 ° 19'56.86" s 130°42'42.30" T
1. Pulau Mo Kecil 01 ° 13'50.52" s 131 °02'53.75" T
1. Pulau Mokon 01°10'13.0l" S 130°37'37.80" T
1. Pulau Musebek 01 °02'38.89" s 131°14'37.ll" T
1. Pulau Nasief 01°21'05.72" s 131 °00'22.05" T
1. Pulau Nunfien 01 ° 16'27.08" s 131 °02'2 l.33" T
1. Pulau Nyamat 01°11'07.06" s 131 °08'07 .22" T
1. Pulau Nyamat Kecil 01 ° 11' 14 .1 0" S 131 °08' 13.87" T
1. Pulau Nyamat Kecil Selatan 01°11'39.12" s 131 °07'54.7 l" T
1. Pulau Omaki 01 °22'57.95" s 130°54'35.34" T

SK No 116935 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Opuyef 01 °10 136.56" s 131 °11' 17.23" T
1. Pulau Pam 01 °21 146.37" s 130°55 153.18" T
1. Pulau Pam Kecil 01 °22'01.66" s 130°56 100.83" T
1. Pulau Peli 01 °22'45.44" s 130°55 123.29" T
1. Pulau Saba 01°21 117.01" s 130°52' 18.00" T
1. Pulau Sagemun 01 °04 143.23" s 131 °13'49.38" T
1. Pulau Sego 01 °09'50.55" s 130°42'41.29" T
1. Pulau Sego Masmas 01 °09'30.83" s 130°42'31.43" T
1. Pulau Selebus 01 °02'34.32" s 131 ° 14 106.98" T
1. Pulau Senogotul 01 ° 13'54.13" s 130°42'59.35" T
1. Pulau Sentarai 01 °09'02. 70" s 131 °11'50.35" T
1. Pulau Sisi Darat 00°59 115.90" s 131°16'19.51" T
1. Pulau Sisi Laut 00°59'24.65" s 131°15 118.29" T
1. Pulau Surupat 01°11'07.06" s 131 °08 129.90" T
1. Pulau Tawa 01 ° l 9'52.86" s 130°42' 12.82" T
1. Pulau Tawaya 01 °20'28. 92" s 130°42'19.77" T
1. Pulau Teleme 01 °22 156.23" s 130°59'22.28" T
1. Pulau Tolesi 01 ° 13'35.23" s 131°07'12.88" T
1. Pulau Tolesi Kecil 01°13'23.ll" S 131 °07'48.07" T
1. Pulau Tupaimi 01°11'41.07" s 131 °08'28.73" T
1. Pulau Tupaimi Kecil 01°11'18.0l" S 131 °08'53.75" T
1. Pulau Umat 01 °19'57.83" s 130°45'29.66" T
1. Pulau Umglo 01 °13 139.33" s 130°43'22.77" T
1. Pulau Umien 01°15 157.80" s 130°43' 14.14" T
1. Pulau Umya 01 ° 14'21.66" s 130°43 119.48" T
1. Pulau Unaginin 01°11'28.56" s 131 °07' 12.88" T

SK No 116936 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau U naginin Kecil 01 °11'43.42" s 131 °07'2 l.87" T
1. Pulau Unlelies 01°10'16.30" s 130°40'27.62" T
1. Pulau Wolo 01 °07'45.54" s 131 °10'35.74" T
1. Pulau Wologenan 01 °08'43.58" s 131 ° 10'56.78" T
1. Pulau Yarif 01 °08'46.12" s 131 ° 10'05.13" T
1. Pulau Yawya 01 °01'09.58" s 131°12'45.46" T
1. Pulau Yawya Barat 01 °01'26.80" s 131 °12'31.21" T
1. Pulau Yawya Timur 01°01'16.67" s 131 ° 13' 16.03" T
1. Pulau Yerusir 01 °01'36.48" s 131°13'44.11" T
1. Pulau Yus Genan 01 °30'38.45" s 131 °10'29.25" T
1. Yef Bi 01°21'26.91" s 130°56'50. l 7" T
1. Yef Bi Kecil 01 °21'47.06" s 130°57' 13.11" T
1. Yef Danya 01 ° 13'56.93" s 130°39'08.78" T
1. Yef Kapal 01 °13'30.93" s 131 °06'32.61" T
1. Yef Keren 01 °05'35.59" s 131 ° 13'35.03" T
1. Yef Nanas 01 °13'14.46" s 131 °05'01.89" T
1. Yef Yal 01 °39'39.88" s 131 °26'25.18" T
1. Yef Yus 01 °45' 11.96" s 131 °08'34.59" T
1. Pulau Bot 01 °26'12.52" s 131 °58'41.87" T
1. Pulau Kopor 01 °42'29.62" s 132°04'07. l 9" T
1. Pulau Metemani 01 °57'03.03" s 132° 14'00.04" T
1. Pulau Pasir Hitam 01 °53'03.41" s 131 °57'15.93" T
1. Pulau Sesna 01 °32'45.75" s 132°05'07.50" T
1. Pulau Waren 01 °30'52.76" s 131 °59'45.52" T
1. Ef Kulbul 00°52'54. l l" S 130°44'42.97" T
1. Ef Kwit 00°54'29.64" s 130°29'23.66" T

SK No 116937 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. EfLin 00°48'45.19" s 130°51'43.83" T
1. EfNa 02°02'28.69" s 130°39'31.67" T
1. Ef Pyan Atsa 02°02'29.13" s 130°46'44.07" T
1. Ef Pyan Fat 02°02'2 l .1 7" s 130°46' 17.15" T
1. Ef Pyan Fit 02°02' 12. 75" s 130°46' 13.32" T
1. Ef Pyan Ganan 02°02'03.33" s 130°46'02.91" T
1. Ef Pyan Lafa 02°01'54.43" s 130°45'55.43" T
1. Ef Pyan Lafamaisa 02°01'56.07" s 130°45'54.04" T
1. Ef Pyan Les 02°02' 11.50" s 130°45'43. l 7" T
1. Ef Pyan Lim 02°02'22.43" s 130°46' 12.69" T
1. Ef Pyan Lol 02°02'00.96" s 130°45'56.23" T
1. Ef Pyan Lu 02°02'31.53" s 130°46'32.00" T
1. Ef Pyan Pale 02°02'13.72" s 130°45'53.11" T
1. Ef Pyan Pat 02°01'54.72" s 130°45'37 .68" T
1. Ef Pyan Sawi 02°02' 18.4 7" s 130°46'04.99" T
1. Ef Pyan Si 02°01'54.54" s 130°46'00.79" T
1. Ef Pyan Tol 02°02'24.69" s 130°46' 12.87" T
1. Ef Pyan Wal 02°02'01.39" s 130°45'33.43" T
1. Ef Pyan Wonom 02°02'21.44" s 130°46' 10.99" T
1. Ef Tabotmene 02°02'45. 98" s 130°39'44.98" T
1. EfTepfia 00°4 7' 15.08" s 130°48'38.27" T
1. Meos Abay 00°31'07.77" s 130°34'43.85" T
1. Meos Aitapor 00°29'03.50" s 130°36' 11.49" T
1. Meos Ampui 00° 18'49.60" S 130°36'22.23" T
1. Meos Anggrek 00°26'22 .4 7" s 130°29'23.96" T
1. Meos Aroret Bonday 00°30'58.53" s 130°34'59. l 7" T

SK No 116938 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOO RD IN AT

1. Meas Aroret Fandu 00°30'59.74" s 130°35'00.83" T
1. Meos Aroret Munde 00°31'02.30" s 130°35'02.86" T
1. Meas Arwaf 00°26'40.09" s 130°29'25.00" T
1. Meas Arwaf Iboer 00°28'07.90" s 130°35'3 l.49" T
1. Meas Awaet 00°28'50.38" s 130°36'23.32" T
1. Meas Awat 00°26'34.80" s 130°29'41.84" T
1. Meas Awawebyar Kampung 00°31'08.63" s 130°34'07.85" T
1. Meas Awawebyar Mkun 00°31 '00.42" s 130°34'14.01" T
1. Meos Awawebyar Wambarek 00°31'03.90" s 130°34'06.30" T
1. Meas Awawebyar Wamurem 00°31'04.23" s 130°34' 10.07" T
1. Meas Awyau 00°25'02.22" s 130°36'54.29" T
1. Meas Bakon Bonday 00°29' 19. 96" s 130°36'03.28" T
1. Meas Bakon Iba 00°29'24.79" s 130°36'08.30" T
1. Meas Bakon Mkun 00°29'24.66" s 130°36'13.61" T
1. Meas Bakon Munde 00°29'26.07" s 130°36' 16.35" T
1. Meas Bakon Mundi 00°29'20.24" s 130°35'56.84" T
1. Meas Barbar 00°26'34.59" s 130°29'31.69" T
1. Meas Bau 00°26'46.70" s 130°29'24.90" T
1. Meas Bien 00°26'47.36" s 130°30'01.12" T
1. Meas Buek Bonday 00°29'01.4 7" s 130°36'28.19" T
1. Meas Buek Iba 00°29'04.86" s 130°36'28.70" T
1. Meas Buek Mkun 00°29'07 .37" s 130°36'32.10" T
1. Meas Bun Iba 00°30'41.60" s 130°33'30.39" T
1. Meos Bun Mkun 00°30'48.70" s 130°32'52.87" T
1. Meas Dore Intarwaim 00°21 '45.04" s 130°34'33.25" T
1. Meos Fanfan Mon Iba 00°29' 17.65" s 130°35'36.02" T

SK No 116939 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Meas Fanfan Mon Mkun 00°29 118.66" s 130°35 131.02" T
1. Meos Fofmbau 00°26 121.09" s 130°29 139.40" T
1. Meos Frei 00°28 132.52" s 130°34 108.39" T
1. Meos Ikar 00°28 149.64" s 130°36 103.75" T
Meos Imbekanaek 181. 00°30 154.39" s 130°34 109.95" T Wambrayew
Meas Imbekanaek 182. 00°30 151.82" s 130°34 111.98" T Wambruyer
1. Meos Imbetrar Munde 00°26 122.93" s 130°29 125.01" T
1. Meos Imburnoet 00°26 127. 73" s 130°29 143.46" T
1. Meos Imbyuwer 00°30 155.10" s 130°34 106.28" T
1. Meos Imuk Bonday 00°31 113.52" s 130°34 150.20" T
1. Meas Imuk Munde 00°31'17.50" s 130°34 150.76" T
1. Meas Inarpyai 00°31 102.11" S 130°35'30.62" T
1. Meos Inaw Iba 00°30 157.95" s 130°35 111.33" T
1. Meos Inaw Mkun 00°30 156.09" s 130°35' 13.85" T
1. Meos Inaw Munde 00°30 158.81" s 130°35 115.01" T
1. Meos Inbedok 00°29'09 .34" s 130°36 110.03" T
1. Meos Indwaf 00°29'05.66" s 130°36 108.47" T
1. Meos Injaka Iba 00°30'42.40" s 130°35'38.05" T
1. Meos Injaka Mkun 00°30 140.13" s 130°35 136.98" T
1. Meos Insaer Iba 00°27'50.15" s 130°34 142.76" T
1. Meos Insaer Mkun 00°27'4 7 .38" s 130°34 144.90" T
1. Meos Insur 00°30 141.67" s 130°33 146.43" T
1. Meos Introm 00°20'04.55" s 130°35 115.19" T
1. Meas Inttrom 00°31 '08.67" s 130°35 108.26" T
1. Meas Kaibam Iba 00°30'49.20" s 130°35 114.80" T

SK No 116940 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INOONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Meos Kaibam Munde 00°30'54.68" s 130°35'16.90" T
1. Meos Kamboa Iba 00°26'45. 96" s 130°29'40.06" T
1. Meos Kamboa Mkun 00°26'45.66" s 130°29'38.33" T
1. Meos Kangkum 00°29'09. 91" s 130°36'42.30" T
1. Meos Karpaitem 00°26'58.69" s 130°29'53.32" T
1. Meos Karpaitem Mkun 00°26'54.05" s 130°29'53.25" T
1. Meos Ker 00°28'40.89" s 130°34'05.48" T
1. Meos Kerufik 00°31'17.57" s 130°35'37.47" T
1. Meos Keruikpaef 00°28'03.85" s 130°35'29.92" T
1. Meos Keruker 00°29'04.04" s 130°36'23.69" T
1. Meos Kerumon 00°26'42.18" s 130°30'07.25" T
1. Meos Kerumon Mkun 00°26'47.18" s 130°30'06.45" T
1. Meos Kinaktapor Iba 00°30' 11.13" s 130°35'42.55" T
1. Meos Kinaktapor Mkun 00°30' 11.34" s 130°35'41.63" T
1. Meos Kinaktapor Mundi 00°30' 12.11" s 130°35'40.09" T
1. Meos Kor 00°26'48.09" s 130°29'45.36" T
1. Meos Kor Mkun 00°26'51.00" s 130°29'46.06" T
1. Meos Kor Weter 00°29'07.05" s 130°36'46.15" T
1. Meos Mambarat 00°26'22 .40" s 130°29'33.10" T
1. Meos Mambefat 00°28'53.58" s 130°36' 18.67" T
1. Meos Mambenu 00°30'22.84" s 130°32'52.88" T
1. Meos Mamkonkre 00°26'45.60" s 130°29'29.50" T
1. Meos Mandawaen 00°26'44.48" s 130°30'00.03" T
1. Meos Mandawan 00°46'05.22" s 130°51'39.04" T
1. Meos Mangkawa 00°26'40. l 7" s 130°29'22.54" T
1. Meos Mangkawwa 00° 30' 17.46" S 130°32'51.19" T

SK No 116941 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMAPULAU KOO RD I NAT

1. Meos Mangkringkring 00°20 120.11" S 130°35'29.19" T
1. Meos Mantorom Bonday 00°31 101.30" s 130°35' 16.27" T
1. Meas Mantaram Fandu 00°31 101.90" s 130°35 118.11" T
1. Meos Mantoram Munde 00°31 103.43" s 130°35' 18.43" T
1. Meos Mon Mkun 00°30 117.81" s 130°32 142.36" T
1. Meas Mondap Iba 00°30 156.57" s 130°35 105.64" T
1. Meos Mondap Mkun 00°30 146.22" s 130°35 101.63" T
1. Meos Nhoman 00°26 146. 91" s 130°30'00.83" T
1. Meos Nikanor 00°31'02.77" s 130°34 129.32" T
1. Meos Nyampun Abui 00°28'04.50" s 130°33 155.78" T
1. Meos Ombon 00°26 122.29" s 130°29'28.77" T
1. Meos Parem 00°31 100.30" s 130°34 119.45" T
1. Meos Paru Iba 00°30'28.56" s 130°35 137.50" T
1. Meos Paru Mkun 00°30'23.26" s 130°35'35.63" T
1. Meas Pimam Lawelawe 00°26'51.38" s 130°29 157.35" T
1. Meos Pinanso 00°28'3 l.21" s 130°35'57.84" T
1. Meos Rabon Iba 00°28'08.05" s 130°35' 19.32" T
1. Meos Rabon Mkun 00°28'16.71" s 130°35'22.80" T
1. Meas Ranasi 00°26'30.00" s 130°29'44.53" T
1. Meos Ranasi Mkun 00°26'32.63" s 130°29'39.38" T
1. Meos Ranso 00°28 141. 99" s 130°36'07.41" T
1. Meos Rebit 00°29'03.04" s 130° 36'2 l. 95" T
1. Meos Rum 00°26'43.05" s 130°29'22.43" T
1. Meos Tabitatu Iba 00°31'08.14" s 130°34'59.77" T
1. Meos Tabitatu Mkun 00°31 111.38" s 130°34'59.34" T
1. Meas Tawparanadi 00°29' 11.30" s 130°36 114.95" T

SK No 116942 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Meos Tawparanadi Bonday 00°29'09.94" s 130°35'56.90" T
1. Meos Tawparanadi Fandu 00°29' 10.70" s 130°36'00.61" T
1. Meos Tawparanadi Mkun 00°29' 11.00" s 130°36'05.60" T
1. Meos Tawparanadi Munde 00°29' 12.35" s 130°36'07.20" T
1. Meos Trai 00°28'4 7 .55" s 130°34' 19.48" T
1. Meos Trai Weter 00°28'09.20" s 130°35'54.74" T
1. Meos Urai Bonde 00°24'37. l l" S 130°42'03.37" T
1. Meos Urai Mkun 00°24'37.50" s 130°41'50.89" T
1. Meos Waimun 00°31' 11.64" s 130°35' 15.65" T
1. Meos Walek 00°26'25.04" s 130°29'29.42" T
1. Meos War Manak 00°28'08. l 9" s 130°35'41.39" T
1. Meos Yar 00°26'25. 73" s 130°29'25.39" T
1. Meos Yar Mar 00°28'07.06" s 130°35'47. l 9" T
1. Nus Alalel Lols 01 °59'47.32" s 130°36'17.90" T
1. Nus Alalel Sawis 01 °59'44.05" s 130°37'06.94" T
1. Nus Alalels 02°00'01.65" s 130°36' 15.39" T
1. Nus Kalaans 01 °37'57.16" s 130° 14'30.08" T
1. Nus Wono 00°06'49.07" u 130°08'57.00" T
1. Nus Wono Genan 00°06'49.48" u 130°08'55.0l" T
1. Nus Yabal 00°08'04.31" u 130°04' 10.21" T
1. Nus Yal 00°07' 16.63" s 130°40' 13.52" T
1. Nus Yal 00°10'37.18" u 130°01'56.72" T
1. Nus Yal Genan 00°10'37.39" u 130°01'59.08" T
1. Pulau Abai 00°24' 15.46" s 130°37'58.62" T
1. Pulau Abai 00°20'35.86" s 130°59'40.57" T
1. Pulau Abaiyeben 00°24' 14.96" s 130°37'28.96" T

SK No 116943 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMAPULAU KOORDINAT

1. Pulau Abidon 00°29'59.51" u 131 °07'28. 78" T
1. Pulau Abiyem Ganan 00° 12'04.88" S 130° 12'52.46" T
1. Pulau Abiyem Palay 00°12'01.03" s 130° 13'00.06" T
1. Pulau Ableybus 00°25'01.58" s 130°36'29.85" T
1. Pulau Abor Taruk Besar 00°27'24.28" s 130°28'45.00" T
1. Pulau Abor Taruk Kecil 00°27' 15.03" s 130°28'56.58" T
1. Pulau Abris 00°38'41.65" u 131 °09'24.31" T
1. Pulau Abupal 00°12'54.31" s 130°16'54.69" T
1. Pulau Abupal Sawi 00°12'49.l 1" S 130°17'12.19" T
1. Pulau Adekaka 00°20'37.48" s 131 °00'54.87" T
1. Pulau Air Beroi 00°33'54.20" s 130°31 '03.29" T
1. Pulau Aiyai 00°08'59.22" s 130°13'34.90" T
1. Pulau Aiyai Genan 00° 10'54.83" S 130° 12'48.20" T
1. Pulau Aleg Ni Yef Ganan 00°09'55.01" u 130°02'45.75" T
1. Pulau Aleli 00°21'10.58" s 130°34'04.77" T
1. Pulau Alfia Wagayun 00°00'56.13" s 130° 17' 18.96" T
1. Pulau Alilinmalan 00°24'56.61" s 130°36'29.11" T
1. Pulau Alilinmalan Peley 00°24'58.99" s 130°36'38.51" T
1. Pulau Alit Nisa 00°21 '46.30" s 130°34'22.50" T
1. Pulau Alogo 00°08'20.29" u 130°04'21.20" T

II s 130°53'07.55" T 300. Pulau Alokwai ooo 17'05.01
1. Pulau Alomketo 00° 10'20. 92" U 130°00'25. l 7" T
1. Pulau Alomketo Genan 00°10'14.72" u 130°00'23.69" T
1. Pulau Alomketoyes 00°10'22.01" u 130°00'30.01" T
1. Pulau Alvia Ganan 00°01' 10.93" s 130°18'06.74" T
1. Pulau Alvia Les 00°01'07.28" S 130° 17'56.57" T

SK No 116944 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INOONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Alvia Lol 00°01 '03.20" s 130°17'57.76" T
1. Pulau Alvia Matlolo 00°01 '04.32" s 130°18'10.94" T
1. Pulau Alvia Peley 00°01'07.41" S 130° 18'06.07" T
1. Pula u Alviafi t 00°00' 31. 96" s 130°24'08.90" T
1. Pulau Andau Ebai 00°41'27.28" s 130°14'24.99" T
1. Pulau Andau Mgun 00°40'24.12" s 130° 15' 10.30" T
1. Pulau Anggombaleo Matlolo 00° 13'00.64" S 130° 17' 19.34" T
1. Pulau Anggombaleo Pat 00° 12'59.09" S 130° 17' 16.46" T
1. Pulau Anggombaleo Sawi 00°13'01.91" s 130° 17'45.43" T
1. Pulau Ansana Besar 00°24' 13.78" s 130°37'58.89" T
1. Pulau Ansana Kecil 00°24' 13.14" s 130°37' 58.60" T
1. Pulau Apatlei 00° 18'59.33" S 130°38'26.05" T
1. Pulau Apatlo Lol 00°24'51.73" s 130°34'08.84" T
1. Pulau Apayet Les 00°11'10.80" S 130°26'21.85" T
1. Pulau Apop 00°35'42.91" u 131 °08'54.10" T
1. Pulau Apop Uray 00°34'55.23" u 131 °08'51.96" T
1. Pulau Apsipi 00°04' 12.42" s 130°22'00.46" T
1. Pulau Arawa 01 °46'46.20" s 129°39'32.31" T
1. Pulau Arber Munday 00°22'38.37" u 131 °02' 12.23" T
1. Pulau Arber Mundey 00°22'39.79" u 131 °02'1 l.71" T
1. Pulau Ardirkansai 00°37'26.82" u 131 °07'07.49" T
1. Pulau Arebalangket Palay 00° 12'05.50" S 130°14'16.62" T
1. Pulau Arebalangket Pat 00° 12'07. 90" S 130° 14' 14.55" T
1. Pulau Arebalangket Sawi 00° 12' 10.39" S 130° 14'48.58" T
1. Pulau Arefi 00°4 7'22.21" s 130°42'26.83" T
1. Pulau Arefi Brawek 00°4 7'29.11" s 130°42'02.66" T

SK No 116945 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Arempeley Genan 00°09'57.79" u 130°02'53.61" T
1. Pulau Arkalemana 00°21' 16.40" s 130°34'37.47" T
1. Pulau Arkatpin 00°20'51.73" s 130°34'52.42" T
1. Pulau Arkatpin .Peley 00°20'4 7 .22" s 130°34'58.46" T
1. Pulau Aryai 00°13'37.99" s 130°23' 13.64" T
1. Pulau Aryop 00°21 '06.26" s 130°57'39.74" T
1. Pulau Atelem 00°08'43.12" s 130°16'01.12" T
1. Pulau Atredao 01 °15'58.69" s 129°44' 14.10" T
1. Pulau Au Ling Pato 01 °57'06.49" s 130°24'08.88" T
1. Pulau Au Ling Pato Lu 01 °57' 13.32" s 130°24'07.30" T
1. Pulau Augusta 00°38'53.43" s 130°34'34.27" T
1. Pulau Auja Hana Ai Ha 01 °56'59.79" s 130°23'39.59" T
1. Pulau Auja Hana Ai Lu 01 °57'00.47" s 130°23'39.14" T
1. Pulau Auja Hana Ai Tol 01 °57'01.37" s 130°23'38.72" T
1. Pulau Auja Kalim Na Fat 01 °57' 12.29" s 130°24'00.28" T
1. Pulau Auja Kalim Na Fit 01 °57'08.97" s 130°23'45.26" T
1. Pulau Auja Kalim Na Lim 01 °56'55.45" s 130°23'58.57" T
1. Pulau Auja Kalim Na Lu 01 °57'06.36" s 130°23'59.15" T
1. Pulau Auja Kalim Na Norn 01 °57'08.42" s 130°23'45.40" T
1. Pulau Auja Kalim Na Sa 01 °57'07.62" s 130°24'02.22" T
1. Pulau Auja Kalim Na Tol 01 °57'04.95" s 130°23'56.06" T
1. Pulau Auja Kalim Na Wal 01 °57' 13.67" s 130°23'43. 75" T
1. Pulau Aujunkatu 01 °52'09.87" s 130°25'27.35" T
1. Pulau Auwanwaiditim Ganan 01 ° 50'05.46" s 130°27'43.22" T
1. Pulau Auwanwaiditim Pale 01 °50'03.13" s 130°27'12.77" T
1. Pulau Awyaw Ganan 00°24'59.35" s 130°36'56.74" T

SK No 116946 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Ayei 00° 10'30.28" S 130° 13'38.10" T
1. Pulau Ayem 00°49'02.23" s 130°54'06.05" T
1. Pulau Ayem Kecil 00°48'50.99" s 130°54'36.05" T
1. Pulau Ayov 00°47'53.89" s 130°40'33.72" T
1. Pulau Ayulo Ganan 00°11'44.92" s 130°20'53.37" T
1. Pulau Ayulo Palay 00° 11 '48. 97" S 130°21'01.34" T
1. Pulau Ayumatnikalet 00°20' 10.39" s 130°35'03.71" T
1. Pulau Ba 02°04'23.27" s 130°24' 11.00" T
1. Pulau Babani Pumpesun 00° 11 '45. 94" S 130°26'21.00" T
1. Pulau Baibor 00°02'44.75" s 130°43'25.95" T
1. Pulau Balak 00°20' 16.55" s 130°35'28.10" T
1. Pulau Balbal Les 02° 14' 12.95" s 130°30'49.94" T
1. Pulau Balbal Lol 02°00'45.69" s 130°23'32.94" T
1. Pulau Balbileget Sawi 02°05'01.39" s 130°30'05.84" T
1. Pulau Balbileget Sawi 02°05'05. 72" s 130°29'54.15" T
1. Pulau Balbili 01 °05'32.09" s 131 °10'32.88" T
1. Pulau Balbili Lol 01°05'10.49" s 131 ° 10'34.27" T
1. Pulau Balbili Mirinle 01 °05'40.40" s 131 °10'08.79" T
1. Pulau Balbilleget Yeffo 02°05' 13.40" s 130°29'50.66" T
1. Pulau Balbul Atsa 02° l 1'34.26" s 130° 18'45.66" T
1. Pulau Balbul Fat 02°11'47.95" s 130° l 9'08.92" T
1. Pulau Balbul Ganan 02° 11 '49 .46" s 130° 19' 18.40" T
1. Pulau Balbul Lim 02° l 1 '43.60" s 130° 19'30.50" T
1. Pulau Balbul Lu 02° l l '42.36" s 130° l 9'00.00" T
1. Pulau Balbul Pale 02° l 1 '41.50" s 130° 18'31.41" T
1. Pulau Balbul Tol 02° l l '38.82" s 130° 19'04.58" T

SK No 116947 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

Pulau Balbulol Kapatcol 384. 02°01 '28.17" s 130°41'33.10" T Masos
Pulau Balbulol Kapatcol 385. 02°01'29.12" s 130°41'55.46" T Togaya
Pulau Balbulol Kapatcol 386. 02°01'39.l 1" S 130°41'20.28" T Yasancau
Pulau Balbulol Nikapacol 387. 02°00'32.72" s 130°41 '22.45" T Katem Tobantano
Pulau Balbulol Nikapacol 388. 02°01'41.88" s 130°40'48.52" T Nitiptobalbulya
Pulau Balbulol Nikapacol 389. 02°00'33.72" s 130°41 '24.42" T Toluya
Pulau Balbulol Nikapatcol 390. 02°01'44.65" s 130°40'53.85" T Ganantoisimyaja
Pulau Balbulol Nikapatcol 391. 02°01'45.41" s 130°40'57.96" T Tabofon
-
Pulau Balbulol Nikapatcol 392. 02°01 '30.33" s 130°41'15.05" T Toforon
Pulau Balbulol Nikapatcol 393. 02°01'31.33" s 130°41'13.71" T Tolanam
Pulau Balbulol Nikapatcol 394. 02°01 '24.39" s 130°40'57.01" T Tolentau
Pulau Balbulol Nikapatcol 395. 02°01 '20.30" s 130°41'39.26" T Tololya
Pulau Balbulol Nikapatcol 396. 02°01'40.92" s 130°40'47.49" T Tomanyanimtotiplol
Pulau Balbulol Nikapatcol 397. 02°01'30.92" s 130°41 '05.39" T Tomasigitlapo
1. Pulau Balea 00°24' 14.14" s 130°37'26.41" T
1. Pulau Balea 00° 19'08.92" S 130°38'55.63" T
1. Pulau Balea Atsa 00°24'08.43" s 130°37'23.61" T

SK No 116948 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIOEN

REPUBLIK INOONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Balea Fat 00°24 105.13" s 130°37'21.07" T
1. Pulau Balea Lu 00°24 107 .23" s 130°37'25.04" T
1. Pulau Balea Tol 00°24'07.62" s 130°37'26.56" T
1. Pulau Balok Ganan 02°14'26.05" s 130°21 137.64" T
1. Pulau Balok Pale 02° 14 132.50" s 130°22'09.65" T

11 406. Pulau Barn 00°56 118.56" s 131 °04'01.79 T
1. Pulau Banlu Ganan 00°08 114.95" s 130°40 100.29" T
1. Pulau Banlu Pale 00°08' 13.44" s 130°39 152.06" T
1. Pulau Banos 01°58 112.13" s 130°30'48.93" T

11 410. Pulau Banos Nikapatcol 01 °58 109.95 s 130°30'47.17" T
Pulau Banyaganan Yef 411. 02°07'21.15" s 130°26 154.80" T Kacuo
Pulau Banyaganan Yef 412. 02°07'44.24" s 130°27'02. 72" T Kanitif
Pulau Banyaganan Yefto 413. 02°07'30.60" s 130°26'47.01" T Palolon
Pulau Banyaganan Yefto 414. 02°07'37.04" s 130°26 158.25" T Sapen
1. Pulau Banyagananbati 02°07'38. l 9" s 130°26'34.99" T
1. Pulau Banyagananpulau 02°07'22.49" s 130°26'44.40" T
Pulau Bat Mame Yef 417. 02°13 114.79" s 130°29 119.64" T Binamoe
Pulau Bat Mame Yef 418. 02°13'22.00" s 130°29'21 .48" T Manyanim
1. Pulau Bat Mame Yef Yahya 02° 13' 10.89" s 130°29'05.70" T
1. Pulau Batang Pele 00° 1 7' 59 .87'' S 130° 13' 12.27" T
1. Pulau Batanta 00°51 135.58" s 130°39 141.22" T
1. Pulau Batbitiem Ganan 02° 14'49.33" s 130°33 142.18" T

SK No 116949 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INOONESIA

NO. NAMAPULAU KOORDINAT

1. Pulau Batbitiem Pale 02° 14'45.48" s 130°32'59.46" T
1. Pulau Batbitiem Palolon 02° 14'46.53" s 130°33'31.67" T
1. Pulau Batbitiem Pat 02°14'56.95" s 130°32'45.91" T
1. Pulau Batbitiem Sawi 02° 14'54.23" s 130°33' 18.37" T
Pulau Batbitim Yef Abdul 427. 02°14'35.79" s 130°33'25.48" T Rauf
1. Pulau Batbitim Yef Kacu Tol 02°14'59.07" s 130°34'00.89" T
1. Pulau Batbitim Yef Koin 02° 14' 52.64" s 130°33'08.03" T
Pulau Batbitim Yef 430. 02°14'52.51" s 130°33'15.71" T Lanampale
1. Pulau Batbitim Yef Males 02° 14'55.48" s 130°33' 10.67" T
1. Pulau Batbitim Yef Tolili 02° 14'53.45" s 130°33'24.45" T
1. Pulau Batimee 01 °03'40.75" s 131°07'23.71" T
1. Pulau Batimee Ket 01 °04'40.85" s 131 °07'25.93" T
1. Pulau Batimee Lil 01 °03' 57 .37" s 131 °08'06.09" T
1. Pulau Batimere Genan 01 °03' 13.89" s 131°08'11.91" T
1. Pulau Batmame 02° 13'28.18" s 130°29' 12.20" T
1. Pulau Batmame Atsa 02° 13' 15.20" s 130°29' 10.65" T
1. Pulau Batmame Fat 02° 13'30.09" s 130°29' 17.02" T
1. Pulau Batmame Fit 02°13'26.83" s 130°29'32.39" T
1. Pulau Batmame Lim 02°13'21.01" s 130°29'22.85" T
1. Pulau Batmame Lu 02°13'36.09" s 130°29'08. l 7" T
1. Pulau Batmame Tol 02°13'31.08" s 130°29'09.81" T
1. Pulau Batmame Wal 02° 13'28.76" s 130°29'37.76" T
1. Pulau Batmame Wonom 02° 13'20.45" s 130°29'31.84" T
1. Pulau Batmeket 00° 55'29. 92" S 130°47'14.13" T
1. Pulau Batuyewen 00°29'29.26" s 130° l 9'53.00" T

SK No 116950 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMAPULAU KOORDINAT

1. Pulau Bayampop 01 °59'06.34" s 130°27'31.45" T
1. Pulau Bayampop Atsa 01 °58'22.29" s 130°27'35.71" T
1. Pulau Bayampop Fat 01 °58 106.41" s 130°27'20.26" T
1. Pulau Bayampop Lapaleo 01 °57'53.02 11 s 130°28'00.39" T
1. Pulau Bayampop Lu 01 °58' 18.03" s 130°27'22.48" T
1. Pulau Bayampop Tol 01 °58'09.62" s 130°27'23.4 7" T
Pulau Bayampop Yefto 454. 01 °57'54.37" s 130°28'00.90" T Lapaleo
Pulau Bayampop Yefto Rapat 455. 01 °57'57.48" s 130°27'59.06" T Lolya
1. Pulau Befor 01°15'08.78" s 129°45'36.95" T
1. Pulau Beiyef Ganan 00°05' 12.23" s 130°10'36.98" T
1. Pulau Beiyefarem Les 00°06'28.94" s 130°11'48.32" T
1. Pulau Beiyefarem Lool 00°06'20.95" s 130°11'47.21" T
1. Pulau Beiyefarem Pat 00°06'22.26" s 130° 11 '41.69" T
1. Pulau Beiyefarem Sawi 00°06'30.16" s 130°11'59.21" T
1. Pulau Beket Katem 02°01'47.48" s 130° l 7'02.67" T
1. Pulau Beket Lu 02°01'54.77" s 130° 16' 55.62" T
1. Pulau Belal 02°05'05.24" s 130°07'54.62" T
1. Pulau Belal Atsa 02°05'03. 72" s 130°08'25.45" T
1. Pulau Belal Fat 02°05'05.96" s 130°08' 14.32" T
1. Pulau Belal Lu 02°05'04.59" s 130°08'20.38" T
1. Pulau Belal Tol 02°05'04.37" s 130°08' 12.69" T
1. Pulau Belbagenan Ganan 00°18 138.96 11 s 130°37'45.91" T
1. Pulau Belbagenan Palay 00° 18'35.88" S 130°37'43.89" T
1. Pulau Belbelaplatap 00°24'49.23" s 130°35'40.49" T
1. Pulau Belles Le 01 °41'57.77" s 130°00'22.24" T

SK No 116951 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPLJBLIK INOONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Belles Lal 01 °40'39.33" s 129°59'24.58" T
1. Pulau Bern 02°05'35.8 l" s 130°26'23.74" T
1. Pulau Bemlo 02°01'54.01" s 130°01'26.58" T
Pulau Benteng Keramat Ai 476. 01 °56'49.79" s 130°21'50.82" T Ha
1. Pulau Benteng Keramat Lu 01 °56'47.69" s 130°21 '52.89" T
1. Pulau Betlapo 00° 13'21.87" S 130°24'22.69" T
1. Pulau Beyuremetem 00°05'41. 97" s 130°11'09.75" T
1. Pulau Bilatan 01 °06'4 l.23" s 131 °05'18.31" T
1. Pulau Birie 00°47'21.77" s 130°44'04.38" T
1. Pulau Bitalolpa 01 °51'36.90" s 130°25'55.08" T
1. Pulau Bitmey 00°04'33.22" s 130°26'34.07" T
1. Pulau Bo 00°05'43.34" s 130°21'33.25" T
1. Pulau Bo Yef Gamuru 02°13'05.72" s 130°33'53.97" T
1. Pulau Bo Yef Kaculu 02° 13'08.46" s 130°34'04.46" T
Pulau Bo Yef Kapat 487. 02°13'10.89" s 130°34'49.73" T Manyanin
1. Pulau Bo Yef Toda 02°13'10.99" s 130°34'50.18" T
1. Pulau Bodo Mgun 01 ° 15'22.63" s 129°44'38.68" T
1. Pulau Balke Genan 01°05'17.14" s 131 °09'22.81" T
1. Pulau Balke Pele 01°05'12.71" s 131 °09'44.4 l" T
1. Pulau Bombedar 00°03'46.22" s 131 °06'08.33" T
1. Pulau Boni 00°02'25. 94" s 131 °04'29.96" T
1. Pulau Boo Genan 02°13'15.26" s 130°36'42.37" T
1. Pulau Boo Iba 01°10'31.77" s 129°21 '49.17" T
1. Pulau Boo Mgun 01 °09'50.55" s 129°23'34. 70" T
1. Pulau Boo Pale 02° 13'22.07" s 130°35'48.94" T

SK No 116952 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIOEN

REPUBLIK INOONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Boo Pololon 02°13'23.01" s 130°36'27.59" T
1. Pulau Brarnaga_i 00°09'50.20" u 130°02'48.49" T
1. Pulau Buf 02°07'09.23" s 130°25'45.45" T
1. Pulau Buf Ganan Pat 02°07'02.25" s 130°25'30.69" T
1. Pulau Buf Ganan Sawi 02°07'08. 78" s 130°25'53.83" T
1. Pulau Buff Yeffo 02°07'23.86" s 130°26'27.03" T
1. Pulau Buff Yefto Kapat 02°07'07 .25" s 130°25'33.79" T
1. Pulau Buff Yefto Sapen 02°06'59.71" s 130°25'30.47" T
1. Pulau Buff Yefto Wasara 02°06'59.50" s 130°25'29.16" T
1. Pulau Buing 00°24'26.48" s 130°36'09.51" T
1. Pulau Buing Genan 00°08'01.68" u 130°05' 16.99" T
1. Pulau Buing Yeben 00°24'36.29" s 130°36'30.19" T
1. Pulau Bun 01°56'21.41" s 130°22'48.61" T
1. Pulau Bututorio 00°12'26.07'' s 130°20'13.74" T
1. Pulau Buyef 01 °05'54.10" s 131 °04'30.66" T
1. Pulau Carnpada 02°02'25. 77" s 130°39'57.11" T
1. Pulau Cilipgo 01 °12'06.93" s 131 °02'57.58" T
1. Pulau Cirnik 00°01'31.73" u 130°04'43.21" T
1. Pulau Citlapo 00°04'32.89" s 130° 10'30.20" T
1. Pulau Cun 01 °42'50.08" s 129°57' 16.93" T
1. Pulau Da 02°04'34.61" s 130°23'53.72" T
1. Pulau Dabatarn Ganan Sawi 02°03'44.42" s 130°27'23.4 7" T
1. Pulau Dabatan 02°04' 18.85" s 130°26'24.98" T
Pulau Dabatan Ganan 521. 02°03'35.89" s 130°26'51.18" T Palolon
1. Pulau Dabatan Ganan Pat 02°04'43.52" s 130°24'42.31" T
1. Pulau Dafalen Kapatcol 01 °58'54.41" s 130°29' 19 .60" T

SK No 116953 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRES I DEN

REPUBLIK !NDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

Pulau Dafalen Kapatcol 524. 01 °58'30.32" s 130°29' 16.44" T Kacanluya
Pulau Dafalen Kapatcol 525. 01 °58'24.65" s 130°29' 14.10" T Kacotoloya
Pulau Dafalen Kapatcol 526. 01 °58'25.42" s 130°29' 13.76" T Katem Natatololya
Pulau Dafalen Kapatcol Lu 527. 01 °58'23.77" s 130°29' 14.45" T Natatololya
Pulau Dafalen Kapatcol 528. 01 °58'36.81" s 130°29'2 l.50" T Lutolefo
Pulau Dafalen Kapatcol 529. 01 °58'49.02" s 130°29'2 l .55" T Masos
Pulau Dafalen Kapatcol 530. 01 °58'27.30" s 130°29' 16.64" T Natau
Pulau Dafalen Kapatcol Pale 531. 01 °58'27.90" s 130°29'23.52" T Tonataya
Pulau Dafalen Kapatcol 532. 01 °58'27.00" s 130°29' 15.82" T Toganan
Pulau Dafalen Kapatcol 533. 01 °58'32.38" s 130°29' 17 .25" T Tolanam
Pulau Dafalen Kapatcol 534. 01 °58'28.83" s 130°29'13.0l" T Topalpalin tolanam
Pulau Dafalen Kapatcol 535. 01 °58'49.55" s 130°29'22.00" T Toyoklolo
Pulau Dafalen Kapatcol 536. 01 °58'35.60" s 130°29' 17.40" T Yasancopo
Pulau Dafalen Nikapatcol 537. 01°58'25.46" s 130°29' 18.20" T Fatololya 1
Pulau Dafalen Nikapatcol 538. 01 °58'24.75" s 130°29' 18.84" T Fatololya 2
Pulau Dafalen Nikapatcol 539. 01 °58'25.42" s 130°29' 19.25" T Fatololya 3

SK No 116954 A
jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIOEN

REPUBLIK INOONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

Pulau Dafalen Nikapatcol 540. 01 °58'27.07" s 130°29'23.21" T Fatololya 4
Pulau Dafalen Nikapatcol 541. 01 °58'39.97" s 130°29' 18.92" T Lutonafatabuo
Pulau Dafalen Nikapatcol 542. 01 °58'37.44" s 130°29'20.72" T Palelutolefia
Pulau Dafalen Nikapatcol 543. 01 °58'30.51" s 130°29' 13.55" T Todokoya
Pulau Dafalen Nikapatcol 544. 01 °58'45.02" s 130°29'20. l 9" T Tolaleltaya
Pulau Dafalen Nikapatcol 545. 01°58'45.71" s 130°29'22.51" T Toleya
Pulau Dafalen Nikapatcol 546. 01 °58'39.08" s 130°29' 16.17" T Topalpalim
Pulau Dafalen Nikapatcol 547. 01 °58'46.59" s 130°29'24.23" T Torapatlea
Pulau Dafalen Nikapatcol 548. 01 °58'45.26" s 130°29'2 l.34" T Totabofonja
1. Pulau Dafalen Yef Manyanim 01 °58'21.96" s 130°29'08.45" T
1. Pulau Dafalen Yef Todokoya 01 °58'40.68" s 130°29' 18.44" T
1. Pulau Damu Ganan 02°03'24.09" s 130° 15'44.11" T
1. Pulau Damu Le 02°03'25.07" s 130° 15'39.44" T
1. Pulau Damu Lol 02°03'28.28" s 130° 15'48.25" T
1. Pulau Damu Minsano 02°03'29.84" s 130° 15'41.42" T
Pulau Damu Nikapatcol 555. 02°00'20.48" s 130°39'4 l.82" T Laleltololya
Pulau Damu Niyefto 556. 02°00'36.51" s 130°39'20.76" T Batanlapya
1. Pulau Damu Palolon 02°03'30.07" s 130° 15'46.26" T
1. Pulau Damunu Ganan 00°10'58.05" u 130°01'46.75" T

SK No 116955 A jdih.kemenkeu.go.id

---

PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

NO. NAMA PULAU KOORDINAT

1. Pulau Damunu Pele 00° 10'59.53" U 130°01'44.93" T
1. Pulau Dana Ganan 02°00'43. 78" s 129°59'05.52" T
1. Pulau Dane Pale 02°00'46.09" s 129°58'58.62" T
1. Pulau Dapun Lol Atsa 01 °59'02.96" s 130°28'28.53" T
1. Pulau Dapun Lal Fat 01 °58'39.53" s 130°29' 13.59" T
1. Pulau Dapun Lol Fit 01 °58'26.60" s 130°28'55.01" T
1. Pulau Dapun Lol Lafa 01 °58' 16.93" s 130°28'56.82" T
1. Pulau Dapun Lol Lim 01 °58'49.08" s 130°28'17.80" T
1. Pulau Dapun Lal Lu 01 °59'02.27" s 130°28'56.68" T
1. Pulau Dapun Lal Si 01°58'19.29" s 130°28'50.58" T
1. Pulau Dapun Lol Tol 01 °58'53.67" s 130°29'17.06" T
1. Pulau Dapun Lol Wal 01 °58'22.20" s 130°28'44.75" T
1. Pulau Dapun Lol Wonam