Seorang baru dapat dikatakan jompo dalam arti Undang-undang ini apabila ia telah :
- lanjut usianya, dan
- tidak mempunyai atau tidak berdaya mencari nafkah sendiri untuk keperluan
pokok bagi hidupnya sehari-hari, dan
- tidak menerima nafkah secukupnya dari orang lain.
ad. a. Umur untuk ini bagi pria atau wanita ialah 55 tahun, namun demikian
dalam keadaan tertentu Menteri Sosial dapat menentukan umur lebih muda,
apabila keadaan physik orang itu memerlukan.
ad. b. Jika ia masih mempunyai dan sanggup mencari nafkah untuk keperluan
hidupnya yang mutlak, maka ia belum dapat disebut orang jompo.
ad c. Kemungkinan ada bahwa yang bersangkutan, memang tak berdaya mencari
nafkahnya sendiri akan tetapi bila ada orang lain yang memberikan
kebutuhan hidupnya yang pokok masih memberikan pertolongan
kepadanya, maka orang demikian belumlah termasuk jompo.
