Bagian VII (Kementerian Kehakiman) dari Anggaran Republik Indonesia
untuk tahun dinas 1954 ditetapkan seperti berikut:
BAGIAN VII
## BAB I (Pengeluaran)
7.1 Kementerian dan pengeluaran umum .......... 27 531 900
7.2 Urusan Hukum .............................. 67 822 500
7.3 Jawatan Harta Peninggalan dan Balai-balai
Harta Peninggalan ......................... 3 620 300
7.4...
---
PRESIDEN
7.4 Jawatan Kepenjaraan, Pendidikan Paksa dan
Reklasering ............................... 127 810 800
7.5 Pemilihan Umum ............................ 855 700
7.6 Jawatan Imigrasi .......................... 17 347 700
7.7 Jawatan Pendaftaran Tanah ................. 9 461 400
7.8 Dewan Oktroi dan Kantor Milik Perindustrian 2 336 800
7.9 Pengeluaran tak tersangka ................. 776 200
Jumlah ................ 257 563 300
===========
(Dua ratus lima puluh tujuh juta lima ratus enam puluh tiga ribu tiga
ratus rupiah).
## BAB II (Penerimaan)
7.1.1 Badan Pengawas Pertanggungan Jiwa.
7.1.1.1 Tunjangan perseroan pertanggungan jiwa.
7.1.2 CATATAN Sipil.
7.1.2.1 Penerimaan Catatan Sipil.
7.1.3 Ujian untuk memperoleh kekuasaan menjalankan jabatan notaris.
7.1.3.1 Penerimaan mengenai penempuhan ujian untuk memperoleh
kekuasaan menjalankan jabatan notaris.
7.1.4 Penerimaan umum sepanjang tidak dibentangkan di tempat lain.
7.1.4.1 Upah pengesahan surat-surat di bawah tangan.
2 Pembayaran...
---
PRESIDEN
2 Pembayaran kembali persekot-persekot gaji dan pendapatan lain
sepanjang tidak menjadi penghasilan Jawatan Kepenjaraan,
Pendidikan Paksa dan Reklasering.
7.2.1 Penerimaan selanjutnya untuk Urusan Hukum sepanjang tidak
disebut di pasal anggaran lain.
7.2.1.1 Denda dan perampasan.
2 Pembayaran kembali ongkos peradilan dalam perkara-perkara
pidana.
3 Uang meja (leges) dan upah-upah yang diterima oleh panitera-
panitera badan-badan pengadilan, dan juga oleh penerima-
penerima pembayaran Kas-kas Negeri.
7.3.1 Balai-balai Harta Peninggalan.
7.3.1.1 Bagian untuk Negeri dari penghasilan Balai-balai Harta
Peninggalan.
7.4.1 Rumah-rumah penjara dan rumah-rumah tahanan.
7.4.1.1 Pengganti kerugian untuk pekerjaan orang-orang hukuman dan
pekerjaan harian.
2 Penghasilan hasil-pekerjaan orang-orang hukuman.
3 Penghasilan pekerjaan dalam rumah-rumah pendidikan.
4 Pembayaran...
---
PRESIDEN
4 Pembayaran kembali persekot-persekot gaji dan penghasilan lain.
5 Penerimaan mengenai perusahaan karet di Nusakambangan.
6 Penerimaan lain-lain.
7 Penerimaan dan Pendidikan Paksa dan Reklasering.
7.5.1 Jawatan Pendaftaran Tanah.
7.5.1.1 Penerimaan Pendaftaran Tanah.
7.6.1 Dewan Oktroi dan Kantor Milik Perindustrian.
7.6.1.1 Penerimaan Dewan Oktroi dan Kantor Milik Perindustrian.
7.7.1 Berbagai-bagai penerimaan.
7.7.1.1 Penjualan barang-barang untuk keperluan Negeri yang dapat
dipakai sepanjang tidak menjadi penghasilan Jawatan
Kepenjaraan, Pendidikan Paksa dan Reklasering.
2 Penjualan barang-barang yang tidak dapat dipakai dan barang-
barang kelebihan sepanjang tidak menjadi penghasilan Jawatan
Kepenjaraan, Pendidikan Paksa dan Reklasering.
3 Penerimaan lain-lain.
4 Penerimaan uang retribusi.
### Pasal 2…
---
PRESIDEN
