Bagian XIII (Kementerian Perburuhan) dari Anggaran Republik
Indonesia untuk tahun dinas 1954 ditetapkan seperti berikut:
## BAB I (Pengeluaran)
13.1 Kementerian dan pengeluaran umum......... 19 794 000
13.2 Jawatan Penempatan Tenaga................ 40 291 000
13.3 Jawatan Pengawasan Perburuhan............ 4 570 000
13.4 Jawatan Pengawasan Keselamatan Kerja..... 2 875 000
13.5 Pengeluaran...
---
PRESIDEN
13.5 Pengeluaran tak tersangka................ 200 000
Jumlah.................. 67 730 000
(Enam puluh tujuh juta tujuh ratus tiga puluh ribu rupiah).
BAB 11 (Penerimaan)
13.1.1 Kementerian dan penerimaan umum.
13.1.1. 1 Pembayaran kembali persekot-persekot.
13.1.1. 2 Penerimaan yang berhadapan dengan ongkos keperluan
pegawai.
3 Penerimaan berhubung dengan penerbitan majalah dan
sebagainya.
4 Penerimaan-penerimaan yang berhubung dengan
penyelenggaraan jaminan sosial.
5 Hasil dari penjualan barang-barang.
6 Penerimaan karena penyerahan gedung-gedung dinas pada
Kementerian Pekerjaan Umum dan Tenaga dan lain-lain
instansi.
13.2.1 Jawatan Penempatan Tenaga.
13.2.1. 1 Pembayaran kembali dari uang pinjaman untuk usaha-usaha
pemberian kerja dan lain usaha pemberantasan pengangguran.
2 Penerimaan dari hasil pendidikan.
3 Penerimaan...
---
PRESIDEN
3 Penerimaan berhubung dengan pembagian, pemindahan dan
pengerahan tenaga kerja.
13.3.1 Jawatan Pengawasan Perburuhan.
13.3.1. 1 Pendaftaran dari perjanjian kerja yang dilakukan oleh yang
empunya atau yang memimpin perusahaan pertanian,
pertambangan atau kerajinan dengan buruh yang berasal dari
lain tempat.
13.4.1 Jawatan Pengawasan Keselamatan kerja.
13.4.1. 1 Penerimaan berhubung dengan pemeriksaan ketel-ketel uap.
2 Penerimaan berhubung dengan pembaruan akte izin untuk
mempergunakan pesawat uap.
3 Penerimaan retribusi buat pengawasan keselamatan di pabrik-
pabrik, bengkel-bengkel atau lain tempat kerja.
4 Penerimaan berhubung dengan pemberian surat-surat cetak
dan daftar-daftar guna keperluan pengawasan keselamatan
kerja kepada pihak ketiga.
13.5.1 Rupa-rupa penerimaan.
13.5.1.1 Lain-lain penerimaan.
