(1) Mahkamah Konstitusi mempunyai 9 (sembilan)
orang anggota hakim konstitusi yang ditetapkan
dengan Keputusan Presiden.
(2) Susunan Mahkamah Konstitusi terdiri atas seorang
Ketua merangkap anggota, seorang Wakil Ketua
merangkap anggota, dan 7 (tujuh) orang anggota
www.peraturan.go.id
2020, No.216
hakim konstitusi.
(3) Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi
dipilih dari dan oleh anggota hakim konstitusi
untuk masa jabatan selama 5 (lima) tahun
terhitung sejak tanggal pengangkatan Ketua dan
Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi.
(3a)
Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi yang
terpilih sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat
dipilih kembali dalam jabatan yang sama untuk
1 (satu) kali masa jabatan.
(4) Sebelum
Ketua
dan Wakil
Ketua
Mahkamah
Konstitusi sebagaimana dimaksud pada ayat (3)
terpilih, rapat pemilihan Ketua dan Wakil Ketua
Mahkamah
Konstitusi
dipimpin
oleh
hakim
konstitusi yang tertua.
(4a)
Rapat pemilihan sebagaimana dimaksud pada
ayat (4) dihadiri paling sedikit 7 (tujuh) orang
anggota hakim konstitusi.
(4b)
Dalam hal kuorum rapat sebagaimana dimaksud
pada ayat (4a) tidak terpenuhi, rapat ditunda paling
lama 2 (dua) jam.
(4c)
Apabila penundaan rapat sebagaimana dimaksud
pada ayat (4b) telah dilakukan dan kuorum rapat
belum
terpenuhi,
rapat
dapat
mengambil
keputusan tanpa kuorum.
(4d)
Pengambilan keputusan dalam rapat pemilihan
Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi
sebagaimana dimaksud pada ayat (4c) dilakukan
secara musyawarah mufakat
untuk mencapai
aklamasi.
(4e)
Apabila keputusan tidak dapat dicapai secara
aklamasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4d),
keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak
melalui pemungutan suara yang dilakukan secara
bebas dan rahasia.
(4f)
Dihapus.
www.peraturan.go.id
2020, No.216
(4g)
Dihapus.
(4h)
Dihapus.
(5) Ketentuan
lebih
lanjut
mengenai
tata
cara
pemilihan Ketua dan Wakil Ketua diatur dalam
Peraturan Mahkamah Konstitusi.
2.
Ketentuan ayat (1) Pasal 7A diubah sehingga Pasal 7A
berbunyi sebagai berikut:
